Telset.id – Synology seri neo+ resmi tersedia di Indonesia, menghadirkan Network Attached Storage (NAS) berperforma tinggi dengan harga awal yang lebih terjangkau. Kehadiran empat model baru ini menjadi jawaban bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan besar tanpa harus menanggung biaya langganan cloud bulanan, terutama di tengah krisis pasokan chip memori global yang ikut memicu kenaikan harga komponen seperti RAM dan SSD.
Krisis pasokan chip memori yang dipicu tingginya permintaan dari industri AI membuat biaya produksi berbagai perangkat elektronik ikut naik, termasuk laptop dan smartphone. Sementara itu, kebutuhan ruang penyimpanan terus bertambah seiring menumpuknya foto, video pribadi, file kerja, dan footage konten di HP serta laptop yang memorinya terbatas. Synology menawarkan NAS sebagai alternatif yang sering luput dari perhatian, yakni perangkat penyimpanan yang terhubung ke jaringan dan berfungsi sebagai cloud pribadi.
Seri neo+ hadir dalam empat pilihan model: DS725neo+ (2-bay), DS925neo+ (4-bay), DS1525neo+ (5-bay), dan DS1825neo+ (8-bay). Keempatnya dibangun di atas platform yang sama dengan seri Plus, lini NAS Synology yang selama ini menjadi andalan para pengguna. Perbedaan utamanya terletak pada memori bawaan, di mana neo+ dibekali RAM 4GB DDR4 SODIMM non-ECC sebagai konfigurasi standar.
Pendekatan ini membuat harga awal seri neo+ lebih terjangkau tanpa memangkas fitur dan performa yang menjadi ciri khas lini Plus. Untuk DS925neo+, misalnya, kecepatan baca dan tulisnya bisa menembus lebih dari 500 MB/s. Seluruh model neo+ juga mendukung peningkatan memori menggunakan modul ECC resmi Synology hingga 32GB, sehingga pengguna bisa memulai dengan konfigurasi yang dibutuhkan sekarang lalu melakukan upgrade saat diperlukan.
Komitmen Synology untuk Solusi yang Lebih Mudah Dijangkau
Bie-I Chu, Executive Vice President, Synology NAS Group, menegaskan bahwa model desktop tetap menjadi jantung dari ekosistem NAS Synology. Menurutnya, di tengah dinamika pasar yang terus berubah, seri neo+ menegaskan komitmen Synology untuk membuat solusi perusahaan lebih mudah dijangkau. Pelanggan bebas menyesuaikan hardware dengan anggaran saat ini, sekaligus tetap punya ruang untuk berkembang ke depannya.
Dari sisi konsumen Indonesia, Clara Hsu, Indonesia Country Manager di Synology, menyebut pihaknya melihat semakin banyak konsumen yang lebih selektif sebelum membeli perangkat teknologi. Lewat seri neo+, Synology ingin menghadirkan pilihan NAS dengan biaya awal yang lebih masuk akal, sehingga pengguna bisa memiliki penyimpanan pribadi yang andal tanpa harus langsung membeli spesifikasi yang belum mereka butuhkan.
Pilihan ini datang di saat yang tepat. Ketika harga perangkat teknologi semakin menjadi pertimbangan, pengguna tentu ingin memastikan produk yang dibeli tidak hanya cukup untuk kebutuhan sekarang, tetapi juga masih bisa digunakan dalam beberapa tahun ke depan. Pola pikir selektif serupa juga terlihat di pasar lain, seperti yang dibahas dalam artikel MacBook Harga Terjangkau yang menyoroti perangkat dengan harga lebih bersahabat.
Satu Perangkat Terpusat untuk Semua Penyimpanan Data
Punya kapasitas penyimpanan besar tentu membantu, tetapi masalah muncul ketika file tersebar di mana-mana. Foto ada di HP, dokumen kerja tersimpan di laptop, sementara footage video memenuhi beberapa hard disk eksternal. Mencari satu file saja kadang memakan waktu karena harus mengecek perangkat satu per satu. Di sinilah NAS berperan sebagai solusi, karena semua file bisa dikumpulkan di satu tempat namun tetap dapat diakses dari berbagai perangkat.
Melalui sistem operasi Synology DiskStation Manager (DSM), seri neo+ dilengkapi berbagai aplikasi yang membuat NAS bukan sekadar tempat menyimpan data:
- Backup Foto dan Video: Lewat Synology Photos, foto dan video dari HP bisa dicadangkan otomatis ke NAS. Saat memori HP mulai penuh, pengguna bisa mengosongkan ruang tanpa kehilangan koleksi foto dan video yang sudah tersimpan aman di NAS.
- Cloud Pribadi: Synology Drive memungkinkan pengguna mengakses dan menyinkronkan file dari Windows, macOS, Android, maupun iOS. Cocok untuk freelancer, fotografer, dan content creator yang sering berpindah perangkat atau bekerja dengan file berukuran besar.
- Backup Perangkat Tanpa Ribet: Active Backup Suite membantu mencadangkan data dari berbagai perangkat dan sistem, mulai dari komputer Windows, macOS, Linux, hingga mesin virtual dan layanan cloud tertentu. Jika perangkat bermasalah, data yang sudah dicadangkan tetap bisa dipulihkan.
- Sistem CCTV: Dengan Surveillance Station, NAS bisa berfungsi sebagai Network Video Recorder (NVR). Rekaman CCTV dapat disimpan langsung di NAS, sehingga pengguna memiliki kendali atas penyimpanan rekaman tanpa bergantung sepenuhnya pada layanan cloud pihak ketiga.
Dari sisi hardware, semua model sudah dilengkapi port 2.5GbE untuk transfer file besar yang lebih cepat dan slot M.2 untuk SSD cache. Kapasitas penyimpanan bisa ditambah dengan unit ekspansi DX525. Khusus DS1525neo+ dan DS1825neo+, tersedia slot PCIe 3.0 untuk kartu jaringan opsional 10GbE atau 25GbE.
Baca Juga:
Perlu dicatat, seri terbaru neo+ tidak menggantikan seri Plus. Keduanya hadir berdampingan, sehingga konsumen punya lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran masing-masing. Strategi menghadirkan opsi lebih terjangkau tanpa menghilangkan lini utama ini sejalan dengan pendekatan sejumlah merek yang menawarkan varian harga bersaing, seperti tergambar pada Chery iCaur V25 di segmen otomotif.
Dibandingkan layanan penyimpanan cloud berbasis langganan, NAS menawarkan pendekatan investasi yang berbeda. Pengguna dapat membangun penyimpanan pribadi berdasarkan kapasitas hard disk yang dipilih, tanpa biaya berlangganan bulanan hanya untuk menggunakan kapasitas penyimpanan lokal tersebut. Pendekatan ini menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang memiliki koleksi data dalam jumlah besar dan ingin mengelola pengeluaran penyimpanan dalam jangka panjang.
Melalui NAS seri neo+, Synology memberikan opsi investasi awal yang lebih terjangkau tanpa mengharuskan pengguna mengorbankan fitur utama NAS. Pengguna juga dapat menambah kapasitas maupun meningkatkan konfigurasi perangkat ketika kebutuhan berkembang, sehingga tidak perlu langsung memilih spesifikasi yang jauh melebihi penggunaan saat ini. Dengan demikian, NAS ini tidak hanya menawarkan tambahan ruang penyimpanan, tetapi juga fleksibilitas untuk membangun sistem pengelolaan data pribadi yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Synology seri neo+ kini sudah tersedia di Indonesia melalui berbagai platform e-commerce serta jaringan distributor dan mitra resmi Synology.





Komentar
Belum ada komentar.