Solarin, Smartphone Standar Militer Berharga Rp 190 Juta

Telset.id, Jakarta – Sirin Labs mengembangkan smartphone bernama ‘Solarin’ dan dijual seharga Rp 190 juta. Smartphone yang dibanderol dengan harga yang sangat mahal ini memiliki keistimewaan, karena menggunakan standar militer. Apa saja keistimewaannya?

Jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy S7 Edge maupun LG G5, spesifikasi Solarin dari segi performa hardware terbilang masih kalah. Padahal harga Smartphone Solarin ini dipatok lebih mahal dibanding kedua smartphone tersebut.

Sangat jelas peruntukan smartphone ini menyasar ke kalangan pebisnis internasional yang lebih mementingkan keamanan. Keamanan? Ya, Solarin memang menawarkan fitur keamanan yang diklaim memenuhi standar militer.

Solarin menggunakan teknologi enkripsi komunikasi kelas militer, sehingga sangat sulit untuk ditembus dan sangat aman terhadap serangan hacking atau penyadapan.

Kalau dilihat dari spesifikasinya, Solarin hanya membawa memori internal berkapasitas 128 GB, RAM 4 GB dan memakai chipset Qualcomm Snapdragon 810. Smartphone ini menggunakan 5 antena dan 24 jaringan untuk LTE. Dan mampu menembus kecepatan data hingga 4,6 Gbps.

Ukuran layarnya berukuran 5.5 Inches, dan dibuat dengan cover belakang berbahan kulit yang dikatakan buatan dari Italia. Kamera belakangnya sendiri menggunakan resolusi 23,8 MP.

Ada fitur sensor sidik jari dan saklar keamaan khusus, yang berfungsi ketika Anda melakukan pembicaraan bersifat pribadi dan tidak boleh ada orang yang tahu maka gerakkan saklar keamanan khusus yang ada pada bagian belakang.

Setelah saklar keamanan khusus menyala atau aktif maka pembicaraan yang sedang dilakukan akan sangat aman. Hal ini seperti diklaim oleh pembuatnya yakni Sirin Labs.

Jika dilihat dari harga yang ditawarkannya, memang terbilang sangat mahal apalagi bagi orang yang tidak terlalu mementingkan soal keamanan datanya sendiri.

Namun bagi para pebisnis professional yang sangat mementingkan data dan privasinya, harga tersebut terbilang sebanding, karena akan sangat berbahaya jika data mereka bisa diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab. (MS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -