Telset.id – Prusa Research baru saja mengumumkan peningkatan besar-besaran untuk seluruh lini printer 3D-nya. Kabar baiknya, pemilik printer yang sudah ada tidak perlu membeli unit baru karena semua upgrade akan tersedia sebagai kit terpisah, bahkan untuk pesanan yang sedang berjalan akan otomatis mendapatkan versi terbaru tanpa biaya tambahan.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi pengguna setia Prusa. Alih-alih harus mengganti mesin yang masih berfungsi baik, mereka kini bisa meningkatkan kemampuan printer lama dengan komponen generasi kedua. Prusa Research menegaskan tidak akan menaikkan harga satupun mesin yang menerima upgrade “plus” ini.

Upgrade Menyeluruh untuk Tiga Printer Utama
Prusa Research menyebut upgrade ini akan mencakup tiga model utama mereka, yaitu XL, Core One, dan Core One L. Semua mesin yang saat ini dijual akan otomatis mendapatkan komponen generasi kedua tersebut. Sementara itu, pemilik yang sudah memiliki printer lebih lama bisa membeli kit upgrade yang komponennya dijual terpisah atau à la carte sesuai kebutuhan.
Semua kit upgrade ini dijadwalkan tersedia di webstore resmi Prusa Research paling lambat bulan September. Pengguna bisa memilih untuk membeli paket lengkap atau hanya komponen tertentu yang diinginkan.
Salah satu peningkatan yang paling dinantikan adalah penambahan nozzle wiper pada ketiga mesin tersebut. Mikolau Zuza, Head of Content di Prusa Research, menyebut fitur ini sebagai permintaan upgrade paling populer dari komunitas. Sebelumnya, pengguna harus membuat modifikasi sendiri yang memerlukan penyesuaian g-code pada slicer.
Peningkatan Spesifik untuk Prusa XL
Prusa XL, yang merupakan printer format besar dengan sistem toolchanger, mendapatkan perhatian khusus dalam upgrade kali ini. Sejak dirilis pada tahun 2023, XL baru menerima tweak kecil dan pembaruan firmware. Kini, untuk pertama kalinya, XL mendapatkan upgrade besar-besaran.
Sistem pendinginan 360 derajat yang sebelumnya diperkenalkan pada MK4S akan menjadi bagian dari XL generasi baru ini. Selain itu, XL juga akan mendapatkan Tool Offset Sensor dari INDX yang berfungsi untuk penyelarasan toolhead. Sensor eddy-current ini diklaim 20 kali lebih cepat dan terpasang permanen di mesin, menggantikan metode pin tapping yang dianggap merepotkan.
Sensor ini juga kompatibel dengan Silicone toolhead yang diperkenalkan pada Prusa Day bulan Oktober lalu. Toolhead tersebut dijadwalkan rilis pada musim gugur tahun ini.

Untuk meningkatkan kualitas permukaan cetakan, XL akan menggunakan sabuk GT1.5 yang baru. Mesin baru juga akan dikirim dengan high-flow nozzle sebagai standar. Prusa juga meningkatkan enclosure opsional untuk XL dengan penambahan chamber heating dan seal yang lebih baik.
Core One dan Core One L Ikut Mendapatkan Peningkatan
Prusa Core One+ (Gen 2) akan menerima nozzle wiper dan sabuk GT1.5 yang sama dengan XL+. Ada juga peningkatan pada pemasangan heatbed serta panel atas yang bisa dipasang tanpa sekrup (snap-on), sama seperti yang ada pada Core One L yang lebih besar.
Sementara itu, Core One L yang merupakan desain terbaru Prusa akan mendapatkan sabuk GT1.5 dan nozzle wiper terintegrasi. Ada juga opsi HT Hotend untuk lini Core One yang akan tersedia pada bulan September.
HT Hotend ini dirancang khusus untuk filamen engineering yang seringkali rapuh dan membutuhkan suhu leleh lebih tinggi. Hotend yang bisa diganti ini mampu mencapai suhu 400°C, yang membuka kemungkinan penggunaan material seperti PEKK-CF dan PPS-CF. Pre-order untuk HT Hotend Upgrade (untuk Core One/+ dan Core One L) dibanderol dengan harga $199.99.
Komitmen Prusa pada Keberlanjutan Produk
Menariknya, MK4S yang merupakan printer tipe bedslinger tidak masuk dalam daftar upgrade kali ini. Meski demikian, Prusa Research memastikan dukungan untuk mesin tersebut tetap berlanjut. Perusahaan ini dikenal memiliki kebijakan mendukung semua mesin yang pernah mereka produksi selama bertahun-tahun.
“Jika ada satu hal yang perlu diketahui tentang cara kami mengembangkan printer, intinya adalah kami tidak mengharapkan Anda mengganti mesin yang masih berfungsi hanya karena kami punya produk baru. Kebanyakan teknologi menjadi usang seiring waktu. Printer kami terus menjadi lebih baik,” ujar Zuza dalam blog post-nya.
Pembaruan Software dan Firmware
Upgrade yang diumumkan Prusa Research tidak hanya terbatas pada hardware. Zuza mengatakan perusahaan sedang mengerjakan peningkatan seluruh pengalaman pengguna untuk semua printer 3D mereka, termasuk firmware dan software slicer.
Prusa Slicer 3.0 yang sempat diumumkan pada bulan Oktober lalu akan dirilis dalam beberapa minggu ke depan. Selain itu, koneksi printer melalui LAN juga akan dipermudah dengan kehadiran Prusa Connect Local yang akan menggantikan PrusaLink yang sudah usang.
Strategi Upgrade yang Berbeda dari Kompetitor
Pendekatan Prusa Research ini cukup berbeda dari kebanyakan produsen printer 3D lain yang cenderung merilis model baru setiap beberapa tahun. Dengan menyediakan kit upgrade, Prusa memungkinkan pengguna untuk memperpanjang umur mesin mereka secara signifikan dengan biaya yang lebih terjangkau dibanding membeli printer baru.
Ketersediaan komponen secara à la carte juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih upgrade sesuai kebutuhan dan anggaran. Misalnya, pengguna yang hanya membutuhkan nozzle wiper tidak perlu membeli seluruh paket upgrade.
Bagi pengguna yang sedang mempertimbangkan untuk membeli printer 3D baru, kebijakan ini memberikan nilai tambah karena mesin yang dibeli sekarang akan otomatis mendapatkan upgrade terbaru tanpa biaya tambahan. Hal ini juga menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang sudah memiliki rencana pembelian dalam waktu dekat.
Dengan jadwal rilis yang sudah ditentukan, termasuk HT Hotend pada bulan September dan Prusa Slicer 3.0 dalam beberapa minggu ke depan, Prusa Research menunjukkan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem printer 3D mereka secara berkelanjutan. Pengguna bisa menantikan peningkatan signifikan dalam hal kualitas cetak, kemudahan penggunaan, dan kompatibilitas material baru di masa mendatang.





Komentar
Belum ada komentar.