šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi pemindaian kode QR untuk pembayaran parkir yang ternyata berbahaya

Waspada Quishing, Penipuan QR Code yang Menguras Rekening

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Kasus penipuan QR code (quishing) menimpa Les Howard yang kehilangan uang setelah memindai kode QR parkir palsu
  • Modus quishing meliputi aplikasi palsu, situs web tiruan buatan AI, dan aplikasi pemindai QR berbahaya
  • Tips aman: gunakan pemindai bawaan kamera ponsel dan aplikasi pemeriksa keamanan QR code
  • IPVanish adalah satu-satunya VPN ternama dengan fitur pemeriksa QR code terintegrasi
  • Harga IPVanish: $14.99/bulan, paket 1 tahun $3.89/bulan, paket 2 tahun $2.49/bulan dengan garansi 30 hari
  • Alat gratis seperti Is This QR Safe dan DNS Checker juga tersedia untuk memeriksa keamanan QR code

Telset.id – Kasus penipuan berbasis QR code atau yang dikenal sebagai quishing kembali memakan korban. Seorang pria bernama Les Howard mengaku kehilangan sejumlah uang setelah memindai kode QR palsu yang dikira untuk pembayaran parkir. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa modus penipuan digital semakin canggih dan mengintai siapa saja.

Les Howard menjadi korban setelah memindai kode QR yang ia temukan di area parkir. Kode tersebut mengarahkannya untuk mengunduh aplikasi dan memasukkan detail kartu kredit. Tanpa disadari, aplikasi tersebut ternyata palsu, dan pelaku berhasil menguras uang dari rekeningnya secara bertahap setiap hari. Kisah ini ia bagikan ke BBC sebagai peringatan bagi publik agar lebih waspada terhadap modus quishing.

Modus Operandi Penipuan QR Code

Penipuan QR code memiliki beberapa variasi yang perlu diketahui. Selain modus aplikasi palsu yang dialami Les Howard, pelaku juga kerap menggunakan tautan ke situs web tiruan yang dirancang menyerupai situs asli. Dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), pembuatan halaman web duplikat kini semakin mudah dan meyakinkan. Bahkan, aplikasi pemindai QR itu sendiri bisa menjadi sarana penipuan, karena dapat mengarahkan pengguna ke situs berbahaya atau mencuri data yang dikirimkan.

Meski demikian, bukan berarti kita harus berhenti menggunakan QR code. Justru, kewaspadaan adalah kunci utama. Dua saran terpenting yang bisa diikuti adalah menggunakan pemindai QR bawaan dari aplikasi kamera ponsel, serta memanfaatkan aplikasi pemeriksa keamanan QR code untuk memastikan kode yang dipindai tidak berbahaya. Beberapa alat pemeriksa gratis tersedia secara online, seperti Is This QR Safe dan DNS Checker.

Penting untuk diingat bahwa penipuan digital bukanlah hal baru. Sebelumnya, telah banyak beredar modus serupa yang menargetkan pengguna internet. Misalnya, kasus penjualan anak anjing palsu yang marak terjadi, atau penipuan berkedok tiket Avengers: End Game. Bahkan, penipuan berlangganan Spotify juga pernah menyasar data kartu kredit pengguna. Modus terus berkembang, dan quishing adalah salah satu yang terbaru.

Baca Juga:

Untuk perlindungan ekstra, pengguna bisa mempertimbangkan layanan VPN yang memiliki fitur pemeriksa QR code. IPVanish disebut sebagai satu-satunya penyedia VPN ternama yang menyertakan fitur ini. Alat tersebut terintegrasi dalam aplikasi dan bekerja dengan memindai halaman tujuan dari semua potensi ancaman untuk memastikan keamanannya.

Cara kerja pemeriksa QR code dari IPVanish cukup efektif. Alat ini memuat versi langsung dari halaman tujuan, bukan hanya mengandalkan daftar hitam domain yang mungkin sudah kedaluwarsa. Pemeriksa ini akan mengecek semua aspek halaman untuk mencari konten berbahaya, serta mengikuti setiap pengalihan (redirect) yang mungkin digunakan untuk mengelabui sistem. Jika halaman aman, pengguna akan diarahkan untuk melanjutkan. Sebaliknya, jika terdeteksi berbahaya, pengguna akan diberi peringatan bahwa kode QR tersebut adalah penipuan.

IPVanish sendiri dinilai sebagai VPN yang solid dengan rating 4 bintang. Meski kalah dalam hal jumlah server dan kemampuan membuka blokir layanan streaming tertentu, dari sisi fitur keamanan, termasuk pemeriksaan QR code, produk ini berada di jajaran teratas. Bagi pengguna yang ingin mencoba, IPVanish menawarkan paket bulanan seharga $14.99, namun nilai terbaik ada pada paket 1 tahun ($3.89 per bulan) atau paket 2 tahun ($2.49 per bulan). Kedua paket jangka panjang tersebut disertai jaminan uang kembali 30 hari.

Kisah Les Howard adalah bukti nyata bahwa siapa pun bisa menjadi korban penipuan digital. Rasa malu sering kali membuat korban enggan bercerita, dan hal ini justru menguntungkan para pelaku. Dengan menyebarkan pengalaman pribadi, masyarakat bisa saling memperingatkan dan terhindar dari modus serupa.

Jika hanya membutuhkan alat pemeriksa QR code, pengguna bisa mencoba opsi gratis yang tersedia. Namun, bagi yang juga membutuhkan layanan VPN, IPVanish bisa menjadi pilihan tepat karena menggabungkan kedua fungsi tersebut dalam satu aplikasi.

QR Code scanned via phone

Modus quishing ini mengingatkan kita bahwa kejahatan siber terus berevolusi. Dari sekadar tautan phishing, kini pelaku menggunakan teknologi QR code dan AI untuk menjebak korbannya. Kewaspadaan dan edukasi adalah pertahanan terbaik. Selalu periksa kembali kode QR sebelum memindainya, dan pastikan perangkat Anda memiliki lapisan keamanan tambahan untuk meminimalkan risiko.

Pada akhirnya, keamanan digital adalah tanggung jawab bersama. Berbagi informasi tentang modus penipuan terbaru adalah langkah konkret untuk melindungi orang-orang di sekitar kita. Jangan biarkan rasa malu menghalangi kita untuk melaporkan dan menceritakan pengalaman, karena hal itu bisa menyelamatkan orang lain dari kerugian finansial yang lebih besar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.