šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi iPhone Ultra dan iPhone 18 Pro Max yang akan diluncurkan Apple

Harga iPhone Ultra Diprediksi Mulai USD 1.999 Jelang Peluncuran

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Bocoran harga iPhone Ultra dari Vodafone Mesir dan Australia mengindikasikan harga mulai USD 1.999
  • Vodafone sempat memublikasikan harga di Mesir (155.750 pound) dan Australia (AU$3.699) sebelum menghapus listing
  • Kenaikan harga iPhone Ultra sekitar 75-85 persen dibanding iPhone 17 Pro di kedua negara
  • TrendForce memperkirakan harga iPhone Fold antara USD 2.099-2.299 dengan konfigurasi tertinggi di atas USD 3.000
  • Prediksi harga lengkap: iPhone Ultra 256GB USD 1.999, 512GB USD 2.399, 1TB USD 2.699, 2TB USD 3.099
  • iPhone 18 Pro dan Pro Max diprediksi naik 10-11 persen atau sekitar USD 100
  • iPhone Ultra diposisikan sebagai perangkat premium non-massal, mirip Apple Vision Pro
  • Pasar foldable global hanya diperkirakan 2 persen pada 2026

Telset.id – Apple dikabarkan akan memperkenalkan iPhone Ultra, perangkat lipat pertamanya, dalam acara ā€œSurprise and shineā€ yang berlangsung kurang dari sepekan lagi. Bocoran harga terbaru menunjukkan perangkat premium ini akan dibanderol mulai USD 1.999, sejalan dengan prediksi Mark Gurman dari Bloomberg.

Kabar ini muncul dari dua sumber berbeda yang sama-sama berasal dari operator jaringan Vodafone. Vodafone sempat memublikasikan harga iPhone Ultra untuk pasar Mesir dan Australia sebelum dengan cepat menghapus listing tersebut. Kebocoran ini memberikan gambaran awal tentang strategi penetapan harga Apple untuk perangkat lipat pertamanya.

iPhone Ultra and iPhone 18 Pro Max

Di Mesir, harga awal iPhone Ultra tercatat sebesar 155.750 pound Mesir, yang jika dikonversi menjadi sekitar USD 3.000. Sementara itu, bocoran harga dari Australia menunjukkan angka AU$3.699 untuk model dasar, atau setara dengan USD 2.666.

Yang menarik dari kedua angka tersebut bukanlah perbandingan langsung dengan harga AS, melainkan persentase kenaikan dibandingkan iPhone 17 Pro di masing-masing negara. Di Mesir, kenaikannya sekitar 75 persen, karena iPhone 17 Pro dibanderol 88.799 pound Mesir. Sementara di Australia, iPhone Ultra 85 persen lebih mahal dari iPhone 17 Pro yang dijual AU$1.999.

Jika pola yang sama diterapkan di Amerika Serikat, dengan asumsi iPhone Ultra sekitar 80 persen lebih mahal dari iPhone 17 Pro tahun lalu, maka harga awalnya akan berada di kisaran USD 1.999. Angka ini lebih rendah dari prediksi beberapa analis yang sebelumnya memperkirakan harga bisa mencapai USD 2.500 bahkan USD 3.000.

Analisis TrendForce Soal Kenaikan Harga

Lembaga riset pasar TrendForce juga merilis analisis terbaru mengenai harga perangkat Apple yang akan datang. Menurut para analis, seri iPhone 18 dan iPhone Fold berpotensi mengalami kenaikan harga hingga 20 persen.

ā€œKarena lingkungan ekonomi makro global yang lemah, belanja konsumen yang lebih hati-hati, dan strategi Apple untuk terus memperluas kehadiran pasarnya, TrendForce memperkirakan perusahaan akan mengadopsi pendekatan penetapan harga yang relatif moderat,ā€ tulis para peneliti.

ā€œTrenForce memperkirakan perangkat tersebut akan memiliki harga awal US$2.099–2.299, sementara konfigurasi kelas atas bisa melebihi $3.000,ā€ lanjut pernyataan tersebut.

Angka dari TrendForce ini sedikit lebih tinggi dari prediksi Gurman, namun masih dalam rentang yang wajar untuk perangkat premium. TrendForce juga menyoroti bahwa pengurangan bekas lipatan akan menjadi sorotan teknologi utama pada iPhone 18 Fold.

iPhone Ultra price leak from Vodafone Egypt

Prediksi Harga Lengkap Seri iPhone 18

Berdasarkan gabungan bocoran dan riset terbaru, estimasi harga untuk seluruh lini iPhone 18 diprediksi sebagai berikut:

  • iPhone 18 Pro 256GB: USD 1.199
  • iPhone 18 Pro Max 256GB: USD 1.299
  • iPhone Ultra 256GB: USD 1.999
  • iPhone Ultra 512GB: USD 2.399
  • iPhone Ultra 1TB: USD 2.699
  • iPhone Ultra 2TB: USD 3.099

Jika melihat pola kenaikan harga, bocoran juga mengindikasikan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan mengalami kenaikan harga 10 persen dan 11 persen di Mesir. Jika diterapkan di AS, konsumen bisa melihat kenaikan USD 100 untuk kedua ponsel tersebut.

iPhone Ultra render in hand

Strategi harga ini menunjukkan bahwa iPhone Ultra memang tidak dirancang untuk menjadi perangkat pasar massal. Pola ini mirip dengan Apple Vision Pro yang juga diluncurkan dengan harga sangat tinggi. Riset TrendForce memperkirakan perangkat lipat hanya akan menguasai sekitar 2 persen pasar smartphone global pada 2026.

Meski pasar akan terus berkembang, hanya sebagian kecil penggemar Apple dan penggemar teknologi yang akan membeli iPhone Ultra pada awalnya. Perangkat ini lebih merupakan pernyataan ambisi Apple di kategori perangkat lipat daripada produk yang ditargetkan untuk penjualan massal.

Dengan harga yang diprediksi mulai dari USD 1.999, Apple tampaknya berusaha menempatkan iPhone Ultra di bawah ambang psikologis USD 2.000 untuk pemasaran, sambil tetap mempertahankan posisinya sebagai produk premium. Acara ā€œSurprise and shineā€ pada 9 September akan menjadi momen penentu apakah semua prediksi ini akurat.

Bagi konsumen yang tertarik dengan chip terbaru dan teknologi Apple, peluncuran ini akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana perusahaan menetapkan standar baru di segmen ponsel lipat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.