📑 Daftar Isi

Key art Diablo 5 menampilkan Plague Knight, kelas baru bertema penyakit dan armor berat

Diablo 5 Umumkan Plague Knight, Kelas Baru dan Dua Kelas Lama Kembali

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Plague Knight dikonfirmasi sebagai kelas baru pertama Diablo 5 di BlizzCon 2026
  • Demon Hunter dan Monk dipastikan kembali hadir di Diablo 5
  • Joe Shely menyebut Plague Knight sebagai "a walking death" yang menyebarkan penyakit
  • Diablo 5 akan hadir dengan lebih banyak kelas dibanding seri sebelumnya
  • Game dijadwalkan rilis Spring 2029

Telset.id – Blizzard Entertainment resmi mengonfirmasi bahwa Diablo 5 akan menghadirkan Plague Knight sebagai kelas baru pertama, bersamaan dengan kembalinya Demon Hunter dan Monk. Pengumuman ini disampaikan langsung dalam panel “Diablo 5 — Forging the Next Era” yang digelar di BlizzCon 2026 di Anaheim, dan menjadi salah satu informasi paling ditunggu penggemar ARPG setelah game ini pertama kali diumumkan.

Kabar ini penting karena menegaskan arah desain Diablo 5 yang membawa lebih banyak pilihan kelas dibandingkan seri-seri sebelumnya. Bagi pemain lama maupun pendatang baru, keputusan Blizzard menghadirkan kelas baru sekaligus menghidupkan kembali dua kelas ikonik menjadi sinyal bahwa game ini ingin menyatukan nostalgia dengan inovasi gameplay.

Key art from Diablo 5 showing a the new character class, the Plague Knight

Plague Knight: Kelas Baru yang Disebut “Walking Death”

Direktur game Diablo 5, Joe Shely, secara langsung memperkenalkan Plague Knight sebagai kelas baru pertama yang akan bergabung. “The Plague Knight is the first new class that will be joining Diablo 5,” ujar Shely di atas panggung. Ia menggambarkan kelas ini sebagai “a heavily armored class; it’s a walking death.”

Mekanisme Plague Knight berpusat pada penyebaran dan konsumsi penyakit. Shely menjelaskan bahwa pemain akan “roaming the battlefield, spreading disease and consuming it for power.” Artinya, kelas ini dirancang untuk bertarung dengan cara yang agresif sekaligus strategis, memanfaatkan efek penyakit sebagai sumber kekuatan utama di medan perang.

Deskripsi tersebut menempatkan Plague Knight sebagai kelas yang menggabungkan pertahanan berat dengan kemampuan ofensif berbasis status effect. Kombinasi ini berpotensi memberi pengalaman bermain yang berbeda dari kelas-kelas Diablo sebelumnya, terutama bagi pemain yang menyukai gaya bertarung bertahap namun mematikan.

Demon Hunter dan Monk Kembali ke Diablo 5

Selain Plague Knight, Blizzard juga mengonfirmasi bahwa Demon Hunter dan Monk akan kembali hadir di Diablo 5. Kedua kelas ini merupakan kelas yang sudah dikenal komunitas Diablo, sehingga kembalinya mereka diprediksi akan disambut baik oleh para pemain lama.

Shely menegaskan bahwa Diablo 5 akan hadir dengan jumlah kelas yang lebih banyak dari sebelumnya. “Diablo 5 is going to launch with more classes than ever before, and I don’t just mean more classes than another Diablo game at ship. I mean more classes total,” katanya. Pernyataan ini menegaskan ambisi Blizzard untuk menjadikan Diablo 5 sebagai entri dengan variasi kelas terluas dalam sejarah franchise.

An image of Diablo's world, Sanctuary, destroyed in Diablo 5

Dengan tiga kelas yang sudah terkonfirmasi, yaitu Plague Knight, Demon Hunter, dan Monk, penggemar masih menantikan informasi tambahan mengenai kelas-kelas lain yang akan menyusul. Mengingat pernyataan Shely soal “more classes total,” kemungkinan akan ada pengumuman lanjutan dalam beberapa bulan ke depan menjelang peluncuran game.

Bagi sebagian pemain, kembalinya Demon Hunter dan Monk menjadi daya tarik tersendiri karena keduanya memiliki gaya permainan yang sudah mapan dan digemari. Sementara itu, Plague Knight menawarkan sesuatu yang benar-benar baru dan belum pernah ada di seri Diablo sebelumnya.

Informasi seputar Diablo 5 sendiri terus mengalir sejak pengumumannya. Sebelumnya, Blizzard juga sempat mengungkap bahwa pemain akan berperan sebagai Heir of Westmarch, sosok yang memiliki ikatan khusus dengan Diablo. Latar cerita Sanctuary pun digambarkan dalam kondisi kelam, sejalan dengan tema besar game yang mengusung kegelapan dan kehancuran.

A screenshot from the Diablo V teaser trailer showing crucified victims

Dalam konteks cerita, Sanctuary disebut telah berubah menjadi “an outpost of hell” tempat “humanity has fallen into ruin.” Narasi ini memperkuat kesan bahwa Diablo 5 akan membawa atmosfer yang jauh lebih gelap dibandingkan entri sebelumnya, sesuatu yang juga ditegaskan oleh para pengembang dalam berbagai sesi panel di BlizzCon 2026.

Shely juga menekankan karakteristik umum kelas-kelas Diablo yang tetap dipertahankan di seri terbaru. Menurutnya, kelas-kelas tersebut “approachable. You can jump in; you can immediately have an exciting time playing them. But there’s also deep ARPG mastery there, and a multitude of builds to explore.” Pernyataan ini menegaskan bahwa Diablo 5 tetap ingin ramah bagi pemain baru tanpa mengorbankan kedalaman sistem build yang menjadi ciri khas genre ARPG.

Key art for the Heir of Westmarch in Diablo 5

Dengan pendekatan tersebut, Plague Knight, Demon Hunter, dan Monk diposisikan sebagai tiga dari sekian banyak pilihan yang akan tersedia saat game dirilis. Kombinasi kelas baru dan kelas lama ini diharapkan mampu memenuhi ekspektasi komunitas yang selama ini menantikan arah baru Diablo 5.

Untuk konteks jadwal, Diablo 5 dijadwalkan rilis pada Spring 2029. Blizzard juga mengonfirmasi bahwa Sanctuary jatuh ke dalam kekuasaan neraka, memperkuat latar cerita kelam yang akan diusung. Sebagai pembanding, informasi seputar perangkat edisi khusus bertema Diablo juga pernah menarik perhatian publik, seperti harga ROG Phone 6 Diablo Immortal Edition di Indonesia.

Dengan rentang waktu menuju 2029, ekspektasi tinggi terhadap detail kelas di Diablo 5 masih akan terus tumbuh. Pengumuman Plague Knight, Demon Hunter, dan Monk menjadi fondasi awal yang memberi gambaran jelas soal arah gameplay yang akan ditawarkan Blizzard di entri terbaru ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.