Telset.id ā Samsung Galaxy Studio, headphone over-ear kelas atas yang selama ini dirumorkan, kini mulai menunjukkan wujud desainnya lewat dokumen sertifikasi Federal Communications Commission (FCC). Headphone dengan nomor model SMU700 ini disebut sebagai Galaxy Studio dan dijadwalkan meluncur pada awal 2027 bersama seri Galaxy S27.
Kemunculan di situs sertifikasi FCC menjadi sinyal bahwa Samsung tengah mematangkan produk audio kelas atasnya. Bagi pengguna yang menantikan perangkat audio premium dari Samsung, dokumen ini memberikan gambaran awal soal pendekatan desain yang akan dibawa Galaxy Studio.
Menariknya, jadwal peluncuran Galaxy Studio berdekatan dengan peluncuran seri Galaxy S27. Sebagai konteks, Galaxy S27+ baru-baru ini juga kembali mencatatkan sertifikasi 45W, menandakan Samsung sedang menyiapkan lini produk barunya secara paralel.
Desain Earcup Lipat Datar dan Pilihan Warna
Dokumen FCC yang diunggah menyertakan gambar penempatan label regulasi. Dari gambar sebagian tersebut, Galaxy Studio tampak mengusung earcup dengan mekanisme lipat datar atau flat-folding. Desain ini memungkinkan headphone dilipat lebih ringkas saat disimpan atau dibawa bepergian.
Selain itu, dokumen lain yang terkait mengungkap bahwa Galaxy Studio akan tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan beige. Informasi ini menjadi petunjuk pertama soal varian warna yang akan ditawarkan Samsung untuk headphone over-ear kelas atasnya.
Perlu dicatat, informasi yang beredar masih terbatas pada tampilan sebagian dari headphone tersebut. Detail seperti spesifikasi driver, fitur konektivitas, daya tahan baterai, hingga harga belum terungkap dalam dokumen sertifikasi ini.
Baca Juga:
Posisi Galaxy Studio di Lini Produk Samsung
Galaxy Studio disebut sebagai headphone over-ear kelas atas, yang menempatkannya di segmen berbeda dari perangkat audio Samsung yang sudah ada. Nomor model SMU700 yang tercantum di FCC menjadi penanda teknis pertama yang terverifikasi lewat jalur sertifikasi.
Kemunculan perangkat audio ini melengkapi rangkaian produk Samsung yang tengah bersiap hadir. Sebelumnya, sejumlah produk Samsung lain juga mencuat lewat jalur sertifikasi, seperti Galaxy A38 yang dikabarkan mengusung baterai 6.000 mAh. Pola serupa terlihat pada lini wearable Samsung, di mana fitur sleep apnea pada Galaxy Ring kini tersedia di AS.
Di sisi lain, lini chip dan komponen Samsung juga menjadi sorotan lewat isu penyelundupan HBM ke China yang melibatkan memori Samsung. Isu ini menunjukkan bahwa aktivitas Samsung tidak hanya terbatas pada perangkat konsumen, tetapi juga mencakup rantai pasok komponen.
Sertifikasi FCC sendiri merupakan tahapan penting sebelum sebuah perangkat elektronik dipasarkan, khususnya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi frekuensi dan keselamatan. Kehadiran Galaxy Studio di daftar FCC menandakan produk ini sudah memasuki fase pengujian regulasi menjelang peluncuran komersialnya.
Dengan jadwal yang disebut mengarah ke awal 2027, Galaxy Studio masih menyisakan banyak detail yang belum terungkap. Publik perlu menunggu informasi resmi dari Samsung soal spesifikasi lengkap, harga, dan ketersediaan pasar. Untuk saat ini, dokumen FCC menjadi rujukan paling konkret soal keberadaan dan desain awal headphone over-ear Samsung tersebut.





Komentar
Belum ada komentar.