Telset.id β Samsung diprediksi akan meningkatkan harga jual Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2, namun bocoran terbaru menunjukkan bahwa kenaikan harga tersebut akan diimbangi dengan peningkatan hardware yang signifikan. Informasi dari WinFuture mengklaim telah memperoleh spesifikasi teknis untuk kedua seri smartwatch terbaru Samsung ini.
Perubahan paling mendasar terletak pada sektor prosesor. Samsung dilaporkan akan meninggalkan chip Exynos buatannya sendiri dan beralih ke prosesor Qualcomm Snapdragon Wear Elite untuk seluruh lini Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2. Chip SW6100 dengan konfigurasi lima inti ini diproduksi menggunakan proses 3nm dan memiliki satu inti performa dengan kecepatan hingga 2.1GHz serta empat inti efisien yang mencapai 1.95GHz.
Menurut Qualcomm, platform ini mampu memberikan peningkatan signifikan pada performa CPU dan grafis dibandingkan chip wearable generasi sebelumnya. Kehadiran NPU khusus juga memungkinkan fitur AI berjalan langsung di perangkat tanpa perlu bergantung pada koneksi cloud. Qualcomm juga menjanjikan efisiensi daya hingga 30% lebih baik, meskipun hasil akhirnya akan bergantung pada konfigurasi Samsung.

Prosesor anyar ini akan dipasangkan dengan RAM 2GB dan opsi penyimpanan internal 32GB atau 64GB. Untuk urusan layar, ukuran dan resolusi tampaknya tidak banyak berubah. Galaxy Watch 9 varian 40mm akan menggunakan layar 438 x 438, sementara model 44mm dan Galaxy Watch Ultra 2 47mm sama-sama mengusung panel 480 x 480.
Peningkatan Baterai Terbesar untuk Galaxy Watch Ultra 2
Samsung memberikan perhatian khusus pada kapasitas baterai, terutama untuk model tertingginya. Galaxy Watch 9 varian 40mm dilaporkan masih mempertahankan kapasitas baterai 325mAh yang sama dengan pendahulunya. Sementara itu, varian 44mm mendapatkan sedikit peningkatan menjadi 445mAh.
Peningkatan baterai paling dramatis terjadi pada Galaxy Watch Ultra 2. Kapasitas baterainya diperkirakan naik dari 590mAh menjadi 800mAh, sebuah lompatan lebih dari 35%. Jika dikombinasikan dengan prosesor Snapdragon yang lebih efisien, baterai berkapasitas besar ini berpotensi memberikan peningkatan daya tahan yang signifikan bagi pengguna. Angka ini juga selaras dengan bocoran sebelumnya dari SamMobile yang menyebutkan kapasitas terukur 784mAh, yang kemungkinan akan dipasarkan Samsung sebagai 800mAh.

Dari segi konektivitas, Bluetooth 6.0, NFC, dan Wi-Fi dual-band disebut-sebut akan menjadi fitur standar di seluruh lini. Varian seluler tetap mempertahankan konektivitas LTE. Galaxy Watch 9 menggunakan casing aluminium dan menawarkan ketahanan air 5 ATM. Sementara itu, Galaxy Watch Ultra 2 akan menggunakan titanium secara ekstensif dengan rating ketahanan air yang lebih tinggi, yaitu 10 ATM.
WinFuture sebelumnya melaporkan bahwa harga di Eropa untuk Galaxy Watch 9 40mm kemungkinan mulai dari β¬409, sementara varian 44mm dibanderol β¬439. Galaxy Watch Ultra 2 diprediksi akan memiliki harga β¬749. Samsung belum memberikan konfirmasi resmi terkait jam tangan pintar ini, spesifikasinya, maupun harganya. Informasi resmi diperkirakan baru akan diumumkan pada acara Galaxy Unpacked yang dijadwalkan berlangsung pada 22 Juli mendatang.
Keputusan Samsung untuk beralih ke chip Qualcomm dan menghadirkan peningkatan baterai yang substansial pada model Ultra menunjukkan bahwa perusahaan serius menjawab kritik pengguna terkait performa dan daya tahan baterai pada generasi sebelumnya. Bagi pengguna yang menginginkan Fitur Terbaru dari Samsung, lini smartwatch ini patut dinantikan. Selain itu, inovasi serupa juga terlihat pada lini Galaxy Tab S12+ yang baru-baru ini bocor.





Komentar
Belum ada komentar.