Telset.id ā Samsung akhirnya memperlihatkan wajah asli kacamata pintar AI buatannya lewat bocoran desain dari dua mitra mode, Gentle Monster dan Warby Parker. Bocoran ini menjadi perkembangan paling signifikan setelah Samsung pertama kali mengumumkan perangkat tersebut pada Juli lalu, karena untuk pertama kalinya publik bisa melihat variasi frame, warna lensa, hingga detail hardware yang sebelumnya hanya disebut menjalankan Android XR di atas chipset Snapdragon AR1 Gen 1.
Informasi terbaru ini datang dari SammyGuru dan belum merupakan pengumuman resmi Samsung. Meski begitu, bocoran tersebut mengungkap sejumlah spesifikasi yang belum pernah dibahas dalam pengumuman awal, mulai dari kapasitas memori, daya tahan baterai, hingga kemampuan kamera. Kacamata pintar ini diposisikan sebagai perangkat yang bekerja dengan Gemini AI, asisten multimodal yang mampu memahami foto sekaligus perintah suara.
Yang paling menarik, kacamata ini disebut akan kompatibel dengan perangkat Android maupun iPhone, bukan hanya perangkat Galaxy. Namun, sejumlah fitur tertentu kemungkinan besar tetap eksklusif untuk ekosistem Galaxy, dan ada pula potensi variasi regional, misalnya dukungan Naver Maps di Korea Selatan.
Desain Gentle Monster: Enam Frame, Enam Belas Versi
Gentle Monster merancang enam frame berbeda yang tersedia dalam total enam belas versi dengan kombinasi warna dan lensa yang beragam. Rinciannya sebagai berikut:
- Squared frame dengan lensa clear, light blue, dan gray
- Round frame dengan lensa clear, brown, dan gray
- Frame kotak lainnya dengan lensa gray dan brown
- Cat-eye glasses dengan lensa gray dan brown
- Slim oval dalam warna black, light gray, dan pale lilac
- Oval dalam warna black, burgundy, dan cream



Variasi desain sebanyak ini menunjukkan Samsung menyasar segmen pengguna yang ingin tampil berbeda, bukan sekadar perangkat teknologi fungsional. Pendekatan kolaborasi dengan brand eyewear mapan menjadi strategi yang membedakan kacamata pintar ini dari kompetitor yang cenderung mengusung desain seragam.
Warby Parker: Tiga Model, Sepuluh Versi
Warby Parker, brand eyewear kedua yang digandeng Samsung, merancang tiga gaya dengan nama Alden, Reid, dan Wren. Model Wren hanya tersedia dalam warna Jet Black, sementara dua model lainnya hadir dengan pilihan warna Pine (hijau gelap) dan Saddle (merah gelap).
- Alden design dengan lensa clear dan dark
- Reid design dengan lensa clear dan dark
- Wren design dengan lensa clear dan dark
Setiap model dapat dipilih dengan lensa clear atau dark, sehingga total ada sepuluh versi dari Warby Parker. Kacamata ini juga dilengkapi carrying case yang sekaligus berfungsi sebagai charging case.

Baca Juga:
Spesifikasi Hardware yang Akhirnya Terungkap
Selain desain, bocoran ini mengungkap detail hardware yang jauh lebih lengkap dibanding pengumuman Juli lalu. Chipset Snapdragon AR1 Gen 1 yang disebut dalam pengumuman awal ternyata dipasangkan dengan RAM 2GB dan penyimpanan internal 64GB.
Baterai di dalam kacamata diklaim mampu bertahan hingga 9 jam, dan daya tahan itu bisa diperpanjang hingga 72 jam berkat charging case. Angka tersebut menempatkan kacamata ini sebagai perangkat yang cukup praktis untuk pemakaian harian, meski tentu bergantung pada intensitas penggunaan fitur AI dan kamera.
Kacamata pintar ini bekerja menggunakan kamera dan audio. Terdapat sensor 12MP yang mampu merekam video hingga 3K 30fps. Untuk audio, ada empat mikrofon plus dua open-ear speaker. Kombinasi ini memungkinkan pengguna berinteraksi dengan Gemini AI tanpa perlu mengeluarkan ponsel.
Fungsi yang didukung antara lain membaca pesan, melakukan terjemahan real-time, memotret whiteboard dan menyimpannya langsung ke aplikasi Notes, serta berbagai perintah lain yang mengandalkan pemahaman multimodal. Kacamata ini memiliki rating IPX4, artinya mampu bertahan terhadap cipratan air atau hujan ringan, meski charging case-nya tidak memiliki rating serupa.
Bobotnya dilaporkan 41 gram dengan lensa standar. Namun angka ini bisa berbeda beberapa gram tergantung desain frame yang dipilih, karena setiap model memiliki bentuk dan material yang tidak identik.
Untuk konektivitas, kacamata ini disebut dapat bekerja dengan perangkat Android maupun iPhone, tidak terbatas pada perangkat Galaxy. Meski demikian, ada kemungkinan sejumlah fitur tetap eksklusif untuk perangkat Galaxy. Potensi variasi regional juga disebut, misalnya dukungan Naver Maps khusus di Korea Selatan.
Ketersediaan dan Kanal Penjualan
Soal ketersediaan, desain Gentle Monster disebut akan dijual di Korea Selatan dan Amerika Serikat. Sementara desain Warby Parker kemungkinan hanya tersedia di Amerika Serikat, setidaknya pada periode peluncuran. Belum ada informasi mengenai ketersediaan di negara lain, termasuk Indonesia.
Ketika tersedia nanti, kacamata pintar Samsung ini akan dijual melalui Samsung Experience Stores serta melalui situs web dan toko dari masing-masing desainer. Rumor terbaru menyebut perangkat ini akan diluncurkan pada November, meski informasi tersebut belum bersifat resmi.
Bagi pengguna yang menantikan kehadiran kacamata pintar di pasar Indonesia, belum ada kepastian apakah perangkat ini akan masuk secara resmi. Namun melihat strategi Samsung yang menggandeng dua brand eyewear global, kehadiran perangkat ini di pasar internasional menjadi sinyal bahwa kategori kacamata pintar semakin serius digarap oleh produsen besar.
Bocoran desain dan spesifikasi ini juga menunjukkan bahwa Samsung tidak sekadar menghadirkan perangkat teknologi, tetapi berupaya menjadikannya produk fashion yang bisa dipakai sehari-hari. Kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker menjadi bukti bahwa aspek estetika mendapat porsi besar dalam pengembangan produk ini.
[ META_DESCRIPTION]
Bocoran desain dan spesifikasi Samsung Galaxy Glasses XR terungkap, termasuk frame Gentle Monster dan Warby Parker, RAM 2GB, serta baterai hingga 72 jam.





Komentar
Belum ada komentar.