Telset.id ā Titik oranye kecil di sisi paling kiri layar Samsung Galaxy Watch ternyata bukan gangguan atau bug, melainkan indikator notifikasi yang belum dibaca. Indikator ini muncul di sepanjang sejarah lini Galaxy Watch, termasuk pada model terbaru seperti Galaxy Watch 8, Galaxy Watch 9, dan Galaxy Watch Ultra 2. Titik tersebut akan tetap berada di watch face sampai semua notifikasi yang belum terbaca sudah dibuka, dan baru setelah itu indikator akan hilang dengan sendirinya.
Keberadaan titik oranye ini menjadi salah satu ciri khas wearable Samsung yang sering membingungkan pengguna baru, terutama mereka yang baru beralih ke jam tangan digital atau pindah dari merek lain. Meski terlihat sepele, indikator ini dirancang sebagai cara minimalis Galaxy Watch menyampaikan informasi penting tanpa memenuhi layar yang berukuran kecil.
Arti Titik Oranye dan Titik Merah
Dilansir dari Engadget, titik oranye pada Galaxy Watch berfungsi sebagai penanda notifikasi yang belum dibaca. Selama masih ada pesan atau pemberitahuan yang belum dibuka, titik ini akan terus tampil di layar jam. Jika warna titik berubah menjadi merah, artinya ada pesan mendesak yang sebaiknya segera diperiksa.

Menurut sumber tersebut, titik oranye umumnya bersifat wajar dan tidak berbahaya. Namun, pengguna yang merasa indikator ini mengganggu bisa mematikannya kapan saja. Caranya cukup sederhana, yakni masuk ke Settings, lalu pilih Notifications, kemudian Advanced Settings, dan matikan opsi New notification indicator on watch face.
Alternatif lain adalah menonaktifkannya lewat ponsel Samsung yang terhubung dengan jam. Pengguna tinggal membuka aplikasi Wearable, masuk ke Watch Settings, pilih Notifications, lalu Advanced notification settings, dan matikan opsi New notification indicator on watch face. Dengan begitu, layar jam tidak lagi menampilkan titik oranye meski masih ada notifikasi yang belum dibaca.
Baca Juga:
Simbol Lain di Layar Galaxy Watch
Titik oranye bukan satu-satunya simbol yang muncul di layar Galaxy Watch. Sumber yang sama menyebut bahwa sejumlah ikon lain bisa muncul di bagian atas dan bawah layar jam, dan semuanya berfungsi menghemat ruang pada layar wearable yang mungil.

Di bagian atas layar, pengguna mungkin melihat ikon telepon dengan garis miring yang menandakan jam telah kehilangan koneksi Bluetooth dengan ponsel. Ada pula ikon persegi panjang dengan gambar awan di tengahnya, yang menunjukkan jam terhubung ke ponsel melalui data seluler atau Wi-Fi alih-alih Bluetooth. Selain itu, ikon gembok menandakan jam sedang terkunci dan memerlukan kata sandi atau PIN untuk membukanya.
Sementara di bagian bawah layar, ikon not balok berwarna biru bisa muncul untuk memberi tahu apakah ada aplikasi yang sedang memutar musik, termasuk saat musik sedang dijeda. Ikon ini bisa diketuk untuk mengontrol audio tersebut. Di posisi yang sama, ikon telepon berwarna hijau dapat muncul ketika jam atau ponsel yang terhubung sedang digunakan untuk panggilan.
Memahami berbagai indikator ini penting agar pengguna tidak salah mengira jam sedang bermasalah. Bagi sebagian pengguna, notifikasi yang menumpuk di pergelangan tangan justru bisa mengganggu aktivitas harian, sehingga pengaturan notifikasi menjadi hal yang perlu diperhatikan. Pendekatan serupa juga diterapkan sejumlah aplikasi pesan dalam mengelola notifikasi, seperti terlihat pada uji Restricted Chat yang tengah dikembangkan WhatsApp.
Pengaturan notifikasi yang rapi di perangkat wearable maupun aplikasi pesan sejalan dengan tren kontrol pengguna yang makin diperhatikan pengembang. WhatsApp, misalnya, juga menyiapkan fitur pengawasan interaksi remaja melalui kontrol orang tua, sementara di sisi lain ada pula Guest Calling yang memungkinkan panggilan tanpa akun.
Bagi pemilik Galaxy Watch, titik oranye tetap menjadi penanda sederhana bahwa ada notifikasi yang menunggu untuk dibaca. Indikator ini bisa dibiarkan aktif sebagai pengingat, atau dimatikan lewat pengaturan jam maupun aplikasi Wearable di ponsel Samsung jika dinilai terlalu mengganggu tampilan watch face.








Komentar
Belum ada komentar.