Telset.id ā Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max akhirnya muncul di daftar ritel Eropa jelang debut internasionalnya, dengan harga premium dan kapasitas baterai yang lebih kecil dibanding versi China. Pengecer asal Italia, Epto, lebih dulu mencantumkan kedua ponsel tersebut lengkap dengan harga, warna, dan spesifikasi yang akan diterima konsumen Eropa.
Kemunculan listing ini menjadi sinyal kuat bahwa Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max akan segera menyapa pasar global. Xiaomi sendiri sebelumnya telah memperkenalkan kedua perangkat di China pada September dan sehari kemudian mengonfirmasi bahwa keduanya akan dipasarkan secara global. Kini, calon pembeli di Eropa bisa melihat gambaran harga sebelum pengumuman resmi dilakukan.
Dalam daftar Epto, Xiaomi 18 Pro dibanderol ā¬1.398,90 untuk varian 12GB RAM dan 256GB penyimpanan, serta ā¬1.591,90 untuk varian 12GB RAM dan 512GB penyimpanan. Sementara itu, Xiaomi 18 Pro Max hanya tersedia dalam satu konfigurasi, yakni 12GB RAM dan 512GB penyimpanan, dengan harga ā¬1.783,90. Beberapa listing Pro Max dalam warna putih dan Velvet Red dengan nomor model berbeda tercatat sedikit lebih murah, yaitu ā¬1.761,90.
Baca Juga:

Baterai Eropa Lebih Kecil, Chipset Tetap Sama
Yang paling mencolok dari listing ini adalah konfirmasi bahwa unit Eropa membawa baterai lebih kecil dibanding versi China, sesuai bocoran yang beredar pekan lalu. Xiaomi 18 Pro untuk pasar Eropa memiliki baterai 6.000 mAh dengan pengisian daya kabel 90W, turun dari 7.000 mAh dan 100W di versi China. Adapun Xiaomi 18 Pro Max turun dari 8.500 mAh menjadi 7.050 mAh, tetapi tetap mempertahankan pengisian daya 100W.
Epto juga mencantumkan daya tahan 66 jam dan 70 jam per siklus untuk masing-masing perangkat, serta rating 1.000 siklus pengisian untuk keduanya. Meski kapasitas baterai berkurang, sektor dapur pacu tidak berubah. Xiaomi 18 Pro tetap mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max memakai Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Keduanya menjalankan HyperOS 4.

Konsistensi chipset ini sejalan dengan jejak yang sebelumnya terlihat di platform benchmark. Sebelumnya, Xiaomi 18 Pro Max Global juga telah muncul di Geekbench AI dengan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, memperkuat indikasi bahwa varian global tidak mengalami perubahan pada otak perangkatnya.
Pilihan Warna Eropa Berbeda dari China
Menariknya, kedua ponsel tercatat tersedia dalam warna hitam, putih, dan Velvet Red di Eropa. Kombinasi ini berbeda dari pasar China, di mana warna standar mencakup hitam, putih, pink, dan blue, sementara merah hanya tersedia sebagai Transparent Special Edition dengan 16GB RAM dan 1TB penyimpanan. Dengan demikian, Eropa tampaknya mendapatkan opsi merah reguler dan melewati varian blue serta pink.
Perbedaan warna ini menjadi salah satu alasan konsumen Eropa perlu mencermati spesifikasi sebelum membeli. Xiaomi sendiri dikenal agresif dalam menyusun lini produk di berbagai region, termasuk strategi harga yang kerap berbeda antarwilayah. Bahkan, perusahaan ini pernah menjadi sorotan lewat langkah Iklan di Ponsel demi menekan harga jual di sejumlah pasar.

Soal harga, angka yang dipasang Epto sedikit lebih rendah dibanding bocoran harga awal pekan lalu yang menyebut ā¬1.449 dan ā¬1.849 sebagai harga awal. Meski demikian, kedua perangkat tetap berada di segmen yang jauh dari murah. Perlu dicatat, Epto biasanya mencantumkan harga dengan angka yang tidak lazim seperti ini, sementara harga eceran yang direkomendasikan umumnya berakhiran 49,99 atau 99,99.
Dengan baterai yang lebih kecil, pilihan warna yang berbeda, dan harga yang mendekati ā¬1.400 hingga ā¬1.800, Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max menawarkan paket yang tidak sepenuhnya identik dengan versi China. Bagi konsumen Eropa yang menanti kehadiran resmi kedua ponsel ini, listing Epto setidaknya memberi gambaran awal mengenai apa yang akan mereka terima begitu Xiaomi mengumumkan ketersediaan globalnya.







Komentar
Belum ada komentar.