📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy Z Fold 8

iPhone Ultra vs Galaxy Z Fold 8: Samsung Masih Unggul?

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 hadir sebagai ponsel lipat terbaru dengan desain unik menyerupai paspor.
  • Z Fold 8 bukan yang tertipis atau berdaya tahan baterai terlama, hanya punya dua kamera belakang.
  • iPhone Ultra dari Apple dijadwalkan rilis 9 September dan akan menjadi pesaing utama Z Fold 8.
  • Apple diperkirakan akan meniru desain Z Fold 8, termasuk material aluminium-titanium dan dua kamera belakang.
  • Total penjualan lini Z8 (Fold, Flip, Ultra) diperkirakan 4-5 juta unit, jauh di bawah penjualan iPhone.
  • iPhone Ultra diprediksi memakai chip A20, RAM 12GB, dan modem C2, berpotensi lebih cepat.
  • Kehadiran iPhone Ultra diyakini bisa memperluas pasar ponsel lipat secara signifikan.

Telset.id – Samsung Galaxy Z Fold 8 kini resmi beredar dan langsung disebut sebagai ponsel lipat terbaik yang pernah ada, bahkan disebut-sebut mampu menyaingi calon iPhone Ultra. Namun, apakah Apple bisa melampaui standar yang telah ditetapkan Samsung?

Kehadiran Samsung Galaxy Z Fold 8 menjadi sorotan utama di pasar ponsel lipat. Perangkat ini dianggap sebagai “iPhone Ultra” versi Samsung, merujuk pada ponsel lipat pertama Apple yang dijadwalkan rilis pada 9 September mendatang. Pertanyaannya kini, mampukah iPhone Ultra mengungguli kehebatan Z Fold 8?

Samsung Galaxy Z Fold 8

iPhone Ultra akan hadir di tengah persaingan ketat ponsel lipat. Lambatnya Apple memasuki kategori ini memberi keuntungan bagi Samsung, Google, Huawei, Motorola, dan Oppo untuk mengasah kemampuan mereka dalam menciptakan ponsel lipat yang tipis, ringan, dan bertenaga, dengan layar, baterai, serta kamera yang mumpuni.

Menariknya, Samsung Galaxy Z Fold 8 bukanlah yang terbaik di antara para pesaingnya. Ponsel ini bukan yang tertipis, bukan pula yang memiliki daya tahan baterai terlama, dan hanya dibekali dua kamera belakang. Namun, bentuknya yang menyerupai paspor saat dilipat menjadikannya menarik dengan cara yang sulit diukur dan untuk sementara unik di antara opsi ponsel lipat lainnya.

Saat dibuka, Z Fold 8 memiliki ukuran layar yang hampir sama besar dengan ponsel lipat lainnya, tetapi dengan rasio aspek layar 4:3 yang tidak biasa. Desain ini memang disengaja. Samsung berharap dapat menjembatani kesenjangan antara Galaxy Z Flip yang bergaya clamshell dengan Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra yang lebih fokus pada produktivitas. Samsung mengisi celah ini dengan harapan dapat memperluas pasar ponsel lipat yang masih sangat kecil.

Samsung Galaxy Z Fold 8

Ada laporan yang menyebutkan bahwa Samsung menjual habis Z Fold 8 dan terpaksa memproduksi satu juta unit tambahan. Total penjualan untuk lini Z8 (Fold, Flip, dan Ultra) mungkin berada di kisaran 4 hingga 5 juta unit. Angka tersebut terdengar cukup baik, tetapi jika dibandingkan dengan penjualan iPhone setelah peluncuran, angkanya menjadi tidak sebanding.

Pada 2024, preorder iPhone 16 dilaporkan mencapai 37 juta unit. Apple bahkan pernah menjual lebih dari 77 juta unit iPhone dalam satu kuartal, dan menutup tahun dengan total penjualan lebih dari 217 juta unit. Industri percaya, atau setidaknya berharap, kehadiran iPhone Ultra akan membuka pasar ponsel lipat secara lebih luas. Harapan ini didasarkan pada asumsi bahwa iPhone Ultra akan jauh lebih baik daripada lini lipat Samsung.

Namun, prediksi tersebut mungkin meleset. Samsung, lebih dari perusahaan mana pun, hampir menyempurnakan seni ponsel lipat. Z Fold 8 Ultra terbuka dengan rata, memiliki layar yang hampir tanpa bekas lipatan, serta ringan dan tipis seperti flagship biasa, namun menawarkan utilitas dua kali lipat.

iPhone lipat dari Apple bahkan diperkirakan tidak akan mampu menyaingi Z Fold 8 Ultra dalam hal gaya dan fitur. Justru, bentuknya hampir dipastikan mirip dengan Z Fold 8. Apple diperkirakan akan memproduksi ponsel lipat bergaya paspor yang sama, lengkap dengan dua kamera belakang tanpa lensa telefoto. Hal ini tidak mengherankan karena banyak yang meyakini Apple akan menggunakan layar lipat dari Samsung Display.

Spesifikasi dan Desain iPhone Ultra

Di antara rumor yang beredar, iPhone Ultra akan memiliki layar 5,5 inci saat dilipat dan 7,8 inci saat terbuka. Perangkat ini akan dibangun dengan kombinasi aluminium dan titanium, sama seperti Z Fold 8. Ketebalannya pun tidak akan lebih tipis dari Z Fold 8 saat terbuka, yaitu 4,5mm.

Perbedaan desain utama mungkin terletak pada penggunaan “liquid metal” yang dirumorkan untuk menghilangkan bekas lipatan sepenuhnya, sesuatu yang hampir berhasil dilakukan oleh Z Fold 8 Ultra dan Z Fold 8. Apple mungkin memiliki keunggulan di sisi performa. Sebagian besar pihak memperkirakan iPhone Ultra akan menggunakan chip A20 yang dipadukan dengan RAM 12GB dan modem seluler C2 buatan Apple sendiri. Semua ini bisa menjadikannya ponsel lipat yang lebih cepat, meski pengguna rata-rata mungkin tidak akan merasakan perbedaannya.

Samsung Galaxy Z Fold 8

Sebagian pihak percaya bahwa Apple tidak perlu membuat ponsel lipat terbaik di dunia; Apple hanya perlu menghadirkannya ke pasar yang sudah menantikan. Berapa banyak orang yang menunda membeli ponsel lipat karena Apple belum punya? Bisa jadi jutaan orang. Jika demikian, gengsi Apple mungkin yang akan mengembangkan pasar ponsel lipat ke skala yang sebelumnya tak terbayangkan.

Bagi pengguna yang sudah lama menantikan kehadiran ponsel lipat dari Apple, kabar ini tentu menarik. Namun, bagi yang ingin segera merasakan pengalaman ponsel lipat, Samsung Galaxy Z Fold 8 bisa menjadi pilihan tepat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai iPhone lipat, kamu bisa membaca artikel lainnya. Jangan lupa juga untuk menyimak kabar terbaru seputar layanan Apple yang mungkin menarik perhatianmu.

Produk yang Dibahas
Apple iPhone Ultra
Apple
Apple iPhone Ultra
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.