Telset.id ā CyberGhost merilis pembaruan untuk aplikasi iOS-nya dengan membangun ulang daftar server dari awal. Perubahan ini menjadi pembaruan iPhone paling signifikan dari CyberGhost dalam beberapa waktu terakhir, dan menyasar bagian aplikasi yang paling sering disentuh pengguna setiap kali memilih lokasi koneksi.
Menurut catatan rilis yang dikutip TechRadar, daftar server kini terbagi ke dalam tiga tab terpisah, yaitu Browse (All), Streaming, dan Favourites. Pengguna dapat mencari negara atau kota mana pun secara instan, sementara tampilan gulir dan animasi di seluruh aplikasi telah dihaluskan. Pembaruan ini menyasar friksi yang dirasakan pengguna sehari-hari, yakni menemukan server yang tepat dengan cepat.
CyberGhost sendiri bukan bagian dari daftar layanan VPN terbaik versi TechRadar saat ini. Meski demikian, layanan ini tetap disebut sebagai salah satu pilihan tercepat dan paling andal untuk streaming, sehingga penyempurnaan pada pengalaman harian tetap dinilai positif.
Langkah CyberGhost ini juga mencerminkan apa yang terjadi di layanan lain. Private Internet Access, layanan lain yang berada di bawah naungan Kape, baru-baru ini memecah keheningan panjang dengan gelombang peningkatan aplikasi dan jaringan. Anda bisa menyimak iPhone 18 Pro untuk melihat bagaimana pembaruan perangkat lunak menjadi sorotan di ekosistem Apple.
Perubahan Inti di Aplikasi iOS CyberGhost
Perubahan utama bersifat struktural. Alih-alih menampilkan satu daftar panjang yang harus digulir, pemilih server kini dipisah menjadi tiga tab. Tab Browse menampung seluruh negara, Streaming menghadirkan server yang dioptimalkan untuk platform seperti Netflix, dan Favourites menyimpan lokasi yang telah ditandai pengguna.
Sebuah kolom pencarian baru ditempatkan bersebelahan dengan tab-tab tersebut. Pengguna dapat mengetik nama negara atau kota dan langsung melompat ke lokasi tersebut, tanpa perlu menggulir seluruh daftar. Konteksnya, CyberGhost menyediakan server di 100 negara, sehingga pintasan ini disebut sebagai fitur yang sangat dibutuhkan.

Pembaruan ini tergolong pembaruan kualitas hidup, bukan peluncuran fitur baru. Sasaran utamanya adalah mengurangi hambatan yang dialami mayoritas pengguna setiap hari. Memisahkan server streaming ke tab tersendiri dinilai sangat berguna mengingat rekam jejak CyberGhost dalam membuka akses layanan yang diblokir, sementara pencarian instan menghapus keraguan ketika pengguna membutuhkan kota tertentu untuk konten lokal.
Perlu dicatat, pembaruan ini tidak menyentuh perangkat privasi. Kebijakan no-logs CyberGhost terakhir kali diaudit secara independen oleh Deloitte pada 2024.
Baca Juga:
Cara Menggunakan Fitur Baru
Setelah memperbarui aplikasi iPhone, pengguna dapat mengetuk area lokasi di layar utama untuk membuka daftar server yang telah dibangun ulang. Gunakan tab di bagian atas untuk berpindah antara Browse, Streaming, dan Favourites, atau ketuk kolom pencarian untuk menemukan negara atau kota berdasarkan nama.
Untuk menyimpan sebuah lokasi, ketuk ikon bintang di sebelahnya dan lokasi tersebut akan muncul di bawah Favourites pada waktu berikutnya. Alur ini menjadikan pemilihan server sebagai proses yang lebih singkat dibandingkan sebelumnya.

Dari sisi positioning, CyberGhost disebut sebagai VPN populer yang cocok untuk pemula. Sebagai bagian dari konglomerat Kape, layanan ini dinilai kurang inovatif dan memiliki sistem batas perangkat yang menjengkelkan, sehingga belum masuk ke daftar pilihan utama TechRadar. Namun kecepatan dan kemampuan membuka akses yang mengesankan membuatnya tetap menjadi pilihan andal bagi pengguna streaming dan gamer.
Langganan CyberGhost dimulai dari setara 2,19 dolar AS per bulan, dengan garansi uang kembali selama 45 hari. Bagi pengguna yang mempertimbangkan perangkat Apple lain, perbandingan seperti A20 Pro bisa menjadi konteks tambahan soal performa perangkat.
Pembaruan ini menegaskan bahwa persaingan layanan VPN kini tidak hanya soal jumlah server atau protokol, tetapi juga soal seberapa cepat pengguna bisa menemukan lokasi yang mereka butuhkan. CyberGhost memilih membenahi bagian yang paling sering disentuh pengguna, bukan menambah deretan fitur baru.





Komentar
Belum ada komentar.