Telset.id – IFA 2026 diprediksi menjadi gelaran terbesar dalam sejarah 102 tahun pameran teknologi Berlin tersebut, dengan fokus utama pada komputasi, kecerdasan buatan (AI) yang lebih praktis, serta inovasi robot rumah tangga yang siap dipasarkan. Berbeda dari ajang pameran lain yang kerap menampilkan konsep masa depan, mayoritas perangkat yang dipamerkan di IFA 2026 akan segera tersedia di pasaran, bertepatan dengan musim belanja akhir tahun.
Para editor Tom’s Guide yang akan berangkat ke Berlin pekan depan membeberkan sejumlah prediksi menarik. AI dipastikan akan merajai pameran, namun dengan pendekatan yang lebih matang. Alih-alih dipaksakan pada setiap perangkat, AI di IFA 2026 diharapkan hadir dalam penggunaan yang lebih praktis, dengan fokus kuat pada privasi dan pemrosesan on-device. Ini merupakan evolusi alami setelah pengalaman meliput CES 2026, MWC 2026, Computex 2026, dan Gamescom 2026.
Komputasi dan AI Menjadi Sorotan Utama
IFA 2026 diprediksi akan menjadi panggung terbesar untuk kategori komputasi. Managing Editor Core Tech Tom’s Guide, Jason England, mengungkapkan bahwa ia sempat bertemu dengan CEO IFA, Leif Lindner, di CES 2026 dan menyampaikan keinginannya untuk melihat lebih banyak inovasi komputasi di pameran tahun ini. Hasilnya, AMD melalui Jack Hyunh akan membuka keynote utama, diikuti oleh kehadiran para produsen laptop yang bersiap meluncurkan produk-produk anyar mereka.
Pergeseran besar juga terjadi pada pendekatan AI. Setelah beberapa tahun terakhir merek-merek berlomba menambahkan AI ke produk mereka, kini saatnya implementasi yang lebih bijak. AI di perangkat smart home seperti robot vacuum dan mesin cuci akan bekerja secara senyap di latar belakang, dengan fokus menjaga keamanan data melalui pemrosesan lokal. Hampir semua CPU kini dilengkapi NPU khusus, sehingga tugas-tugas AI dapat ditangani secara lokal dengan mudah.
Selain itu, konsep agen AI otonom (autonomous agents) diprediksi menjadi topik hangat di IFA 2026. Berbeda dengan chatbot yang menunggu perintah, agen AI ini bekerja mandiri di latar belakang, seringkali beroperasi secara lokal pada laptop dan mini PC bertenaga tinggi. Hal ini semakin relevan seiring persiapan peluncuran laptop bertenaga Nvidia RTX Spark pada musim gugur mendatang.
Meski demikian, perangkat AI untuk kebutuhan sehari-hari seperti pencatatan dan pengambilan momen juga diprediksi tetap hadir dalam jumlah banyak. Kehadiran AI yang lebih praktis ini tentu menjadi kabar baik bagi pengguna yang menginginkan teknologi membantu aktivitas tanpa mengorbankan privasi. Bicara soal keamanan data, penting juga untuk waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan platform digital populer, seperti yang diulas dalam Modus Penipuan yang perlu dihindari.
Di sektor TV, IFA selalu menjadi ajang penting bagi Eropa untuk melihat layar-layar terbaru. Pengunjung dapat menyaksikan langsung TV Micro-RGB Samsung, OLED LG, SQD-Mini-LED TCL, dan teknologi RGB terjangkau dari Hisense. Dua TV yang menjadi bintang adalah Samsung S95H OLED dan LG C6 OLED, keduanya meraih penghargaan lima bintang Best-in-Class dari Tom’s Guide. Kehadiran Xiaomi untuk pertama kalinya di Messe Berlin juga dinantikan, dengan kemungkinan membawa lini TV S Mini LED yang sudah dijual di Eropa atau meluncurkan model baru untuk menandai debutnya.
Baca Juga:
Audio Retro, Wearable Inovatif, dan Rumah Pintar
Dunia audio di IFA 2026 menjanjikan perpaduan menarik antara gaya retro dan inovasi modern. Brand asal Prancis, We Are Rewind, diprediksi akan memamerkan pemutar kaset dan boombox bergaya, termasuk kemungkinan pemutar tape disco-ball edisi Duran Duran. Marshall dan Status Audio juga diincar untuk produk-produk bernuansa retro. Sementara itu, merek budget seperti JLab, EarFun, dan Edifier siap meramaikan dengan produk-produk terjangkau berkualitas. Raksasa seperti Sony dan Bose juga dikabarkan hadir, dengan harapan akan ada inovasi home theater menyusul kesuksesan soundbar Ultra dari Bose.
Di ranah wearable, IFA 2026 menjadi tempat ideal untuk menemukan merek-merek Eropa yang belum masuk pasar AS. Beberapa merek smart ring seperti RingConn, Circular, Luna Ring, Dreame, dan Ultrahuman dikabarkan akan meluncurkan produk baru. Tren eksoskeleton bertenaga baterai juga diprediksi berlanjut, dengan Hypershell dan Ascentiz yang terus menyempurnakan produk mereka. Segway bahkan Volkswagen dikabarkan akan memperkenalkan perangkat mobilitas baru. Salah satu yang menarik perhatian adalah iKairos, sebuah liontin AI modular yang dirancang untuk mencatat lingkungan sekitar dan pikiran pengguna sepanjang hari.
Untuk kategori smart home, inovasi tetap menjadi jantung pameran. Samsung memang mengurangi kehadirannya dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun tetap akan memamerkan mesin cuci baru. Roborock dijadwalkan menggelar keynote pembuka untuk mengungkap masa depan robot vacuum. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat adanya larangan di AS yang membayangi industri ini. Para pengamat akan melihat bagaimana perusahaan-perusahaan menavigasi tantangan tersebut sambil tetap menghadirkan produk pembersih yang semakin cerdas.
IFA 2026 jelas akan menjadi pameran yang padat inovasi. Dari komputasi bertenaga AI hingga robot rumah tangga yang siap dibeli, pameran ini menjembatani masa depan dengan kebutuhan konsumen saat ini. Tom’s Guide akan memberikan liputan langsung dari Berlin, termasuk kesan hands-on terhadap berbagai perangkat, mulai dari TV raksasa hingga robot vacuum. Nantikan terus informasi selengkapnya seputar Perkembangan Teknologi terkini hanya di Telset.id.





Komentar
Belum ada komentar.