telset

Popularitas iPhone di China Meredup, Ini Buktinya

Telset.id, JakartaPopularitas iPhone di China kemungkinan bakal terus meredup. Alasannya, semakin hari semakin sedikit masyarakat di negara tersebut yang mencari informasi tentang iPhone di Baidu, mesin pencarian China.

Dilansir Business Times, Longbow Research mengungkapkan bahwa jumlah pencarian iPhone di Baidu turun 48 persen pada Februari 2019. Pada Januari 2019, jumlah pencarian serupa di Baidu juga turun 50 persen.

Longbow Research menjelaskan, seperti dikutip Telset.id, Kamis (14/3/2019), penurunan pencarian soal Baidu di Baidu telah terjadi lima kali berturut-turut. Saat harga iPhone dipangkas, ketenarannya justru kiran drop.

“Pemangkasan harga iPhone tidak menghentikan tren pencarian di China. Sebaliknya, penurunan berlanjut ketika penjualan dari pemasok pada Februari 2019 memburuk,” kata analis Longbow Research, Shawn Harrison.

{Baca juga: Penjualan iPhone di China Terancam Anjlok, Kenapa?}

Longbow Research meyakini, tren pencarian di Baidu merupakan indikasi jumlah permintaan iPhone di China. Tren pencarian memiliki korelasi 74 persen terhadap perubahan penjualan iPhone per tahun selama empat tahun.

Tren pencarian di Baidu memiliki pula korelasi 82 persen dengan pengiriman iPhone ke China. Penjualan iPhone di China turun lima persen dari tahun ke tahun pada Februari 2019 dan lebih dari 30 persen pada Januari 2019.

“Tanpa akselerasi permintaan iPhone, kami tidak melihat katalis dalam waktu dekat untuk mendorong kenaikan signifikan Earning Per Share. Popularitas iPhone di China bisa saja meredup,” kata Harrison.

{Baca juga: Begini Cara Apple Genjot Penjualan iPhone di China}

Sebelumnya, penjualan iPhone di China dikabarkan sedang tersendat karena sejumlah masalah. Salah satunya, peningkatan nilai tukar dolar AS, yang memaksa Apple untuk menjual iPhone XR dengan harga lebih tinggi daripada Huawei Mate 20 Pro.

Sebagai tanggapan terkait peningkatan nilai tukar dolar AS, Apple melakukan pemangkasan harga jual iPhone keluaran 2018 di China. CEO Applem Tim Cookm turut mengumumkan perubahan yang akan dilakukan Apple pada 2019.

Apple dan Ant Financial Services Group China dilaporkan bekerja sama menawarkan cicilan tanpa bunga kepada masyarakat untuk membeli iPhone. Metode tersebut bukanlah hal baru untuk konsumen di AS.

{Baca juga: Cuci Gudang! Apple Jual Murah iPhone SE}

Asal tahu saja, di AS sebagian besar iPhone dibeli melalui metode cicilan bebas bunga dengan kurun waktu selama 24 bulan. Namun, di China, metode itu baru pertama kali ditawarkan kepada masyarakat untuk memperoleh iPhone. [SN/HBS]

Sumber: Business Times

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

- Advertisement -

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0