šŸ“‘ Daftar Isi

iPhone Ultra, iPhone lipat pertama Apple dengan layar besar dan desain tipis

iPhone Ultra: Bocoran Lengkap iPhone Lipat Pertama Apple

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø5 menit membaca
Bagikan:
  • iPhone Ultra adalah iPhone lipat pertama Apple yang akan menjadi bintang utama acara September 9
  • Desain paling tipis dengan ketebalan 4.5mm saat terbuka, layar 5.5 inci tertutup dan 7.8 inci terbuka
  • Chip A20 Pro 2nm pertama di dunia, 15% lebih cepat dan 30% lebih efisien dari A19 Pro
  • Baterai ganda 4.883 mAh, dua kamera belakang tanpa zoom telephoto
  • Harga diprediksi $2.000-$2.500, lebih mahal dari Galaxy Z Fold 8 ($1.900)
  • Warna silver dan indigo, Touch ID di tombol samping tanpa Face ID
  • iOS 27 dengan mode adaptif, split screen, dan app adaptability

Telset.id – Apple dikabarkan akan segera meluncurkan iPhone Ultra, perangkat lipat pertamanya yang diprediksi menjadi bintang utama dalam acara Apple September 9 mendatang. Perangkat ini diposisikan untuk melampaui popularitas iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, membawa sejumlah inovasi yang belum pernah ada sebelumnya di lini iPhone.

iPhone Ultra hadir setelah beberapa tahun tertinggal dari kompetitor Android di pasar ponsel lipat. Apple berupaya membedakan diri melalui optimalisasi software dan aplikasi yang dirancang khusus untuk pengalaman layar lipat, desain layar yang hampir bebas lipatan (crease), serta penggunaan chip 2nm pertama di dunia untuk smartphone. Meski demikian, perangkat ini juga dikabarkan memiliki sejumlah kompromi yang perlu diketahui calon penggunanya.

Berikut rangkuman lengkap informasi seputar iPhone Ultra yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber dan laporan terkini.

Desain Paling Tipis dan Layar Luas

Salah satu keunggulan utama iPhone Ultra adalah ketipisannya. Jika iPhone Air memiliki ketebalan 5.6mm, iPhone Ultra atau iPhone Fold dikabarkan hanya memiliki ketebalan 4.5mm saat terbuka. Ini menjadikannya sebagai iPhone tertipis yang pernah dibuat Apple. Saat dilipat, ketebalannya diperkirakan mencapai 9 hingga 9.5mm, sebanding dengan Galaxy Z Fold 8 dari Samsung yang memiliki ketebalan 4.5mm saat terbuka dan 9.7mm saat tertutup.

iPhone Ultra against colorful background.

Dari segi tampilan, pengguna akan mendapatkan layar 5.5 inci saat perangkat dalam keadaan tertutup, yang cukup ideal untuk menjalankan aplikasi, scrolling media sosial, dan membalas pesan. Saat dibuka, layar akan melebar menjadi 7.8 inci dengan rasio aspek 4:3 yang dioptimalkan untuk menonton video dan bermain game. Pengguna juga bisa memutar layar ke mode potret 3:4 untuk menjelajah web dan membaca.

Salah satu kekhawatiran terbesar pada ponsel lipat adalah lipatan di tengah layar. Apple dilaporkan telah bekerja keras untuk meminimalkan bahkan menghilangkan masalah ini. Berdasarkan laporan MacRumors, Apple telah mengembangkan material baru yang membuat lipatan tersebut praktis tidak terlihat. Apple juga dikabarkan bekerja sama dengan Samsung Display, yang sebelumnya berkolaborasi dalam teknologi Flex Titanium pada seri Galaxy Z Fold 8 untuk mengurangi lipatan.

Performa Chip 2nm dan Baterai Besar

iPhone Ultra diprediksi akan ditenagai oleh chip A20 Pro, chip pertama di dunia yang menggunakan proses manufaktur 2nm. Teknologi ini memungkinkan Apple untuk menanamkan lebih banyak transistor ke dalam chip, menghasilkan peningkatan performa hingga 15 persen lebih cepat dibandingkan A19 Pro, sekaligus lebih efisien hingga 30 persen dalam konsumsi daya.

Untuk mendukung aktivitas harian, iPhone Ultra akan dibekali baterai ganda (dual-cell) dengan kapasitas 4.883 mAh. Angka ini memang lebih rendah dari iPhone 18 Pro Max yang dirumorkan memiliki baterai 5.567 mAh, namun masih sebanding dengan Galaxy Z Fold 8 yang memiliki baterai 4.800 mAh. Dengan kapasitas tersebut, iPhone Ultra diharapkan mampu bertahan hampir seharian penuh dalam sekali pengisian daya.

Perlu dicatat, harga iPhone Ultra diprediksi akan sangat tinggi. Beberapa pembocor dan analis menyebut perangkat ini akan dibanderol minimal $2.000 hingga $2.500. Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold 8 dijual dengan harga $1.900, Fold 8 Ultra $2.100, dan Pixel 11 Pro Fold juga $1.900. Apple kemungkinan akan menawarkan program leasing Apple Upgrade untuk meringankan beban pembeli.

Menariknya, peluncuran iPhone Ultra ini diprediksi akan menjadi sorotan utama dalam acara Apple September 9. Informasi lebih lanjut mengenai acara tersebut juga telah dibahas dalam artikel acara Apple 9 September.

Dari sisi keamanan, iPhone Ultra dikabarkan tidak akan memiliki Face ID karena keterbatasan ruang untuk hardware TrueDepth. Sebagai gantinya, Apple akan menyematkan sensor Touch ID yang terintegrasi pada tombol samping, mirip seperti yang ada pada iPad. Meskipun beberapa penggemar mungkin kecewa, Touch ID dikenal konsisten dan akurat dalam penggunaannya.

Untuk urusan kamera, iPhone Ultra diperkirakan hanya akan memiliki dua kamera belakang: lensa wide dan ultra wide. Ini berarti perangkat tidak akan memiliki zoom telephoto. Para penguji awal iPhone Ultra disebut-sebut menganggap ini sebagai kekurangan utama, terutama mengingat iPhone 18 Pro Max dikabarkan akan memiliki telephoto 6x. Galaxy Z Fold 8 juga tidak menawarkan zoom optik, hanya 10x digital zoom.

Dari segi warna, berdasarkan kebocoran bagian kamera, iPhone Ultra kemungkinan hadir dalam dua pilihan warna: silver dan dark blue atau indigo. Awalnya, para pembocor memperkirakan perangkat ini hanya tersedia dalam silver/putih dan gray/hitam, namun kebocoran terbaru menunjukkan warna yang lebih gelap adalah indigo.

iPhone Ultra akan menjalankan iOS 27 dengan sejumlah optimasi khusus untuk perangkat lipat. Kode iOS 27 telah menunjukkan bahwa iPhone lipat akan memiliki mode berbeda berdasarkan sudut layar, mirip dengan Flex Mode pada perangkat Galaxy. Aplikasi juga akan memiliki kemampuan adaptasi (app adaptability) agar teroptimasi dengan baik pada layar besar saat terbuka. Seperti iPadOS, pengguna dapat menjalankan dua aplikasi secara berdampingan (split screen).

Desain iPhone Ultra disebut-sebut mirip seperti paspor, pendek dan ringkas sehingga mudah dimasukkan ke dalam saku. Namun, tampilannya saat tertutup terlihat agak aneh. Berdasarkan kebocoran, sisi kiri bagian depan akan berbentuk persegi sedangkan sisi kanan membulat. Kamera depan juga mungkin tidak berada di tengah, melainkan di pojok kanan atas. Asimetri ini mungkin mengganggu sebagian pengguna, namun desain finalnya masih perlu dilihat.

Dengan segala kelebihan dan kompromi yang ditawarkan, iPhone Ultra jelas menjadi perangkat yang paling dinantikan tahun ini. Bagi pengguna yang menginginkan teknologi terbaru dari Apple, perangkat ini bisa menjadi pilihan utama. Namun, perlu dipertimbangkan juga bahwa posisi iPhone di pasar global tetap kuat, sehingga pilihan antara iPhone Ultra dan seri iPhone 18 lainnya akan kembali ke kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna.

iPhone Air shown in hand

Kehadiran iPhone Ultra menandai langkah berani Apple untuk memasuki segmen ponsel lipat yang selama ini didominasi Samsung dan brand Android lainnya. Dengan fokus pada kualitas layar, performa chip, dan optimalisasi software, Apple berharap dapat menarik minat pengguna setianya maupun pengguna baru yang penasaran dengan pengalaman ponsel lipat.

Meskipun bocoran dan rumor ini memberikan gambaran yang cukup jelas, informasi resmi dari Apple baru akan terungkap pada acara September 9 mendatang. Apakah iPhone Ultra akan memenuhi ekspektasi dan menjadi ponsel lipat terbaik di pasaran? Kita tunggu saja pengumuman resminya.

Bagi yang ingin membandingkan dengan perangkat lain, Apple juga tengah mengembangkan ekosistem aplikasi yang menarik. Salah satunya adalah kehadiran aplikasi pembuat game berbasis AI yang baru saja diluncurkan untuk iPhone, memberikan gambaran bagaimana Apple terus memperkaya pengalaman penggunanya.

Produk yang Dibahas
Apple iPhone Ultra
Apple
Apple iPhone Ultra
Cek Harga →
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.