📑 Daftar Isi

Logo SAP pada mobil Formula 1 Mercedes-AMG Petronas

Mercedes F1 Upgrade SAP S/4HANA 2025 di Tengah Musim Kejar Gelar

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Mercedes-AMG Petronas F1 upgrade SAP ke S/4HANA 2025 lewat RISE di tengah musim 2026
  • SAP jadi system of record untuk cost, procurement, manufacturing, dan operasional tim
  • Migrasi direncanakan tiga fase dan selesai tanpa gangguan sebelum weekend balapan pertama
  • Upgrade disebut memperkuat platform inti, performa transaksional, dan fondasi analytics serta AI
  • Fokus akhir musim: marginal gains dan reliabilitas untuk mengejar gelar pembalap dan konstruktor

Telset.id – Mercedes-AMG Petronas F1 menjalankan upgrade platform SAP ke S/4HANA 2025 melalui RISE di tengah musim 2026, langkah yang disebut sebagai upaya mengejar marginal gains dan reliabilitas saat tim memimpin perburuan gelar dunia pembalap dan konstruktor. Perubahan pada sistem inti enterprise ini menyentuh cost, procurement, manufacturing, dan operational processes tim, sehingga eksekusinya harus direncanakan secara detail agar tidak mengganggu jalannya kejuaraan.

Dean Corcoran, Head of ERP, IT di Mercedes-AMG F1 Team, menjelaskan bahwa SAP merupakan system of record yang menjadi fondasi data bagi banyak keputusan organisasi. “SAP is a key enabler of Team performance,” ujarnya, dikutip dari wawancara dengan TechRadar Pro. Menurut Corcoran, kesuksesan di lintasan tetap ditentukan oleh kemampuan kolektif tim dalam mendesain, membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan mobil, dan di bawah semua itu terdapat technology stack yang memungkinkan orang-orang tim bekerja efektif.

Upgrade ke rilis terbaru S/4HANA disebut fundamentally tentang memperkuat platform enterprise inti tim agar lebih resilient dan lebih performan, sekaligus memungkinkan pemanfaatan fungsionalitas terbaru. Langkah ini juga menjadi fondasi roadmap ke depan, tempat tim dapat memakai kapabilitas analytics baru dan mulai membuka jalan bagi future AI use cases.

Migrasi Tanpa Gangguan di Tengah Kampanye Juara

Corcoran menegaskan bahwa S/4HANA adalah business-critical application yang menyentuh seluruh aspek operasi tim, sehingga migrasi sebesar itu harus direncanakan dan dieksekusi secara meticulous. Gangguan terhadap bisnis bisa berdampak signifikan, terutama di tengah kampanye kejuaraan. Karena itu, fase pertama difokuskan untuk memahami persis di mana dampak migrasi dan upgrade akan terasa. Fase kedua menyusun implementation and testing plan yang komprehensif dengan timing dan kebutuhan staf yang presisi. Fase ketiga adalah eksekusi rencana tersebut.

Dukungan SAP sepanjang migrasi disebut sangat besar, dan persiapan itu membuahkan hasil. Tim berhasil berpindah ke platform baru secara seamless tanpa gangguan terhadap bisnis sebelum weekend balapan pertama. Untuk setiap pembaruan software, organisasi IT tim mengikuti pendekatan portfolio, project, dan change-management yang rigorous, termasuk mengevaluasi dampak perubahan jauh sebelum implementasi serta menetapkan exit criteria yang jelas di setiap fase.

SAP logo on Mercedes Formula 1 car

Bagi Corcoran, disciplined governance sama pentingnya dengan kemampuan teknis dan kecepatan ketika mengubah sistem business-critical. Ia juga menilai software upgrade yang terencana baik dapat meningkatkan kemampuan organisasi memberi nilai melalui proses yang didukung perangkat lunak tersebut. Pada platform ERP, artinya proses dapat dieksekusi lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas, sementara data tersedia lebih cepat untuk mendukung pengambilan keputusan. Di lingkungan tim balap, di mana kecepatan dan kualitas sangat menentukan, perbaikan seperti itu dinilai bernilai.

Dari sisi kepatuhan, Corcoran menyebut solusi ERP modern seperti SAP RISE PCE harus mendukung dan melengkapi kontrol yang sudah tertanam dalam proses bisnis tim, bukan berdiri terpisah. Dengan upgrade ke S/4HANA 2025, tim memanfaatkan fungsionalitas terbaru SAP untuk memberikan insight terbaik kepada orang yang tepat pada waktu yang tepat, sehingga keputusan dapat diambil secara informed dengan tetap menjaga kontrol yang robust di seluruh organisasi.

Marginal Gains dan Reliabilitas Jadi Taruhan

Menjelang sisa musim, Corcoran menilai besarnya efek upgrade SAP bagi tim yang mengejar kedua gelar bertumpu pada dua hal: marginal gains dan reliabilitas. Langkah ke RISE dan upgrade ke S/4HANA 2025 disebut difokuskan untuk menghadirkan keduanya. Tim juga sudah melihat peningkatan performa transaksional di platform baru, yang memberi waktu berharga kembali kepada pengguna di seluruh tim.

Selain itu, Mercedes-AMG Petronas F1 sedang mengadopsi dan memanfaatkan sebagian fungsionalitas terbaru SAP di area Fiori dan analytics. Sejumlah kapabilitas lain masih berada dalam roadmap dan diyakini dapat memberikan perbaikan performa tambahan di masa depan. Namun, Corcoran tidak merinci kapabilitas apa saja yang masih dalam rencana tersebut.

Mercedes driver George Russell in F1 action

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa modernisasi sistem enterprise di tim balap bukan sekadar proyek TI, melainkan bagian dari strategi kompetitif. Ketika performa mobil ditentukan oleh detail kecil, kecepatan proses bisnis dan kualitas data di belakangnya ikut menentukan seberapa cepat tim bisa merespons. Upgrade S/4HANA 2025 menjadi fondasi bagi Mercedes-AMG Petronas F1 untuk memanfaatkan analytics dan menyiapkan use case AI di masa depan, tanpa mengganggu jalannya musim yang sedang berjalan.

Bagi industri, kasus ini menunjukkan bahwa migrasi ERP skala besar tetap bisa dijalankan di periode paling sibuk sekalipun, asalkan perencanaan, pengujian, dan tata kelola perubahan dijalankan secara disiplin. Pendekatan bertahap yang dipakai tim, mulai dari pemetaan dampak hingga exit criteria per fase, menjadi rujukan bagaimana organisasi menjaga layanan bisnis kritis tetap berjalan saat melakukan pembaruan platform. Sementara itu, perhatian terhadap kontrol dan tata kelola data sejalan dengan meningkatnya sorotan terhadap keamanan sistem, seperti terlihat dari berbagai insiden siber yang mencuat belakangan ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.