Telset.id – Seagate mengumumkan bahwa proses kualifikasi hard disk drive (HDD) berkapasitas 50TB akan dimulai pada akhir 2027, dengan pengiriman massal dijadwalkan pada 2028. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap lonjakan permintaan penyimpanan data yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan.
Permintaan yang sangat tinggi ini membuat sebagian besar produksi HDD Seagate telah habis terjual hingga tahun 2028. Bahkan, negosiasi alokasi untuk tahun 2029 pun sudah mulai berlangsung. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya peran HDD berkapasitas besar di era ledakan data saat ini.
Dave Mosley, Chief Executive Officer Seagate, mengonfirmasi dalam panggilan pendapatan dengan analis dan investor bahwa platform Mozaic 5, yang merupakan platform generasi ketiga untuk HDD komersial berbasis teknologi Fitur Terbaru HAMR (heat-assisted magnetic recording), masih sesuai jadwal. “Mozaic 5, platform 5+ terabyte per disk kami, tetap berada di jalur untuk pengiriman kualifikasi pada akhir kalender 2027,” ujar Mosley.
Platform Mozaic 5 memungkinkan Seagate memproduksi piringan (platter) dengan kapasitas lebih dari 5TB. Dengan konfigurasi 10 piringan, perusahaan dapat merakit HDD berkapasitas lebih dari 50TB. Drive ini akan tersedia dalam dua varian: Conventional Magnetic Recording (CMR) untuk performa dan fleksibilitas, serta Shingled Magnetic Recording (SMR) untuk kepadatan penyimpanan maksimal.
Baca Juga:
Jika Seagate memulai “pengiriman kualifikasi” untuk HDD kelas 50TB pada akhir 2027, itu berarti drive tersebut akan melalui serangkaian validasi internal yang ketat. Proses ini mencakup uji keandalan dan daya tahan head dan media, uji getaran dan kejutan, serta uji ketahanan jangka panjang. Setelah lolos validasi internal, server OEM biasanya membutuhkan waktu dua hingga enam bulan untuk memqualifikasi HDD baru, sementara penyedia layanan cloud skala besar bisa memakan waktu enam hingga 12 bulan.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa Seagate berada di jalur yang tepat untuk mulai mengirimkan HDD kelas 50TB pada kalender 2028, dengan peningkatan volume yang signifikan pada 2029. Kehadiran HDD ini datang tepat waktu untuk memenuhi permintaan exabyte dari sektor AI dan cloud.
Menurut Mosley, sebagian besar HDD nearline Seagate telah dialokasikan untuk tahun 2027 dan 2029 melalui perjanjian pasokan jangka panjang (LTAs). Beberapa pelanggan bahkan sudah berupaya mengamankan pasokan untuk tahun 2029. “Berdasarkan perjanjian pasokan jangka panjang yang ada saat ini, sebagian besar exabyte nearline kami kini telah dialokasikan hingga kalender 2028,” jelas Mosley. “Seiring dengan mendalamnya hubungan strategis kami, banyak yang secara aktif mencari perpanjangan horizon perencanaan hingga 2029 dan seterusnya.”
LTAs ini tidak hanya menentukan jumlah exabyte, tetapi juga konfigurasi produk dan harga. Keduanya telah ditetapkan untuk “seluruh kalender 2027.” Sementara itu, Seagate tetap fleksibel dalam penetapan harga untuk drive yang tidak tercakup dalam LTA serta LTA yang baru ditandatangani, yang mengindikasikan adanya potensi kenaikan harga. Hal ini sejalan dengan tren yang dilakukan oleh produsen 3D NAND dan SSD.
“Kami terus menjalankan strategi penetapan harga berbasis nilai, menyeimbangkan lingkungan permintaan yang lebih kuat dengan tujuan kami untuk mendukung pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Mosley. Gianluca Romano, Chief Financial Officer Seagate, menambahkan, “Volume kami sedikit lebih tinggi di kuartal fiskal keempat. Kami pikir mungkin akan ada sedikit output yang tersedia di kuartal fiskal pertama. Tentu saja, kami memberi harga output yang meningkat itu dengan harga yang sangat baik saat ini.”
Keunggulan utama HDD berkapasitas tinggi Seagate adalah teknologi HAMR-nya. Pangsa produk berbasis HAMR dalam pengiriman HDD nearline terus meningkat. Hingga awal Juli, produk HAMR menyumbang 40% pangsa exabyte dari HDD nearline Seagate, dan diperkirakan akan mencapai 70% pada awal Juli 2027. Selain itu, hampir setengah dari kapasitas nearline Seagate akan bergantung pada HDD kelas 40TB yang menggunakan platform Mozaic 4.
Secara finansial, Seagate mencatatkan kinerja yang solid. Untuk kuartal keempat tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 3 Juli, Seagate memperoleh pendapatan sebesar $3,629 miliar, naik dari $2,444 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Margin kotor perusahaan mencapai 52,3%, naik dari 37,4% di Q4 FY2025, dan laba bersihnya mencapai $1,294 miliar. Pendapatan FY2026 perusahaan adalah $12,195 miliar, naik dari $9,097 miliar pada tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat lebih dari dua kali lipat year-over-year menjadi $3,184 miliar, dengan margin kotor mencapai 45,6%.
Langkah Seagate ini menegaskan bahwa permintaan SSD Gaming dan HDD berkapasitas besar tidak akan surut dalam waktu dekat. Dorongan dari AI dan cloud computing telah menciptakan era baru bagi industri penyimpanan data, di mana ketersediaan menjadi faktor krusial. Bagi perusahaan yang bergantung pada infrastruktur data, mengamankan pasokan HDD kini menjadi prioritas strategis.
Dengan jadwal yang jelas menuju HDD 50TB, Seagate tidak hanya menjawab kebutuhan kapasitas, tetapi juga memperkuat posisinya di pasar. Persaingan dengan produsen lain seperti Toshiba dan Western Digital pun akan semakin ketat, masing-masing dengan strategi mereka sendiri untuk mencapai kapasitas 100TB dan seterusnya.





Komentar
Belum ada komentar.