Telset.id – Pemilik Skullcandy Dime 3 dengan firmware versi 1.0.0.28 berisiko mengalami pembajakan koneksi dan perekaman audio mikrofon secara diam-diam, karena celah Bluetooth CVE-2025-20701 tidak dapat ditambal pada unit yang sudah beredar. Peringatan ini disampaikan Carnegie Mellon University’s CERT Coordination Center setelah earbuds tersebut menerima permintaan pairing dari perangkat asing tanpa interaksi apa pun dari pemiliknya.
Advisory yang membahas Dime 3 ditulis oleh Bob Kemerer dari CERT/CC dan memberi kredit kepada peneliti independen Jacob Nowak. Nowak mempublikasikan temuannya ke milis Full Disclosure pada awal Agustus setelah menguji kerentanan tersebut pada perangkat yang ia miliki sendiri.
Dalam kondisi ini, ikatan atau bond yang terbentuk antara earbuds dan perangkat penyerang bersifat permanen. Satu-satunya tanda yang diterima pemilik adalah notifikasi suara “new device paired” yang baru terdengar setelah proses pairing selesai. Tidak ada konfirmasi apa pun yang diminta dari pengguna saat permintaan masuk.

Dampak Serangan dan Skor Kerentanan yang Diperdebatkan
Ketika celah ini dieksploitasi, penyerang dapat mengganggu koneksi milik pemilik earbuds, membajak pemutaran audio, hingga menangkap audio mikrofon secara langsung. Dampak tersebut terbatas pada apa yang bisa diakses oleh earbuds, tetapi menurut advisory, hal itu tetap cukup untuk menimbulkan kekacauan.
Dalam skenario teoretis yang ekstrem, penyerang bahkan bisa menyamar sebagai headset dan menarik kontak, riwayat panggilan, hingga mengirimkan perintah hands-free ke smartphone yang sudah dipasangkan. Namun skenario tersebut menuntut keahlian teknis tinggi, posisi penyerang dalam jarak beberapa meter dari korban, serta koneksi Bluetooth yang aktif di smartphone pasangan.
Skullcandy bergerak cepat menangani masalah ini dengan merilis firmware versi 1.0.0.30 sebagai perbaikan. Sayangnya, patch tersebut tampaknya hanya menyasar unit yang baru diproduksi. CERT mencatat tidak ada metode yang dapat diakses konsumen untuk memperbarui unit lama ke firmware terbaru, karena Dime 3 disebut tidak memiliki dukungan melalui aplikasi pendamping, sebagaimana ditunjukkan dalam ulasan Tom’s Guide.
Produk tanpa jalur pembaruan yang bisa diakses pengguna pada dasarnya membuat cacat perangkat lunaknya, termasuk masalah keamanan, bertahan selamanya bagi mereka yang membeli unit lebih awal. Situasi ini berbeda dengan langkah Apple yang baru-baru ini memperbaiki celah keamanan pada Beats Studio Buds.
Baca Juga:
Kerentanan dasar CVE-2025-20701 sendiri bukan hal baru dan bukan buatan Skullcandy. Celah ini merupakan satu dari tiga kerentanan yang diungkapkan Dennis Heinze dan Frieder Steinmetz dari firma Jerman ERNW pada Juni 2025 di konferensi TROOPERS di Heidelberg. Ketiganya memengaruhi sistem Bluetooth system-on-chip dari Airoha yang berbasis di Taiwan.

Identifier Bluetooth milik Dime 3 mencantumkan Airoha sebagai vendor chipset-nya. Airoha sendiri telah mengirimkan SDK yang diperbaiki kepada pelanggannya pada Juni 2025 dan menerbitkan buletinnya pada Agustus. Meski demikian, para pemilik earbuds berada dalam situasi yang unik karena perbaikan tersebut tidak sampai ke perangkat yang sudah mereka pegang.
Penilaian Severity dan Batasan Serangan
Tingkat keparahan kerentanan ini masih diperdebatkan. MediaTek yang memiliki Airoha memberinya penilaian relatif rendah, yaitu 6.7. Sementara program pengayaan kerentanan milik CISA kemudian memberinya nilai 8.8 dengan kategori “high”.
Penyerang potensial dibatasi oleh apa yang bisa diakses earbuds karena kerentanan ini pada dasarnya terbatas pada perangkat tersebut. Namun, dengan akses itu saja, seorang penyerang masih dapat menimbulkan kerusakan berarti, termasuk merekam percakapan melalui mikrofon earbuds korban.
Hingga kini, kerentanan tersebut tetap ada meski Skullcandy seharusnya mampu menambalnya. Kurangnya dukungan untuk aplikasi pihak ketiga pada earbuds kelas terjangkau ini membuat celah keamanan tidak dapat ditambal bagi pengguna yang sudah memiliki unit lebih awal.

Bagi pengguna yang menaruh perhatian pada keamanan perangkat sehari-hari, kasus ini menjadi pengingat bahwa jalur pembaruan firmware sama pentingnya dengan spesifikasi perangkat keras. Sejumlah isu keamanan lain juga tengah menjadi sorotan, seperti yang dibahas dalam perombakan Windows 11 dan langkah remap tombol keyboard yang bisa dilakukan pengguna untuk menyesuaikan perangkat mereka.
[ META_DESCRIPTION]
Celah Bluetooth CVE-2025-20701 pada Skullcandy Dime 3 firmware 1.0.0.28 tak bisa ditambal di unit lama. Simak detail temuan CERT/CC dan dampaknya.





Komentar
Belum ada komentar.