Telset.id – Sonos merilis pembaruan besar untuk aplikasinya yang menghadirkan fitur Presets dan akses awal ke asisten suara AI, sebagai bagian dari upaya memulihkan kepercayaan pengguna setelah redesain aplikasi yang dinilai merugikan pada 2024. Pembaruan ini memungkinkan pengguna membuat preset untuk memutar musik pada volume tertentu di ruangan tertentu, yang akan muncul langsung di homescreen agar pemutaran bisa dimulai dengan cepat.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen CEO Sonos Tom Conrad untuk membalikkan dampak redesain aplikasi 2024. Sebelumnya, Sonos telah meluncurkan pembaruan sistem operasi Sonos 27 pada September dengan kemampuan menghubungkan agen AI ke aplikasi. Kini, perusahaan menambah lapisan fitur baru yang menyentuh pengalaman harian pengguna secara langsung.
Bagi pengguna di Amerika Serikat, Sonos membuka pendaftaran daftar tunggu untuk asisten suara baru pada 6 November, dengan akses mulai diberikan pada 12 November. Asisten tersebut dirancang untuk menjalankan perintah seperti memulai musik, memindahkan pemutaran ke ruangan lain, mengelompokkan dan memisahkan speaker, serta mengatur timer.
Perintah Bahasa Alami dan Fitur Harian Baru
Yang membedakan asisten suara Sonos adalah kemampuannya menangani permintaan yang lebih rumit menggunakan bahasa alami. Sonos mencontohkan perintah seperti “Play the album with a sardine tin on the cover,” atau “Who was the singer at the superbowl? Play their latest album on Hallway.” Pendekatan ini menunjukkan bahwa asisten tidak hanya menerjemahkan perintah teknis, tetapi juga memahami konteks permintaan pengguna.
Selain Presets dan asisten suara, pembaruan aplikasi Sonos juga membawa sejumlah perbaikan antarmuka. Pengguna kini bisa menggeser layar “Now Playing” atau mini player untuk melewati trek, serta menata ulang daftar favorit. Aplikasi Sonos juga dapat bekerja dengan fitur System Health yang eksklusif untuk iOS, yang membantu pengguna mendeteksi masalah pada pengaturan sistem audio mereka.
Baca Juga:
Sonos juga berencana mengizinkan pengguna membuat hingga 10 agen kustom. Rencana ini melengkapi ekosistem fitur AI generatif yang telah diperkenalkan perusahaan pada pembaruan sistem operasi sebelumnya. Dengan begitu, pengguna tidak hanya mengandalkan asisten bawaan, tetapi juga dapat menyesuaikan agen sesuai kebutuhan mereka.
Pembaruan ini menjadi sinyal bahwa Sonos tengah membenahi pengalaman perangkat lunak yang sempat menjadi sorotan. Sejumlah produk perangkat keras terbaru perusahaan, seperti Beam Ultra dan Ace Ultra, juga telah meluncur dengan harga dan fitur yang diumumkan sebelumnya. Kombinasi perangkat keras baru dan pembaruan aplikasi ini memperlihatkan arah Sonos dalam menyatukan kontrol AI dengan antarmuka yang lebih sederhana.
Bagi pengguna di luar Amerika Serikat, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan asisten suara baru ini. Sonos memfokuskan peluncuran awal asisten pada pendaftaran daftar tunggu di AS, dengan akses yang mulai diberikan pada 12 November. Sementara itu, fitur Presets dan sejumlah perbaikan antarmuka menjadi bagian dari pembaruan aplikasi yang dapat dinikmati pengguna secara lebih luas.
Pembaruan ini menegaskan bahwa Sonos tidak hanya mengandalkan peluncuran perangkat keras, tetapi juga memperbaiki fondasi perangkat lunak yang menjadi penghubung utama antara pengguna dan sistem audio mereka. Bagi pengguna yang telah berinvestasi pada ekosistem Sonos, kemampuan mengatur preset, menggeser trek dengan cepat, dan memanfaatkan fitur System Health menjadi nilai tambah yang langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari.





Komentar
Belum ada komentar.