Tips Merawat Baterai Smartphone, Jangan Sampai Salah!

Baterai smartphone

Telset.id, Jakarta – Kapasitas baterai menjadi salah satu pertimbangan seseorang kala membeli sebuah smartphone. Semakin besar kapasitas baterai tentu smartphone bisa digunakan lebih lama. Namun perlu juga diketahui tips untuk merawat baterai smartphone agar tetap awet.

Mungkin sebagian dari kita pernah mengalami kehabisan daya smartphone saat berada di luar dan jauh dari colokan listrik. Bayangkan ketika kita sedang memesan transportasi daring atau melakukan panggilan darurat, namun baterai ponsel tiba-tiba ngedrop dan tak ada powerbank.

Tentunya hal ini membuat kita merasa tidak nyaman dan khawatir apabila smartphone segera mati daya. Ketahanan daya baterai smartphone yang cepat habis seringkali membuat kita bertanya-tanya dan menduga ada yang salah pada perangkat.

Seringkali pula kita beranggapan hal tersebut terjadi lantaran kita melakukan pengecasan baterai smartphone dalam waktu yang singkat.

Mungkin juga ada pendapat lain yang mengatakan penyebabnya karena kita melakukan pengecasan dalam intensitas waktu yang cukup sering sehingga menyebabkan kerusakan jangka panjang pada baterai. Kedua anggapan tersebut sebenarnya kurang tepat.

{Baca Juga: 7 Tips Mengatasi Baterai Ponsel Tidak Bisa Dicas}

Faktanya, sebuah laman web dari perusahaan baterai Cadex bernama Battery University (batteryuniversity.com) merinci mengenai baterai lithium-ion di smartphone yang sensitif terhadap versi ‘stres’ mereka sendiri.

Seperti halnya manusia, stres yang berkepanjangan dapat merusak masa pakai baterai ponsel dalam jangka panjang.

Jadi, jika Anda ingin menjaga baterai smartphone tetap awet dan selalu dalam kondisi prima maka perlu mengetahui beberapa tips merawat baterai smartphone berikut ini.

Stop pengisian daya ketika baterai sudah penuh

Sebaiknya Anda tidak membiarkan pengecasan ketika baterai sudah terisi penuh. Tindakan tanpa sengaja membiarkan colokan charger melekat pada smartphone seperti yang dilakukan saat tertidur di malam hari, mungkin bisa berdampak buruk bagi baterai dalam jangka panjang.

Banyak orang beranggapan, mengisi baterai sebaiknya dilakukan ketika akan tidur dan dibiarkan terisi penuh 100% saat pagi hari.

Padahal cara ini tidak tepat, karena saat baterai smartphone terisi penuh maka perangkat sesungguhnya mendapat daya untuk menjaganya tetap 100% dalam posisi charger tetap tercolok.

Hal ini justru membuat baterai dalam keadaan stres dan tegangan tinggi, yang berpotensi mengikis bahan kimia di dalamnya sehingga mengakibatkan baterai cepat rusak atau bocor.

{Baca Juga: Spesifikasi dan Harga HP Terbaru}

Bahkan terdapat kasus dimana perangkat memungkinkan untuk menimbulkan percikan api kemudian terbakar. Biasanya kasus ini terjadi karena konsumen tidak menggunakan adapter charger orisinil.

Charge sebelum daya habis

Tips merawat baterai lainnya, sebaiknya Anda melakukan pengecasan baterai sesegera mungkin ketika daya baterai menipis. Anda tidak perlu menunggu melakukan pengisian ulang daya hingga smartphone mati total atau kapasitas baterai mencapai 0%.

Pengisian baterai dalam kondisi kosong akan memakan waktu lebih lama dibanding saat daya masih tersisa kurang dari setengah. Idealnya, ketika indikator baterai smartphone menunjukkan level sekitar 35% atau 40%, maka segera lakukan pengisian daya. (HR/IF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here