Telset.id – RedMagic 12 Pro resmi meluncur ke pasar global, membawa baterai 8.400 mAh, layar 185Hz, dan pendingin cair RGB yang menjadi pembeda utama dari kompetitornya. Namun, kehadiran ponsel gaming ini juga dibarengi kenaikan harga €200 dibanding generasi sebelumnya, dari €699 menjadi €899 untuk varian terendah.
Ponsel ini sejatinya sudah diperkenalkan di China pada pertengahan Oktober lalu dengan nama RedMagic 12 Pro+. Untuk pasar global, RedMagic memakai nama RedMagic 12 Pro, dan tetap mempertahankan pendingin cair bermandikan lampu RGB serta baterai 8.400 mAh milik versi China. Kapasitas baterai tersebut 12% lebih besar dari sel 7.500 mAh di RedMagic 11 Pro, meski bodinya justru lebih tipis, yakni 8,5mm dibandingkan 8,9mm.
Perbedaan utama antara versi global dan versi China terletak pada pengisian daya. RedMagic 12 Pro global mendukung pengisian kabel 80W, bukan 120W seperti versi China, ditambah wireless charging dan bypass charging. Baterai 8.400 mAh diklaim The Verge cukup untuk bertahan satu hingga dua hari, bahkan saat harus menyalakan lampu RGB dan sistem pendingin sekaligus.
Layar 185Hz dan Pendingin Cair RGB
RedMagic 12 Pro mengandalkan layar OLED 6,85 inci 1.5K buatan BOE dengan panel X11. Layar ini disebut sebagai yang pertama di industri dengan refresh rate 185Hz, dipadukan desain “true full-screen” berkat kamera selfie di bawah layar. Panelnya memiliki bezel 0,96mm, kecerahan puncak global 1.900 nits, kecerahan puncak lokal 5.000 nits, dan touch sampling rate instan hingga 5.000Hz. Di bawah layar tersembunyi kamera selfie 16MP generasi kesembilan yang dikembangkan bersama BOE, serta pembaca sidik jari ultrasonik 3D.
Soal performa, ada chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang ditemani chip gaming in-house RedCore R5 dan chip display G1. Konfigurasi memorinya mencapai 16GB RAM dan 1TB penyimpanan. Sistem pendingin AquaCore Cooling System 3.0 menggabungkan pendingin cair dual-loop yang kini menyala RGB, fan 25.500 RPM, vapor chamber dengan area pendinginan efektif 15% lebih luas, dan Liquid Metal 4.0. Micro-pump baru menghasilkan tekanan keluaran hingga 130kPa, 85% lebih tinggi dari pendahulunya, dengan konsumsi daya hanya 20mW.
Lampu RGB pada loop pendingin cair itu sendiri bisa diatur menyala dalam pola tertentu, aktif untuk aplikasi spesifik, atau menyala saat ada notifikasi dan panggilan. Hanya saja, seperti di 11 Pro tahun lalu, sistem pendinginnya memakai cairan biru fluoresen yang membuat warna lampu tidak tampil murni. Lampu biru atau putih justru membuatnya tampak lebih biru, hijau berubah turquoise, sementara merah atau oranye kebanyakan menghasilkan gelembung berwarna yang berenang di lautan biru. Lampu lain di ponsel, termasuk ring kecil di bawah kamera utama, lampu samping dari dalam chassis, dan strip tipis di tombol bahu, tidak terhalang cairan sehingga tampil sesuai warna yang dimaksud. Dua strip pendingin cair tanpa lampu RGB di sudut kanan atas tetap berwarna biru apa pun pengaturannya.
Baca Juga:
RedMagic 12 Pro memiliki rating IP68/IP69 untuk ketahanan debu dan air, sementara area fan punya rating terpisah IPX8. The Verge mencatat bagian sekitar fan hanya berating IPX8 tanpa perlindungan debu, sehingga menjadi titik lemah yang cukup besar. Ponsel ini juga dilengkapi shoulder trigger 520Hz (versi China 700Hz), speaker stereo dengan Dolby Atmos, motor linear X-axis, IR blaster, NFC, Wi-Fi 7, dan port USB 3.2 Gen 2. Sistem operasinya RedMagic OS 12 berbasis Android 17, dengan integrasi Gemini, emulasi game PC, dan akses Steam lewat X-Gravity gaming center.
Di sektor kamera, ada kamera utama 50MP dengan OIS dan ultrawide 50MP. The Verge menyebut keduanya tergolong basic, tanpa sensor yang sangat besar, tetapi desainnya menjadi nilai plus karena rata dengan bodi ponsel dan berada di bawah panel kaca yang sama dengan bagian belakang lainnya. Kamera selfie di bawah layar 16MP sangat sulit terlihat, jauh lebih samar dibanding kamera under-display iPhone Duo, namun kualitas fotonya terbatas. Hasilnya cukup untuk panggilan video, tetapi selfie tampak buruk, dan fitur AI beautification agresif tampaknya tidak bisa dimatikan.
Satu hal yang mungkin mengecewakan pengguna RedMagic lama adalah hilangnya jack headphone 3,5mm. Selain itu, varian 24GB RAM tampaknya menjadi korban tekanan harga memori, sehingga konfigurasi tertinggi kini hanya 16GB.
Harga dan Ketersediaan
RedMagic 12 Pro tersedia dalam dua pilihan warna, Nightfreeze (transparan hitam) dan Subzero (transparan silver). Harga di Amerika Utara mulai dari $949 untuk varian 12+256, naik ke $1.049 untuk 16+512, dan $1.199 untuk 16+1TB. Di Eropa, harganya €899, €999, dan €1.199 untuk ketiga konfigurasi tersebut. Untuk pasar Inggris, harganya £799, £889, dan £1.059. Di Singapura, S$1.299, S$1.449, dan S$1.749. Di Meksiko, Mex$20.999, Mex$24.999, dan Mex$28.999. Untuk Uni Emirat Arab, AED 3.499, AED 3.899, dan AED 4.799, sedangkan Arab Saudi SAR 3.699, SAR 4.099, dan SAR 4.999. Di pasar lainnya, harga dipatok $899, $999, dan $1.199.
Sebagai perbandingan, RedMagic 11 Pro dibanderol mulai €699 tahun lalu, sehingga setiap konfigurasi kini €200 lebih mahal. The Verge juga mencatat harga $949 untuk RedMagic 12 Pro merupakan kenaikan $200 dari 11 Pro dan $100 dari 11S Pro yang meluncur Mei. Menariknya, setiap versi RedMagic 12 Pro kini menyertakan pendingin cair dan lampu RGB, yang tidak berlaku di generasi sebelumnya.
Voucher Early Bird dijual pada 12-17 November, dan pemegang voucher bisa melakukan pemesanan pada 17 November dengan bonus charger 80W gratis serta item bermerek RedMagic. Penjualan terbuka dimulai 18 November melalui toko online resmi RedMagic dan sejumlah retailer terpilih di Amerika Utara, sebagian besar Uni Eropa, Inggris, sebagian Asia Pasifik, Timur Tengah, Meksiko, dan Chile. The Verge menyebut preorder dimulai 12 November dengan pengiriman sejak 18 November.
Bagi yang mengikuti perkembangan seri ini, RedMagic 12 Pro+ sebelumnya telah diperkenalkan di China dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan layar 185Hz yang sama. Versi global ini juga meneruskan desain transparan yang lebih ramping dibanding generasi sebelumnya, sebagaimana terlihat pada desain transparan yang diperkenalkan Oktober lalu.
Dengan baterai 8.400 mAh, layar 185Hz, dan pendingin cair RGB, RedMagic 12 Pro menempatkan diri sebagai ponsel gaming dengan spesifikasi yang menonjol. Namun, kenaikan harga €200 dan hilangnya jack headphone menjadi catatan tersendiri bagi calon pembeli yang mempertimbangkan nilai dibanding generasi sebelumnya.





Komentar
Belum ada komentar.