Telset.id, Jakarta – LinkedIn mengumumkan 10 kata yang terlalu sering dituliskan atau biasa disebut “buzzwords” oleh profesional Indonesia di media sosial tersebut pada tahun 2016.
Selama 6 tahun berjalan, LinkedIn secara rutin menyusun dan menganalisis 10 kata atau “frase” yang paling sering digunakan oleh profesional di LinkedIn selama 12 bulan terakhir.
Data terbaru menunjukkan bahwa mayoritas profesional di Indonesia mencoba untuk menunjukkan keistimewaan mereka dengan menuliskan keahlian yang spesifik dan kepemimpinan. “Specialized” dan “Leadership” merupakan dua kata teratas pada daftar buzzwords pada 2016. Kondisi ini berbeda dari tahun sebelumnya, di mana kata “Creative” dan “Motivated” menduduki peringkat 2 teratas.
Selain “Specialized” dan “Leadership”, kedelapan kata lainnya yang juga kerap disebut dan menempati daftar teratas buzzwords pada 2016 lalu adalah Passionate, Experienced, Responsible, Strategic, Creative, Expert, Focused, dan Certified.
“Memiliki personal brand online yang kuat adalah kunci untuk membuka berbagai peluang di masa depan, terlebih lagi di awal tahun ketika banyak yang ingin mendapatkan pekerjaan baru hingga kesempatan untuk melakukan kegiatan sosial yang bermakna. Karena itu, penting bagi seseorang untuk terlihat menonjol dan istimewa dibanding yang lain tanpa terlihat terlalu membesarkan ataupun merendahkan diri,” kata Roger Pua, Senior Director, Corporate Communications for Asia Pacific, LinkedIn dalam keterangan resmi, Rabu (1/2/2017).
Roger menambahkan, memperbarui profil LinkedIn dengan menambahkan berbagai prestasi dan kemampuan baru yang didapat, merupakan tindakan yang bermanfaat dan membuat pengguna menonjol. Namun, jangan terjebak dengan kata-kata.
“Meskipun kata-kata yang umum dapat memudahkan Anda, namun kenyataannya hal tersebut tidaklah efektif untuk merefleksikan keistimewaan Anda sebagai profesional, terlebih ketika semua orang menuliskan kata yang sama,” katanya.
Untuk membantu pengguna memperkuat personal brand online mereka, LinkedIn bekerjasama dengan Chrisopher Sandford, seorang penulis buku biografi terlaris, yang terbiasa untuk mengartikulasi atau menilai prestasi orang lain berbagi tips untuk meningkatkan kualitas profil LinkedIn tahun ini. Nah, beberapa tips berikut adalah contohnya.
1. Perhatikan Bahasamu
Ringkasan profil adalah hal pertama yang diperhatikan oleh orang dan inilah yang membuat orang tertarik untuk membaca informasi lebih lanjut tentang Anda. Curi perhatian mereka dengan cerita yang unik, kalimat pendek, hingga penggunaan tanda baca dengan efektif, contohnya ‘Musik adalah cinta pertama saya’. Ingat untuk selalu memikirkan reaksi pembaca ketika membaca ringkasan Anda.
2. Lugas dalam menjelaskan
Anda berbicara dari sudut pandang orang ketiga ketika di dalam dunia profesional? Jangan! Hal tersebut tidak menarik. Gunakan nada yang lugas, tegas, dan jelaskan diri Anda dari sudut pandang orang pertama. Jangan malu menunjukkan kepribadian dan karakter Anda. Hindari istilah atau jargon khusus yang hanya dimengerti sebagian orang.
3. Pengalaman Anda adalah modal Anda
Tulislah semua pengalaman kerja Anda yang relevan dan jelaskan tugas Anda dengan bahasa sehari-hari. Ini membantu pembaca untuk memahami pengalaman Anda lebih lanjut. Kelengkapan profil lengkap mencerminkan orang yang aktif.
4. Buktikan bukan dengan berkata-kata semata
Tunjukanlah hasil dan prestasi yang nyata di profil, daripada hanya menuliskan kata umum seperti ‘Specialized’ untuk menonjolkan keistimewaan Anda. Hasil presentasi, tulisan, blog, hingga proyek yang di-upload memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kelebihan dan keunikan Anda.




