📑 Daftar Isi

Kartrid fisik Nintendo Switch dan Switch 2 di atas meja kayu bersama controller

Macronix Setop Produksi Chip ROM, Kartrid Fisik Nintendo Switch Terancam?

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Macronix menghentikan bisnis chip ROM untuk kartrid Switch 1 dan Switch 2
  • Penjualan ROM Macronix Q3 turun jadi 5% dari sebelumnya 26%
  • Belanja modal NT$37,8 miliar dialihkan ke NOR dan NAND Flash untuk AI
  • Nintendo berisiko naikkan harga kartrid atau perbanyak Game-Key Card
  • ROHM dan LAPIS masih pasok chip ROM, kartrid fisik masih berlanjut
  • MegaChips paling terdampak karena 87,8% penjualannya dari Nintendo

Telset.id – Masa depan kartrid fisik Nintendo Switch dan Switch 2 menghadapi tekanan baru setelah Macronix, salah satu pemasok chip ROM utama untuk kartrid game Nintendo, dilaporkan menghentikan bisnis ROM-nya. Langkah Macronix ini diambil untuk memfokuskan kapasitas manufaktur pada chip NOR dan NAND flash yang memasok kebutuhan data center, menurut sejumlah laporan yang dikutip Tom’s Hardware.

Keputusan Macronix tersebut berpotensi memaksa Nintendo menaikkan harga kartrid, memproduksi lebih banyak Game-Key Card, atau mengarahkan konsumen ke pembelian digital. Analis MST Financial, David Gibson, mengungkapkan hal ini melalui akun X miliknya pada 4 November 2026.

“Pembuat chip memori utama Nintendo keluar dari bisnis Switch,” tulis Gibson. “Macronix, yang membuat chip ROM di kartu memori game Switch 1 dan Switch 2, menghentikan bisnis tersebut. Tidak akan ada produk ROM baru, dan Q3 adalah kuartal terakhir mereka melaporkan penjualan ROM secara terpisah.”

Gibson mencatat penjualan ROM Macronix pada Q3 tahun ini turun menjadi 5%, dibandingkan 26% pada tahun sebelumnya. Selain itu, belanja modal atau capital expenditure sebesar NT$37,8 miliar dialokasikan untuk NOR dan NAND Flash, tanpa jatah untuk ROM, seiring perusahaan mengalihkan kapasitas manufakturnya untuk memasok kebutuhan AI.

Taipei Times mengonfirmasi laporan tersebut dengan menyatakan, “Pada saat yang sama, Macronix secara bertahap keluar dari produksi ROM, kata Wu.” Laporan itu juga menyebut belanja modal Macronix terbagi dalam dua fase, yakni NT$22 miliar untuk memperluas kapasitas manufaktur, diikuti tambahan NT$15,8 miliar untuk NAND flash yang digunakan pada eMMC dan 3D NAND.

Dampak ke Nintendo dan Pasar Game Fisik

Gibson memperkirakan margin digital Nintendo akan tumbuh melalui lebih banyak Game-Key Card atau penjualan digital-only. Namun karena Macronix bukan satu-satunya sumber chip ROM, ia menilai “kartu fisik kemungkinan akan tetap berlanjut untuk beberapa waktu.”

Pandangan Gibson menyebut Macronix bukan satu-satunya pembuat kartu memori game Nintendo, sehingga kartu fisik kemungkinan masih bertahan. Meski demikian, di sisi margin, digital akan tumbuh melalui lebih banyak Game-Key Card yang hanya menyimpan kunci unduhan, bukan game utuh, serta penjualan digital-only.

Perusahaan grup ROHM, yakni ROHM Semiconductor dan LAPIS Semiconductor, masih memasok chip ROM ke Nintendo. Karena itu, Nintendo dinilai tidak mungkin sepenuhnya beralih ke digital dalam waktu dekat seperti rencana terbaru Sony dan Microsoft. Namun dengan berkurangnya satu pemasok, Nintendo mungkin terpaksa menaikkan harga game fisik.

Isu ini bersinggungan dengan posisi Nintendo yang selama ini masih mempertahankan game fisik. Sebelumnya, Nintendo Tegaskan Game Fisik tetap menjadi bagian dari ekosistem Switch 2, meski industri bergerak ke arah distribusi digital.

Nintendo Switch with cartridges and controller on a wooden table

MegaChips Jadi Pihak Paling Terdampak

Pihak yang paling dirugikan dari situasi ini, selain para gamer, menurut laporan tersebut, adalah perusahaan desain chip fabless MegaChips. Nintendo tidak membeli chip ROM dari Macronix secara langsung; MegaChips merancang chip ROM sesuai kebutuhan Nintendo dan, karena tidak memiliki kapasitas manufaktur, mengalihdayakannya ke Macronix.

Laporan perusahaan MegaChips tahun 2022 menyebutkan Nintendo menyumbang 87,8% dari penjualannya, sementara Macronix menyumbang 67,8% dari pembelian manufaktur yang dialihdayakan. Laporan itu bahkan menyatakan jika Macronix dapat memproduksi chip ROM, “hasil operasi MegaChips dapat terpengaruh.”

Dokumen 2022 tersebut lebih lanjut menyebut tidak ada tanda bahwa risiko itu akan menjadi nyata. Namun risiko tersebut kini menjadi sangat nyata, dan belum diketahui rencana kontingensi MegaChips untuk menghadapi situasi ini.

Meski begitu, Macronix dan MegaChips kemungkinan telah membicarakan rencana penghentian produksi chip ROM secara internal. Kedua perusahaan disebut telah memberi MegaChips waktu untuk mencari produsen lain sebelum Macronix menutup bisnis chip ROM-nya.

Bagi pengguna yang masih mengandalkan kartrid fisik, situasi ini menambah daftar hal yang perlu diperhatikan. Sejumlah kendala teknis pada perangkat juga masih kerap muncul, seperti yang dibahas dalam panduan Switch 2 Tak Tampil di TV, sementara jadwal rilis game fisik tetap berjalan seperti 007 First Light yang dijadwalkan meluncur 18 Maret 2027.

Langkah Macronix menjadi bagian dari tren yang lebih luas, di mana kapasitas produksi memori dialihkan untuk kebutuhan AI. Sebelumnya, Micron dikabarkan menghentikan chip GDDR7 2GB untuk GPU gaming karena beralih ke memori berdensitas lebih tinggi untuk AI, dan produksi NOR Flash serta SLC NAND juga disebut terancam karena kapasitas dialihkan ke produk yang lebih menguntungkan.

Micron GDDR7

Dengan satu pemasok chip ROM yang mundur, Nintendo menghadapi pilihan antara menaikkan harga kartrid fisik, memperbanyak Game-Key Card, atau mendorong penjualan digital. Namun karena ROHM Semiconductor dan LAPIS Semiconductor masih memasok chip ROM, kartrid fisik diperkirakan masih akan hadir untuk sementara waktu.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.