📑 Daftar Isi

Écoute TH2 headphone bervalve dengan warna nickel di atas latar abu-abu

Écoute TH2 Hadir, Headphone Tabung Vakum dengan Suara Lebih Matang

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Écoute TH2 hadir sebagai penyempurnaan headphone bervalve dengan kualitas suara lebih baik
  • Redesain ruang resonansi memperbaiki bass dan pelapisan pelindung diperkuat
  • Noise cancellation dan kenyamanan pemakaian ditingkatkan
  • Konektivitas Bluetooth 5.3, USB-C, dan 3.5mm, plus dukungan amplifier eksternal
  • EQ diterapkan langsung ke DSP untuk penyesuaian lebih detail
  • Harga US$999/£999/AU$1.446 (fabric), £1.099 (leather), dijual November

Telset.id – Écoute TH2 resmi diperkenalkan sebagai penyempurnaan headphone bervalve pertama dari brand audio asal Inggris tersebut, dengan janji kualitas suara yang lebih baik, fitur noise cancellation yang ditingkatkan, serta kenyamanan pemakaian yang lebih mulus. Langkah ini menjadi kelanjutan dari gebrakan Écoute pada Januari 2025, ketika mereka memasang valve amp ke dalam headphone untuk menghadirkan cita rasa hi-fi analog. Kini, Écoute TH2 datang dengan sejumlah perbaikan yang menyasar langsung pengalaman mendengarkan penggunanya.

Yang paling penting dari kehadiran Écoute TH2 adalah peningkatan kualitas suara. Brand tersebut tidak mengubah komposisi dasar headphone-nya, melainkan melakukan sejumlah penyesuaian dan perbaikan. Salah satunya lewat redesain ruang resonansi (resonance chamber) yang diklaim mampu memperbaiki bass, serta pelapisan pelindung (shielding) yang diperkuat untuk menghindari gangguan terhadap desain valve analog. Perubahan ini menyasar siapa pun yang menginginkan karakter suara hangat khas tabung vakum tanpa harus mengorbankan kestabilan sinyal.

Perlu diketahui, valve amp sendiri merupakan teknologi yang lebih tua dibanding penguat digital. Meski demikian, teknologi ini tetap digemari para audiophile karena sifatnya yang analog, sehingga menghasilkan suara hangat dan natural, sekaligus tetap menawarkan berbagai keunggulan penguat digital. Pada perangkat hi-fi kebanyakan, valve berukuran besar dan rapuh. Écoute memilih pendekatan berbeda dengan memakai NuTube 6P1 yang lebih kecil dan ringan, sehingga tabung tidak mudah pecah dan bobot headphone tetap terkendali.

The Écoute TH2 in Nickel on a gray background.

Konektivitas Lengkap dan Penyesuaian EQ yang Lebih Presisi

Écoute TH2 terhubung melalui Bluetooth 5.3, USB-C, dan tentu saja konektor 3.5mm. Headphone ini bahkan tetap bisa dipakai bersama amplifier eksternal jika pengguna lebih memilih tidak menggunakan teknologi bawaan yang sudah dibayar. Satu keunggulan lain terletak pada pengaturan EQ: perubahan yang dilakukan pengguna diterapkan langsung ke DSP, bukan sekadar menimpa dengan perubahan menyeluruh. Hasilnya, pengguna memperoleh keleluasaan untuk melakukan penyesuaian suara yang lebih detail dan bernuansa.

Dari sisi desain, Écoute juga melakukan perubahan untuk mengurangi kemungkinan gangguan mikrofonik pada valve. Fitur noise cancellation yang ditingkatkan dan kenyamanan pemakaian yang lebih baik melengkapi rangkaian pembaruan pada Écoute TH2. Semua penyesuaian ini menegaskan posisi Écoute sebagai brand yang mencoba mempertemukan teknologi tabung vakum klasik dengan kebutuhan headphone modern.

Harga Écoute TH2 dan Ketersediaan

Peningkatan yang dibawa Écoute TH2 tentu berbanding lurus dengan banderolnya. Headphone ini dibanderol US$999 / £999 / AU$1.446 untuk versi tali kain (fabric band). Jika menginginkan opsi tali kulit (leather), harganya lebih mahal lagi, yakni £1.099 di Inggris, sementara harga di wilayah lain belum diketahui. Kedua varian dijadwalkan mulai dijual pada November.

Dengan harga tersebut, Écoute TH2 jelas bukan headphone murah. Namun bagi kalangan audiophile yang menghargai karakter suara analog dan fleksibilitas penyesuaian EQ, tawaran ini menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. Bagi Anda yang ingin memantau perkembangan perangkat audio dan gadget lain, informasi seputar perangkat Alexa baru bisa menjadi referensi tambahan.

Sebagai gambaran pasar, sejumlah headphone dengan fitur noise cancellation dari brand lain juga menjadi pembanding di segmen ini. Beberapa di antaranya seperti Sony WH-1000XM6, Bose QuietComfort Headphones, hingga opsi terjangkau seperti 1More Sonoflow Pro HQ51 dan Soundcore Q30 kerap masuk dalam daftar rekomendasi. Bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi aplikasi pendukung, ada juga pembahasan soal dukungan Android Auto yang bisa menambah wawasan.

Kehadiran Écoute TH2 menegaskan bahwa pendekatan valve amp pada headphone masih punya ruang di pasar audio premium. Dengan redesain ruang resonansi, pelapisan pelindung yang diperkuat, serta penerapan EQ langsung ke DSP, Écoute berupaya menjawab kebutuhan audiophile yang menginginkan suara hangat dan natural tanpa kehilangan kendali atas detail. Bagi yang penasaran dengan tren teknologi lain, ulasan soal Meta Muse bisa menjadi bacaan pelengkap.

[ META_DESCRIPTION ]
Écoute TH2 resmi diperkenalkan dengan kualitas suara lebih baik, noise cancellation meningkat, dan bass yang diperbaiki. Cek harga dan tanggal jualnya di sini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.