📑 Daftar Isi

iPhone Duo dalam sesi hands-on memperlihatkan layar lipat dan bodi titanium

iPhone Duo: 7 Hal yang Belum Terungkap Sebelum Pre-order Dibuka

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Pre-order iPhone Duo dibuka Rabu ini, rilis 23 Oktober
  • Baterai diklaim 44 jam video via layar eksternal, 31 jam via layar lipat
  • Layar nano-texture matte, ketahanan crease jangka panjang belum pasti
  • Tanpa lensa telephoto, hanya andalkan zoom digital "optical quality"
  • Bobot 8,9 ons, iPhone terberat Apple, kenyamanan jangka panjang dipertanyakan
  • Aksesori MagSafe dan controller USB-C berpotensi tidak pas
  • Review lengkap menunggu pengujian setelah perangkat dirilis

Telset.id – Pre-order iPhone Duo resmi dibuka Rabu ini, memberi kesempatan bagi penggemar perangkat lipat untuk mengamankan perangkat mereka sebelum tanggal rilis 23 Oktober. Namun di balik antusiasme itu, masih ada sejumlah hal mendasar yang belum terungkap dari iPhone Duo, mulai dari daya tahan baterai hingga kenyamanan pemakaian jangka panjang.

Apple memang cukup terbuka soal spesifikasi dan fitur iPhone Duo. Akan tetapi, ada sejumlah aspek yang baru bisa diketahui setelah perangkat digunakan dalam waktu lama. Beberapa di antaranya bahkan bisa jadi penentu apakah calon pembeli layak melakukan pre-order sekarang atau menunggu iterasi kedua dan ketiga. Berikut tujuh hal yang masih menjadi tanda tanya besar soal iPhone Duo.

Baterai dan Layar Masih Jadi Teka-teki

Apple mengklaim iPhone Duo mampu bertahan hingga 44 jam pemutaran video lewat layar eksternal dan 31 jam saat memakai layar lipat yang lebih besar. Klaim itu belum bisa diverifikasi karena pengujian independen belum dilakukan. Sebagai gambaran, iPhone 18 Pro diklaim sanggup menangani hingga 36 jam pemutaran video, sementara Pro Max mencapai 45 jam. Pada Tom’s Guide Battery Test yang menguji aktivitas browsing 5G, iPhone 18 Pro bertahan 16 jam 17 menit dan Pro Max 18 jam 27 menit.

Karena sebagian besar komponen internal iPhone Duo sama, termasuk chip A20 Pro dan modem C2 yang hemat daya, ada harapan performanya mendekati hasil tersebut. Namun kepastiannya baru akan diketahui setelah perangkat diuji secara menyeluruh.

Soal layar, Apple memilih panel matte “nano-texture” alih-alih kaca glossy seperti kebanyakan ponsel premium. Pertanyaannya, seberapa baik layar ini bekerja di lingkungan terang, terutama dibandingkan lapisan anti-reflektif pada Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra. Dampak lapisan nano-texture terhadap warna dan kualitas gambar juga belum jelas. Apple juga mengklaim iPhone Duo tidak memiliki crease layar yang terlihat, tetapi apakah kondisi itu bertahan tiga hingga enam bulan ke depan masih perlu dibuktikan.

iPhone Duo hands on

Aspek aksesori juga menyimpan tanda tanya. iPhone Duo mendukung MagSafe, tetapi bentuknya yang unik membuat banyak aksesori MagSafe yang ada tidak pas. Contohnya, bodi ponsel disebut terlalu pendek untuk menempelkan card wallet MagSafe dengan rapi. Charger kemungkinan tetap aman, tetapi baterai dan stand bisa terlihat janggal. Aksesori wraparound seperti controller game USB-C juga berpotensi sulit terhubung, sehingga pengguna mungkin harus beralih ke opsi wireless.

Kamera, Daya Tahan, dan Kenyamanan

Apple punya reputasi kuat di sektor kamera, tetapi ada kekhawatiran iPhone Duo tidak mampu menyamai kualitas iPhone 18 Pro dan Pro Max. Yang paling mencolok, tidak ada lensa telephoto. Apple mengandalkan fitur digital “optical quality” untuk mensimulasikan bidikan zoom. Perangkat keras kameranya terlihat mirip di atas kertas, meski tanpa teknologi variable aperture terbaru. Pengalaman iPhone Air yang hanya bermodal satu lensa menunjukkan hasil foto tetap bisa memuaskan, namun hilangnya lensa ketiga pada Galaxy Z Fold 8 terbukti berdampak. Situasi sebenarnya baru diketahui setelah iPhone Duo dirilis.

iPhone Duo closed and open

Daya tahan menjadi kelemahan klasik ponsel lipat, terutama karena sebagian model belum menutup rapat chassis dari debu. Apple tampaknya melakukan sejumlah langkah agar iPhone Duo tidak terjebak masalah serupa. Namun pengalaman scratchgate pada iPhone 17 Pro dan Pro Max menjadi pengingat bahwa hal buruk bisa terjadi. Perpindahan dari titanium ke aluminium anodized dan camera bar yang menonjol membuat ponsel lebih rentan goresan. iPhone Duo memakai Grade 5 titanium seperti iPhone 15 Pro dan iPhone 16 Pro, plus Ceramic Shield 2 pada layar depan. Meski begitu, daya tahan layar lipatnya masih menjadi misteri yang baru terjawab saat reviewer memegang perangkat ini.

Optimasi aplikasi pihak ketiga juga belum pasti. Pengalaman software adalah salah satu nilai jual utama iPhone Duo, dan Apple mengklaim sudah menyiapkan optimasi untuk ukuran layar baru. Tetapi tidak semua developer mau mengerjakannya. Cukup melihat banyak aplikasi Android yang hanya versi diperbesar dari aplikasi ponsel biasa. Harapannya, ada puluhan hingga ratusan aplikasi yang dioptimalkan untuk iPhone Duo sejak hari pertama.

Terakhir, kenyamanan jangka panjang. Dari sesi hands-on, iPhone Duo jelas bukan ponsel lipat tertipis atau teringan. Bobotnya 8,9 ons, menjadikannya iPhone terberat yang pernah dibuat Apple. Dikombinasikan dengan faktor bentuk yang belum familier, muncul pertanyaan soal dampaknya terhadap kenyamanan pemakaian berjam-jam. Galaxy Z Fold 8 sudah membuktikan faktor bentuk yang lebih lebar lebih nyaman dibanding layar besar Galaxy Z Fold 8 Ultra, tetapi Fold 8 hampir 2 ons lebih ringan dari Duo. Sampai bisa menghabiskan waktu lama dengan iPhone Duo, belum bisa dipastikan apakah desain dan bobotnya mulai terasa mengganggu setelah beberapa jam.

IPhone duo vs galaxy Z Fold 8

Sejumlah dinamika pasar juga mewarnai peluncuran iPhone Duo. Persaingan di segmen lipat diprediksi memanas, sementara di sisi lain Apple dikabarkan memangkas produksi iPhone 18 Pro karena sinyal permintaan melemah. Ekosistem lintas platform pun terus bergerak, dengan HyperOS 4 Xiaomi yang disebut bisa kirim file ke iPhone. Bagi yang belum terbiasa dengan perangkat baru, ada pula panduan praktis seperti hentikan spam call yang relevan untuk pengguna iPhone maupun Android.

Dengan semua ketidakpastian itu, calon pembeli iPhone Duo menghadapi pilihan yang jelas: mengamankan unit di hari pertama pre-order, atau menunggu hasil pengujian lengkap sebelum memutuskan. Tom’s Guide menyatakan akan merilis review dan hasil tes iPhone Duo selengkapnya setelah perangkat tersedia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.