Selain Samsung, Razer Bisa Ubah Smartphone Jadi Komputer

CES 2018

Telset.id, Jakarta – Pada akhir 2017 lalu, Samsung meluncurkan sebuah teknologi bernama Samsung DeX, dimana dapat mengubah smartphone mereka menjadi komputer.

Tentu saja, hal ini dapat menunjang aktifitas para pengguna mereka, yang tak mau repot membawa laptop hanya untuk bekerja.

Namun, Samsung kini tak sendiri lagi. Hal ini dikarenakan dalam ajang Consumer Electronic Show (CES) 2018, Razer mengumumkan sebuah purwarupa dengan konsep yang sama.

Namun, alih-alih menjadi komputer, konsep yang bernama Project Linda ini mengubah Razer Phone menjadi sebuah laptop.

Mengutip dari laman The Verge, docking laptop ini memiliki desain yang sama dengan laptop besutan Razer, yakni Blade Stealth. Hal ini termasuk dengan desain dan ketipisan perangkat yang sama persis.

[Baca Juga : Yay! Facebook Jalin Kesepakatan Lisensi dengan Sony Music]

Di Project Linda ini, tidak terdapat tombol power apapun. Untuk menyalakannya, pengguna hanya harus memasukkan Razer Phone di lokasi yang sudah disediakan. Begitupun dengan speaker dan beberapa perintilan lain, yang dikarenakan semua hal tersebut sudah terdapat di Razer Phone

Beberapa tombol, seperti tombol Windows dan beberapa tombol lain yang biasa terdapat di sebuah keyboard pun tidak terlihat. Sebagai gantinya, terdapat tombol Home, Back, dan Multitasking beserta tombol Google Assistant dan beberapa tombol tambahan lain.

Saat masuk ke dalam lubang yang sudah disediakan, para pengguna akan mendapatkan penyimpanan ekstra sebesar 200GB, yang terdapat dalam perangkat tersebut. Selain itu, layar dari Razer Phone bisa digunakan sebagai trackpad laptop.

Terdapat juga sebuah baterai, yang digunakan untuk mengisi daya dari Razer Phone saat terhubung dengan Project Linda.

[Baca Juga : Sudah Diuji Postel, Nokia 8 Segera Masuk Indonesia]

Soal kemampuan, semua tergantung dari spesifikasi yang dimiliki oleh Razer Phone. Namun setidaknya, docking ini pastinya akan lebih nyaman digunakan bagi mereka yang memiliki pekerjaan yang sangat mobile.

Beberapa aplikasi, seperti game dan aplikasi editing gambar dapat berjalan dengan mulus. Sayangnya, belum dapat dipastikan apakah akan ada aplikasi yang akan dioptimasi secara khusus untuk Project Linda tersebut.

Sayangnya, hingga saat ini perusahaan peripheral gaming tersebut masih belum mengkonformasi kapan peluncuran dan berapa harga dari perangkat ini. Hal ini dikarenakan Project Linda masih menemukan beberapa kendala dalam pengembangannya. [NC]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here