Telset.id – Philips memberikan respons cepat atas insiden yang membuat sekitar 100 unit Philips Hue Bridge Pro tidak berfungsi setelah pembaruan firmware. Perusahaan menawarkan penggantian gratis, tanpa memandang status garansi, bagi pengguna yang terdampak.
Insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Ars Technica. Menurut laporan tersebut, masalah terjadi setelah pengguna menginstal pembaruan firmware versi 2071353020 yang dirilis pada Juni 2026. Philips mengonfirmasi bahwa pembaruan yang diinstal dengan cara tertentu telah menyebabkan beberapa perangkat Bridge Pro berhenti berfungsi.
Philips menjelaskan bahwa pemilik perangkat harus melalui “skenario pembaruan perangkat lunak yang sangat spesifik” agar masalah ini terjadi. Skenario tersebut mencakup pengguna yang menonaktifkan pembaruan otomatis, tetap berada di versi lama untuk “waktu yang lama”, dan kemudian menginstal pembaruan secara manual setelah menyimpannya di perangkat Bridge selama lebih dari 10 hari.

Perusahaan menyatakan bahwa “kurang dari 100 perangkat Philips Hue Bridge Pro telah terpengaruh.” Philips mengatakan bahwa siapa pun yang terdampak dapat menghubungi tim dukungannya untuk mendapatkan penggantian.
Langkah ini menjadi kabar baik mengingat kenaikan harga perangkat untuk pelanggan AS. Namun, pemilik harus mengatur perangkat baru dari awal, yang bisa menjadi proses yang panjang mengingat Bridge Pro dapat menghubungkan hingga 150 lampu dan 50 aksesori, serta menyiapkan pintasan dan jadwal.
Philips juga telah merilis pembaruan baru yang seharusnya mencegah perangkat Bridge Pro lainnya mengalami masalah yang sama. Pembaruan ini sudah mulai digulirkan.
Bagi pengguna yang belum terdampak, sangat disarankan untuk mengaktifkan pembaruan otomatis agar terhindar dari masalah serupa di masa mendatang. Philips telah menunjukkan komitmennya dalam menangani masalah ini dengan cepat dan bertanggung jawab.
Baca Juga:
Ke depannya, pengguna disarankan untuk selalu memperbarui perangkat mereka secara otomatis untuk menghindari masalah serupa. Philips telah menunjukkan bahwa mereka siap mengganti perangkat yang rusak akibat pembaruan firmware, menunjukkan komitmen terhadap kualitas layanan.





Komentar
Belum ada komentar.