Telset.id â Snap siap memberikan gambaran mendalam pertama tentang kacamata augmented reality (AR) terbarunya, Specs, dalam sebuah acara yang akan digelar pada 16 September 2026. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu akan menggelar presentasi langsung di Los Angeles mulai pukul 19.00 ET, yang juga dapat disaksikan melalui siaran langsung.
Acara ini menjadi momen penting bagi Snap setelah mereka membuka pre-order Specs pada bulan lalu. Kacamata pintar ini dibanderol dengan harga USD 2.195 atau sekitar Rp 35 juta, dan dijadwalkan mulai dikirim ke konsumen di Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis pada musim gugur tahun ini.
Dalam acara tersebut, CEO Snap Evan Spiegel akan mendemonstrasikan secara langsung bagaimana Specs menghadirkan berbagai kemampuan. Menurut pernyataan resmi Snap, Spiegel akan menunjukkan bagaimana kacamata ini âmembawa bantuan AI, alat kerja, hiburan, dan pengalaman bersama ke dunia di sekitar kita, membantu orang mencipta, terhubung, belajar, dan menyelesaikan sesuatu sambil tetap hadir di momen tersebut.â
Specs hadir dalam dua ukuran bingkai, yaitu 47mm dan 52mm untuk opsi yang lebih lebar. Dari segi daya tahan, Snap mengklaim baterai kacamata ini mampu bertahan hingga empat jam dalam âpenggunaan campuranâ antara berbagai fitur yang ditawarkan.
Baca Juga:
Yang menarik, lengan kacamata Specs yang terlihat tebal menjadi rumah bagi dua prosesor Qualcomm Snapdragon. Satu prosesor khusus menangani computer vision, sementara prosesor lainnya mengelola aplikasi AR. Konfigurasi ini menunjukkan betapa kompleksnya komputasi yang diperlukan untuk menjalankan pengalaman augmented reality secara mandiri tanpa perlu terhubung ke perangkat lain.
Dari sisi perangkat lunak, Specs dibekali browser bawaan dan asisten AI yang didukung oleh dua mitra besar Snap, yaitu OpenAI dan Google. Kehadiran dua raksasa AI ini memungkinkan pengguna mendapatkan bantuan cerdas langsung melalui kacamata mereka. Selain itu, akan ada ratusan AR Lenses atau aplikasi yang tersedia, termasuk berbagai game yang memanfaatkan teknologi augmented reality.
Snap menjanjikan bahwa acara 16 September nanti akan menjadi âpandangan mendalam pertamaâ tentang Specs. Ini berarti publik akan mendapatkan informasi lebih detail mengenai spesifikasi teknis, pengalaman pengguna, serta jadwal pengiriman yang lebih pasti.
Langkah Snap merilis Specs ke publik menandai babak baru dalam industri kacamata pintar. Berbeda dengan produk sejenis yang membutuhkan koneksi ke smartphone, Specs dirancang sebagai perangkat mandiri yang dapat menjalankan berbagai fungsi secara independen. Pendekatan ini membuka peluang baru bagi pengguna untuk berinteraksi dengan dunia digital tanpa harus memegang perangkat tambahan.
Namun, harga yang mencapai USD 2.195 menempatkan Specs sebagai produk premium yang mungkin hanya terjangkau oleh segmen pasar tertentu. Meski demikian, Snap tampaknya percaya diri dengan nilai yang ditawarkan, terutama dengan integrasi AI dari OpenAI dan Google serta ekosistem AR Lenses yang sudah terbangun melalui platform Snapchat.
Bagi pengembang, kehadiran Specs membuka peluang baru untuk menciptakan aplikasi augmented reality yang lebih imersif. Dengan dukungan ratusan AR Lenses yang sudah siap saat peluncuran, Snap berupaya membangun ekosistem yang kaya sejak awal agar pengguna tidak kekurangan konten setelah membeli perangkat ini.
Dari sisi bisnis, langkah Snap ini juga menarik untuk dicermati. Perusahaan yang selama ini dikenal melalui platform media sosial Snapchat kini mulai serius merambah perangkat keras. Specs menjadi bukti ambisi Snap untuk menjadi pemain utama di dunia augmented reality, sejajar dengan perusahaan teknologi besar lainnya yang juga mengembangkan produk serupa.
Belum diketahui secara pasti apakah Snap akan membuka pre-order tambahan setelah acara September nanti atau langsung mengirimkan unit yang sudah dipesan sebelumnya. Yang jelas, tanggal 16 September akan menjadi hari penting bagi Snap dan para penggemar teknologi AR yang sudah lama menantikan kehadiran kacamata pintar ini.
Dengan segala kemampuan yang dijanjikan, Specs berpotensi mengubah cara orang berinteraksi dengan informasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menerjemahkan teks secara real-time, menampilkan notifikasi, hingga bermain game AR yang imersif, semua bisa dilakukan tanpa harus mengeluarkan smartphone dari saku.
Pertanyaan besarnya adalah apakah konsumen siap membayar mahal untuk pengalaman augmented reality yang ditawarkan Snap. Jawabannya mungkin akan mulai terlihat setelah acara 16 September, ketika publik mendapatkan gambaran lebih jelas tentang apa yang sebenarnya bisa dilakukan Specs.
[CONTENT_END]





Komentar
Belum ada komentar.