Tips Bermain Low Light di Galaxy A6

Telset.id, Bali – Ada yang menarik di Media Workshop Samsung galaxy A6 dan A6+ kali ini. Samsung menghadirkan seorang street photograpy bernama Bill Satya.

Bagi Bill, street photography memiliki daya tarik tersendiri karena kita berfokus pada subjek/kegiatan yang terjadi di ruang publik dan setiap hasilnya tidak ada yang direkayasa atau dipersiapkan (natural).

Ruang Publik yang dimaksud tidak hanya jalanan, tetapi dalam artian yang luas seperti mall, café, dan lain-lain. Sedangkan yang menjadi subjek, tidak hanya orang saja, melainkan hal yang kerap terjadi diruang publik seperti peristiwa, benda, bayangan, cuaca, dan lainnya.

Bill Satya Street Photography

Bill mengungkapkan, “Untuk membuat konten yang menarik, hal yang utama adalah niat, device, referensi visual, dan up to date dengan hal yang terjadi disekililing kita. Mengenai perangkat memotret, bisa disesuaikan dengan keperluan dan tujuan kita memotret.

Kali ini Bill memberikan arahan bagaimana menggunakan kamera pada Galaxy A6, dimana fitur kameranya memiliki resolusi 16 MP (f1.7) + 5 MP (f1.9) dilengkapi juga dengan fitur Live Focus menghasilkan foto bokeh dalam satu langkah, bahkan dapat disesuaikan saat mengambil gambar atau sesudahnya.

Selain itu kamera ini memiliki kemampuan Low Light yang setara dengan kamera smartphone premium Samsung.

Menurut Bill Satya, fitur Low Light tidak hanya bisa difungsikan untuk memotret di malam hari saja.

Namun fitur Low Light juga bisa digunakan untuk kondisi minim cahaya di siang hari, bahkan sangat mungkin digunakan untuk mengambil foto pemandangan, atau close-up objek sekalipun.

“Anda bisa berkreasi untuk mendapatkan konten foto yang maksimal sesuai dengan hasil yang Anda inginkan dengan mengatur Low Light secara manual.

Pilih sendiri Aperture, ISO, dan White Balance sesuai dengan tone foto yang kita inginkan,” tambah Bill.

Low Light photography adalah pemotretan yang dilakukan dalam kondisi minim cahaya. Dengan demikian, kecepatan rana (shutter speed) yang diperlukan biasanya lebih lambat daripada kecepatan yang biasanya diafragma yang diperlukan pun kadang sangat besar (misalnya 2,0-1.8) untuk mendapatkan kecepatan rana memadai. Demikian pula ISO yang dipakai umumnya minimal ISO 400.

Selain menggunakan fungsi auto, Bill juga membagikan ilmu memotret Low Light dengan menggunakan mode ‘Pro’, sebagai berikut:

1.Gunakan fitur manual (mode ‘Pro’) pada Galaxy A6|A6+.
2.Apabila gemar memotret landscape gunakan tripod tambahan agar waktu pengambilan gambar lebih stabil.
3.Gunakan ukuran aperture sebesar mungkin.

4.Gunakan ISO semaksimal mungkin.
5.Setting white balance sesuai dengan kondisi spot foto

Yang tak kalah penting adalah eksplorasi angle dan konsep yang menarik untuk ditampilkan di konten foto. Bixby Vision pada Galaxy A6|A6+ memberikan pilihan Text, Image, Place, dan QR Code. Ketika sedang berpergian ke suatu tempat baru, Bixby Vision ‘Place’ dan ‘Image’ membantu kita memberikan referensi dari objek foto yang kita ambil. Referensi gambar yang ditampilkan oleh Bixby Vision, bisa kita gunakan untuk eksplorasi dan mencari inspirasi angle
dan konsep foto yang menarik. (MS)

Berikut Beberapa Foto Yang dijepret Bill Setya:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here