šŸ“‘ Daftar Isi

LG Display mengumumkan teknologi produksi OLED generasi baru FLiPP pada Agustus 2026

LG FLiPP Bikin OLED Lebih Murah, Tapi Bukan untuk TV

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • LG Display perkenalkan FLiPP, teknologi produksi OLED tanpa fine metal mask
  • Efisiensi produksi naik dari 75 persen ke lebih dari 93 persen
  • Pemanfaatan material emisif organik naik dari 40 persen ke 74 persen
  • Luminansi naik 1,6x, daya tahan 2,4x, atau konsumsi daya turun 13 persen
  • Produk pertama menyasar monitor dan laptop, bukan TV
  • Produksi massal ditargetkan sekitar akhir 2027, produk perdana berpotensi di CES 2028

Telset.id – LG Display memperkenalkan teknologi produksi OLED generasi baru bernama FLiPP yang disebut mampu mendongkrak efisiensi produksi secara signifikan, dari 75 persen pada proses FMM konvensional menjadi lebih dari 93 persen. Teknologi ini diumumkan di ajang International Meeting on Information Display (IMID) 2026 dan berpotensi menghadirkan panel OLED berperforma Tandem OLED dengan biaya produksi lebih rendah. Namun, perangkat pertama yang akan menikmatinya bukanlah TV, melainkan monitor dan laptop.

FLiPP merupakan singkatan dari FMM-Less innovative Pixel Patterning. Huruf FMM merujuk pada fine metal masks, komponen yang biasanya dipakai dalam manufaktur OLED untuk menempatkan material emisif organik secara presisi. Dengan FLiPP, tidak ada mask yang digunakan. Sebagai gantinya, material dideposisikan ke seluruh permukaan kaca, diberi lapisan pelindung, lalu disempurnakan menggunakan fotolitografi dan etching untuk membuang bagian yang tidak diinginkan.

Keunggulan utama FLiPP terletak pada efisiensi. Menurut situs dagang The Elec, LG Display menemukan bahwa teknologi ini menaikkan utilization rate atau efisiensi produksi dari 75 persen pada proses FMM konvensional menjadi lebih dari 93 persen pada proses FLiPP. Angka tersebut menjadi kabar baik bagi konsumen, karena produksi yang lebih efisien berarti biaya produksi lebih rendah.

Selain utilization rate, FLiPP juga meningkatkan pemanfaatan material emisif organik dari 40 persen menjadi 74 persen. Teknologi ini turut mendongkrak pixel aperture ratio atau proporsi area piksel yang memancarkan cahaya menjadi 65 persen, serta memungkinkan area pemancar cahaya meningkatkan luminansi hingga 1,6 kali, daya tahan hingga 2,4 kali, atau menurunkan konsumsi daya hingga 13 persen.

LG Display announces its FLiPP next-gen OLED production technology in August 2026

Artinya, panel OLED yang dihasilkan bisa tampil lebih terang, lebih andal, atau lebih hemat daya, bergantung pada preferensi perangkat yang menggunakannya. Meski demikian, dalam waktu dekat perangkat tersebut hampir dipastikan adalah laptop dan monitor, bukan TV. Kondisi ini menjadi kabar kurang menggembirakan bagi mereka yang berharap harga panel OLED murah segera turun.

Masih Tahap Awal Pengembangan

Chief Technology Officer (CTO) LG Display, Choi Young-seok, menyatakan bahwa teknologi ini masih berada di tahap pertama pengembangan. Tahap berikutnya adalah mengembangkan produk aktual, dan tahap ketiga adalah produksi massal. Tahap ketiga tersebut pada awalnya akan berfokus pada pasar monitor yang ukuran layarnya lebih kecil, sebab angka efisiensi yang disebutkan sebelumnya diukur pada panel berukuran 23,5 inci. Meski begitu, laptop disebut juga masuk dalam rencana.

LG Display menyatakan pihaknya memperkirakan akan mencapai titik tersebut pada akhir 2027, sehingga produk pertama berpotensi muncul di ajang CES 2028. Menurut Cho Heung-ryeol, yang menjabat sebagai head of the Next-Generation Display Division, LG Display saat ini sedang mengevaluasi lini produksi LCD dan WOLED yang ada untuk melihat apakah keduanya bisa digunakan kembali tanpa modifikasi besar, atau apakah pabrik baru perlu dibeli. Opsi pertama tentu menjadi pilihan yang lebih diutamakan. Apa pun pilihannya, LG Display tetap berencana memulai produksi sekitar satu tahun lagi.

Bagi pembaca yang ingin memahami sisi teknis FLiPP dan bagaimana teknologinya dibandingkan dengan proses manufaktur OLED lain, The Elec telah menerbitkan transkrip seminar online LG Display yang bisa dibaca langsung. Teknologi ini menjadi salah satu perkembangan yang layak dicermati, terutama bagi mereka yang mengikuti tren teknologi panel dan efisiensi produksi.

Dengan efisiensi yang lebih tinggi, LG Display berpotensi menekan biaya produksi panel OLED di masa depan. Namun, karena fokus awal produksi massal diarahkan pada monitor dan laptop, konsumen yang menantikan TV OLED lebih murah harus bersabar lebih lama. Rencana produksi sekitar satu tahun lagi dan kemungkinan kemunculan produk perdana di CES 2028 menjadikan FLiPP sebagai salah satu nama yang patut diingat dalam peta jalan industri layar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.