Telset.id – ArenaNet resmi mengungkap detail sistem baru bernama momentum system di Guild Wars 3, sebuah mekanik yang menggabungkan seluruh aksi dan kemampuan tempur agar pergerakan karakter tetap mengalir tanpa henti. Studio head ArenaNet, Colin Johanson, menyebut Guild Wars 3 akan menjadi MMORPG pertama yang menghadirkan transisi mulus antara bergerak dan bertarung.
Pengungkapan ini disampaikan Johanson dalam presentasi eksklusif yang dihadiri TechRadar Gaming di ajang Gamescom. Dalam sesi tersebut, ia membahas cerita, dunia terbuka, sistem pertempuran, desain multiplayer, hingga mekanik momentum yang menjadi pembeda utama Guild Wars 3 dibandingkan MMORPG lain.
Menurut Johanson, selama ini pergerakan di MMORPG selalu terputus. Ia menggambarkan pemain yang berkendara dengan mount, lalu turun dan karakter langsung berhenti bergerak. Hal serupa terjadi saat meluncur, masuk ke pertempuran, memakai kemampuan, lalu bergerak lagi dan kembali berhenti.
“Tidak ada transisi yang mulus antara pergerakan dan pertempuran di MMORPG, dan momentum system Guild Wars 3 menghadirkan MMO pertama yang benar-benar memiliki pergerakan mulus di seluruh dunia,” ujar Johanson.

Momentum Menyatukan Eksplorasi dan Pertempuran
Dengan sistem ini, pemain Guild Wars 3 dapat melompat dari gunung, mengembangkan glider, menyelam, terbang, atau wall-run sambil membawa momentum, sehingga menciptakan sensasi pergerakan yang mulus seperti di action game, bukan MMORPG. Momentum juga menjadi bagian dari pertempuran. Dalam sesi preview, ditampilkan warrior class dengan kemampuan unik yang memanfaatkan momentum dan mengubah serangannya saat turun dari langit.
Kemampuan tersebut meningkatkan damage dan radius serangan berdasarkan kecepatan atau besarnya momentum ke bawah yang dibawa warrior. Kelas ini juga bisa berlari menaiki dinding lalu menghantam kembali ke arah musuh dengan damage besar. “Momentum juga memengaruhi kontrol medan pertempuran,” kata Johanson, seraya menambahkan bahwa semakin cepat pemain bergerak, semakin besar momentum yang dimiliki.
Lingkungan, menurut Johanson, juga menjadi bagian dari pengalaman. Musuh dapat dihempaskan ke dinding agar tertegun dan terkena damage dengan membangun momentum dalam pertempuran. Pemain pun dituntut memanfaatkan lingkungan, baik medan pertempuran maupun terrain, untuk keuntungan mereka. Johanson menyebut hal ini sebagai “first” lainnya bagi genre MMORPG.
Baca Juga:
Jadwal Beta dan Platform Guild Wars 3
Guild Wars 3 belum memiliki tanggal rilis resmi, tetapi beta dijadwalkan pada Fall 2027. Game ini akan hadir untuk PC dan PlayStation 5. Informasi tersebut melengkapi gambaran arah pengembangan ArenaNet yang ingin menempatkan momentum sebagai fondasi utama pengalaman bermain.
Pendekatan ini menandai pergeseran cara ArenaNet memandang batas antara eksplorasi dan pertempuran. Alih-alih memisahkan dua aktivitas tersebut, momentum system menjadikan keduanya satu alur gerak yang berkelanjutan. Bagi pemain yang terbiasa dengan MMORPG konvensional, perubahan ini berpotensi mengubah cara mereka membaca ritme permainan.
Sejumlah pengembangan teknologi lain juga tengah menjadi sorotan industri. Misalnya, target Research Intern yang dicapai OpenAI menunjukkan bagaimana ambisi jangka panjang dibangun lewat program terstruktur. Di sisi lain, uji jalan baterai Chery pada 2027 memperlihatkan pola serupa: pengembangan bertahap menuju target besar.
Untuk Guild Wars 3, momentum system menjadi bukti bahwa ArenaNet ingin bersaing di level desain mekanik, bukan sekadar konten. Klaim Johanson bahwa fitur ini merupakan yang pertama di genre MMORPG menempatkan game ini sebagai tolok ukur baru yang perlu dibuktikan saat beta Fall 2027 berlangsung.
Yang jelas, informasi resmi sejauh ini menegaskan tiga hal: momentum system menyatukan pergerakan dan pertempuran, warrior class menjadi contoh penerapannya, dan lingkungan berperan aktif dalam pertempuran. Sampai tanggal rilis diumumkan, pemain hanya bisa bersandar pada jadwal beta dan platform yang telah dikonfirmasi ArenaNet.





Komentar
Belum ada komentar.