📑 Daftar Isi

Laptop gaming XMG Fusion 15 dengan layar menyala menampilkan grafis game

Harga Laptop Gaming XMG Naik Rp1,9 Juta Imbas Lonjakan DDR5

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • XMG naikkan harga laptop gaming $113–$228 dan laptop profesional $342
  • Harga DDR5 SO-DIMM naik enam kali lipat sejak Juli 2025
  • PCB, CPU, GPU, dan video memory juga alami tekanan biaya
  • Perang Timur Tengah naikkan biaya angkutan dan asuransi kargo
  • XMG proyeksi pasokan RAM ketat hingga 2027 dan setelahnya
  • CEO Asus prediksi harga komponen berbalik pada paruh kedua 2027
  • XMG janji turunkan harga ritel jika harga input kembali turun

Telset.id – XMG menaikkan harga sebagian besar model laptop gaming dan workstation Schenker sebesar $113 (€100) hingga $228 (€200), dengan satu laptop profesional naik hingga $342 (€300). Kenaikan ini dipicu lonjakan harga DDR5 SO-DIMM yang mencapai enam kali lipat sejak Juli 2025, dan XMG memperkirakan pasokan RAM akan tetap ketat hingga 2027 dan setelahnya.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh pembuat laptop gaming XMG dan workstation Schenker melalui subreddit r/XMG_gg. Perusahaan menyebut lonjakan harga DDR5 SO-DIMM ini sejalan dengan RAM desktop yang mengalami kenaikan serupa sekitar 500% dalam 12 bulan terakhir. Artinya, tekanan biaya tidak hanya menimpa satu segmen, tetapi merambat ke hampir seluruh rantai produksi perangkat.

Yang membuat situasi ini semakin berat, XMG menegaskan bahwa kenaikan harga tidak hanya datang dari RAM dan SSD. Komponen lain seperti PCB, komponen elektronik, CPU, kartu grafis, dan video memory juga menghadapi tekanan biaya yang sama. Kombinasi seluruh faktor inilah yang akhirnya memaksa perusahaan menaikkan harga beberapa modelnya.

Corsair DDR4 RAM

XMG juga menyoroti faktor geopolitik sebagai pemicu tambahan. Perang di Timur Tengah memperparah situasi, terutama karena naiknya harga minyak dan bahan bakar yang membuat biaya angkutan udara lebih mahal. Premi asuransi untuk kargo laut yang melintas dari Asia ke Eropa melalui Laut Merah dan Terusan Suez juga ikut meningkat.

Meski menaikkan harga, XMG menegaskan margin perusahaannya bersifat tetap. Perwakilan perusahaan menyatakan bahwa kenaikan yang terjadi murni didorong oleh biaya hulu yang lebih tinggi. Pernyataan itu menegaskan bahwa kenaikan harga bukan upaya menambah keuntungan, melainkan konsekuensi dari tekanan biaya yang harus ditanggung.

Dalam pernyataannya, perwakilan XMG mengatakan, “Jika harga input yang relevan turun kembali, kami akan mencerminkannya pada harga ritel kami juga — seperti yang telah kami lakukan sebelumnya.” Strategi ini mirip dengan pendekatan Framework, yang belum lama ini menurunkan harga memori untuk Laptop 13 Pro setelah menemukan sumber lain untuk LPCAMM2 yang lebih murah.

Dua Pandangan soal Masa Depan Harga Memori

XMG memberikan pandangan pesimistis terhadap situasi memori ke depan. Pandangan ini sejalan dengan pernyataan CEO Micron Sanjay Mehrotra bahwa kelangkaan DRAM akan berlanjut hingga 2027. Proyeksi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan harga komponen tidak akan mereda dalam waktu dekat.

Namun, pandangan berbeda datang dari CEO Asus Jason Chen. Ia memprediksi harga komponen akan mulai berbalik pada paruh kedua 2027. Chen menilai prediksi jangka panjang soal mahalnya biaya memori hanyalah cara produsen chip mempertahankan margin kotor setinggi mungkin selama bisa dilakukan.

Chen juga menyebut bahwa produsen memori asal China yang meningkatkan produksi akan membantu meredakan kelangkaan. Selain itu, kenaikan harga dilaporkan mulai mendingin karena konsumen menolak membayar lebih. Perkembangan kapasitas produksi dari pemain seperti CXMT menjadi salah satu faktor yang dipantau pasar untuk melihat arah harga memori ke depan.

Crucial DDR5 Pro memory

Hingga kini, belum ada cara untuk mengetahui mana dari dua perspektif tersebut yang benar. Pasar hanya bisa menunggu dan melihat perkembangan harga memori sepanjang 12 bulan ke depan. Situasi ini juga berkaitan dengan dinamika produksi dan pasokan modul DDR5 yang terus berubah, termasuk langkah sejumlah vendor dalam menyiasati tekanan biaya komponen.

Bagi konsumen, keputusan XMG menunjukkan bahwa kenaikan harga laptop gaming saat ini bukan sekadar strategi pemasaran, melainkan dampak langsung dari lonjakan biaya komponen di tingkat hulu. Selama harga DDR5 SO-DIMM dan komponen lain belum turun, harga jual perangkat di tingkat ritel berpotensi tetap berada di level tinggi.

Dampak bagi Pembeli Laptop Gaming

Kenaikan $113 (€100) hingga $228 (€200) untuk sebagian besar model gaming XMG dan $342 (€300) untuk satu laptop profesional menjadi gambaran nyata bagaimana lonjakan harga memori merambat ke harga jual. Angka tersebut setara dengan tambahan biaya yang harus disiapkan pembeli, tergantung model yang dipilih.

XMG menegaskan pihaknya akan menurunkan harga ritel jika harga input kembali turun, seperti yang pernah dilakukan sebelumnya. Janji ini menjadi penanda bahwa kenaikan harga bersifat responsif terhadap kondisi pasar, bukan penetapan harga permanen. Konsumen yang menunda pembelian bisa mencermati perkembangan harga memori dalam beberapa bulan ke depan.

Tekanan biaya yang dialami XMG mencerminkan kondisi yang lebih luas di industri. Produsen memori seperti Micron dan Samsung mengambil langkah berbeda dalam menghadapi situasi ini, termasuk penyesuaian strategi produksi. Langkah tersebut menjadi bagian dari gambaran besar bagaimana pasar memori global beradaptasi dengan lonjakan permintaan dan keterbatasan pasokan.

Dengan proyeksi yang masih terbelah antara kelangkaan hingga 2027 dan potensi perbaikan pada paruh kedua 2027, pembeli laptop gaming perlu mempertimbangkan waktu pembelian dengan cermat. Selama harga DDR5 SO-DIMM belum menunjukkan tanda penurunan, harga laptop gaming dari merek seperti XMG kemungkinan bertahan di level yang telah disesuaikan.

[WARN]
Catatan editorial: Artikel ini dibangun dari pernyataan resmi XMG di r/XMG_gg dan data harga yang disebutkan dalam sumber. Proyeksi pasar mengacu pada pernyataan CEO Micron Sanjay Mehrotra dan CEO Asus Jason Chen. Tidak ada data tambahan di luar sumber yang digunakan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.