📑 Daftar Isi

Ilustrasi laptop dengan asisten AI Gemini dan ikon aplikasi Google Workspace mengambang

Google Luncurkan Fitur Voice AI Gemini Live di Gmail, Docs, dan Keep

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Google meluncurkan fitur voice AI Gemini Live untuk Gmail, Docs, dan Keep
  • Model Gemini Audio mampu memahami intent pengguna, bukan sekadar dikte
  • Gmail Live bisa mencari info di email, Docs Live menghasilkan draf dari brain dump
  • Keep Live mengubah ucapan menjadi catatan terorganisir
  • Pelanggan AI Plus, Pro, Ultra dapat akses pertama; Docs Live khusus Pro dan Ultra
  • Pelanggan bisnis menyusul segera; peluncuran bertahap berdasarkan umpan balik

Telset.id – Google akhirnya meluncurkan fitur percakapan suara berbasis AI yang sebelumnya dipratinjau pada Mei lalu. Kini pengguna dapat berinteraksi dengan aplikasi Workspace seperti Gmail dan Google Docs menggunakan suara, bukan hanya mengetik.

Fitur yang didukung model Gemini Audio ini tidak sekadar dikte sederhana. Teknologi tersebut mampu memahami maksud pengguna dan mengambil informasi yang relevan dari berbagai aplikasi. Peluncuran perdana mendukung fungsi ‘Live’ di Gmail, Docs, dan Keep, dengan rencana perluasan bertahap seiring penyempurnaan teknologi berdasarkan umpan balik pengguna.

Yulie Kwon Kim, Product VP Google Workspace, merangkum kemampuan baru ini: “Whether searching your inbox, organizing your thoughts, or brainstorming, the new capabilities in Gmail, Docs, and Keep let you do it all conversationally.”

Kemampuan Gmail Live dan Docs Live

Pada Gmail Live, pengguna dapat mengajukan pertanyaan seperti dari gerbang mana sebuah penerbangan berangkat atau apa yang terjadi di sekolah anak selama seminggu. Model AI tersebut diharapkan mampu membaca dan mengambil informasi tanpa pengguna harus mencari email secara manual.

Sementara untuk Docs Live, fokus utamanya adalah menghasilkan dokumen melalui perintah bahasa alami. Google memberikan contoh pengguna yang memberikan ‘brain dump’ atau curahan pikiran kepada Gemini, yang kemudian mengorganisir gagasan tersebut menjadi draf terstruktur. Alat ini juga dapat menarik informasi dari aplikasi Workspace lain seperti Google Drive, Gmail, dan internet.

Laptop menampilkan Gemini dengan ikon Gmail, Drive, Photos, NotebookLM dan Flow mengambang di sekitarnya

Fitur Keep Live menawarkan fungsionalitas serupa, yaitu mengubah ucapan menjadi catatan terorganisir, bukan sekadar mentranskripsikan pikiran pengguna kata demi kata.

Pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra mendapatkan akses pertama ke Gmail Live dan Keep Live mulai sekarang. Sementara itu, Docs Live terbatas untuk pelanggan Pro dan Ultra, tanpa akses bagi anggota Plus. Pelanggan bisnis juga dijadwalkan menerima pembaruan ini dalam waktu dekat.

Peluncuran ini menandai langkah signifikan Google dalam mengintegrasikan interaksi suara cerdas ke dalam produktivitas harian. Dengan kemampuan memahami konteks dan mengambil informasi dari berbagai sumber, fitur ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dokumen dan email mereka.

Google tampaknya belajar dari berbagai pengalaman industri, termasuk keputusan perusahaan lain yang membatalkan rencana besar. Seperti Apple yang membatalkan rencana migrasi layanannya, Google memilih pendekatan bertahap dengan meluncurkan fitur secara terbatas terlebih dahulu.

Pendekatan bertahap ini memungkinkan Google menyempurnakan teknologi berdasarkan umpan balik pengguna dan kasus penggunaan nyata sebelum peluncuran yang lebih luas. Strategi serupa juga terlihat ketika perusahaan teknologi besar mengevaluasi ulang inisiatif AI mereka, seperti yang dialami Meta dalam proyek AI mereka.

Ke depannya, pengguna dapat mengharapkan perluasan fungsionalitas seiring Google terus mengembangkan teknologi ini. Namun, belum ada informasi resmi mengenai jadwal ketersediaan untuk seluruh pengguna atau pasar Indonesia.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.