Nvidia CEO Jensen Huang di acara Nvidia dan Sega di Tokyo

Nvidia dan Sega Gelar Acara Spesial, Jensen Huang Umumkan RTX Spark

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Nvidia dan Sega gelar acara eksklusif di GiGO Akihabara, Tokyo pada 15 Juli 2026
  • CEO Nvidia Jensen Huang akan perkenalkan RTX Spark untuk pertama kalinya di Jepang
  • Peserta berkesempatan memenangkan GeForce RTX 5090 FE melalui undian
  • Acara merayakan 30 tahun persahabatan Nvidia dan Sega
  • Sega investasi $5 juta selamatkan Nvidia dari kebangkrutan tahun 1996
  • Belum ada bocoran spesifik dari kubu Sega untuk acara tersebut
  • Penggemar bisa dapatkan undangan lewat aplikasi di Twitter/X hingga 12 Juli

Telset.id – Nvidia dan Sega akan menggelar acara eksklusif di Tokyo pada 15 Juli 2026 untuk merayakan sejarah panjang persahabatan kedua perusahaan. Acara ini akan dimeriahkan oleh kehadiran CEO Nvidia, Jensen Huang, yang secara resmi akan memperkenalkan RTX Spark untuk pertama kalinya di Jepang.

Acara undangan terbatas ini akan berlangsung di GiGO Akihabara, Tokyo. Meskipun bersifat invitation-only, penggemar masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan undangan melalui aplikasi di akun Twitter/X resmi GeForce Japan. Selain menjadi saksi peluncuran RTX Spark, para peserta juga berkesempatan memenangkan GeForce RTX 5090 FE melalui undian berhadiah.

Menurut informasi yang dibagikan oleh akun GeForce Japan, acara akan berlangsung pada pukul 17:00 hingga 18:00 waktu setempat. Panitia meminta peserta untuk mengirimkan komentar yang berisi “kenangan tentang Nvidia atau Sega” lengkap dengan foto, video, atau cerita menarik. Pendaftaran ini dibuka hingga 12 Juli 2026, dengan catatan waktu Jepang sekitar setengah hari lebih cepat dibanding zona waktu daratan AS.

Nvidia CEO Jensen Huang

Acara ini memiliki makna khusus mengingat hubungan historis antara kedua perusahaan. Pada tahun 1996, Nvidia nyaris bangkrut hanya tiga tahun setelah pendiriannya. Saat itu, seorang eksekutif senior Sega percaya pada visi Jensen Huang muda dan memberikan investasi sebesar $5 juta. Investasi ini memberi Nvidia ruang untuk beradaptasi dan akhirnya melahirkan lini RIVA yang kompatibel dengan DirectX pada tahun 1997, diikuti oleh seri GeForce yang legendaris pada tahun 1999.

Meskipun sisi Nvidia sudah jelas akan memamerkan RTX Spark dan mengadakan undian RTX 5090 FE, belum ada bocoran spesifik dari kubu Sega. Ketidakjelasan ini memicu spekulasi di kalangan penggemar. Beberapa menduga Sega tidak akan mengumumkan sesuatu yang baru, sementara yang lain optimis akan ada kejutan besar.

Sega sendiri sudah lama keluar dari pasar konsol sejak menghentikan produksi Dreamcast pada tahun 2001. Namun, perusahaan Jepang ini masih merilis konsol mini seperti Genesis Mini dan Game Gear Micro di awal 2020-an. Belakangan, mereka juga merilis beberapa Mini Arcade bertema Sonic, OutRun, dan Golden Axe bekerja sama dengan MyArcade.

Banyak penggemar berharap Sega bisa melakukan sesuatu yang ambisius lagi, seperti merilis konsol mini yang mampu menjalankan game Saturn atau Dreamcast. Beberapa bahkan berharap adanya dukungan untuk lightgun. Namun, semua itu masih sebatas spekulasi karena belum ada konfirmasi resmi dari pihak Sega.

Acara ini menjadi bukti bahwa hubungan Nvidia dan Sega tetap kuat meskipun sudah lebih dari tiga dekade berlalu. Investasi Sega yang menyelamatkan Nvidia dari kebangkrutan pada tahun 1996 kini berbuah manis dengan kolaborasi yang terus berlanjut hingga hari ini.

Nvidia DGX Spark

Bagi para penggemar yang berada di Tokyo pada 15 Juli, masih ada kesempatan untuk mendapatkan undangan dengan mengirimkan kenangan terbaik mereka tentang Nvidia atau Sega melalui media sosial. Jika beruntung, mereka tidak hanya bisa menghadiri acara bersejarah ini, tetapi juga pulang membawa salah satu kartu grafis terbaik tahun 2026.

Kehadiran Jensen Huang di acara ini menegaskan pentingnya pasar Jepang bagi Nvidia. Selain merayakan sejarah, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan dengan komunitas gamer di Jepang. Dengan diperkenalkannya RTX Spark untuk pertama kalinya di Jepang, Nvidia menunjukkan komitmennya terhadap pasar ritel dan gaming di negara tersebut.

Kisah investasi Sega pada Nvidia di tahun 1996 menjadi salah satu momen paling penting dalam sejarah industri teknologi. Tanpa keyakinan eksekutif Sega saat itu, mungkin kita tidak akan pernah mengenal seri GeForce yang kini mendominasi pasar kartu grafis. Acara 15 Juli nanti menjadi simbol bahwa hubungan baik ini terus berlanjut dan bahkan semakin erat.

Bagi yang tertarik mengikuti perkembangan acara ini, pantau terus akun resmi GeForce Japan untuk informasi lebih lanjut. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari sejarah panjang persahabatan antara dua raksasa industri gaming dan teknologi ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.