Telset.id, Jakarta ā Qualcomm dikabarkan bakal memperkenalkan prosesor terbaru Snapdragon 8 Gen 1+ di bulan ini. Namun menurut rumor yang beredar, peluncuran suksesor Snapdragon 8 Gen 1 itu diundur akibat situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda di China.
Digital Chat Station melaporkan kalau Qualcomm akan mengundur peluncuran Snapdragon 8 Gen 1+ menjadi pertengahan tahun ini. Leakster populer di Weibo itu mengatakan bahwa situasi pandemi di China yang belum membaik menjadi penyebab utamanya.
Masih dari laporan yang sama, Digital Chat Station menyebut bahwa HP pertama yang ditenagai prosesor tersebut bukanlah Samsung ataupun Xiaomi, melainkan Motorola.
Hubungan baik yang dijalin oleh Lenovo (induk perusahaan Motorola) dan Qualcomm membuat HP terbaru Motorola Edge 30 Ultra menjadi ponsel pertama di dunia dengan prosesor paling bertenaga setelah Snapdragon 8 Gen 1.
Baca juga:Ā Snapdragon 8 Gen 1+ Bakal Lebih Kencang dan Adem
Selain Edge 30 Ultra, ada Samsung Galaxy Z Flip4 dan Z Fold4 yang diprediksi akan ditopang oleh chipset yang sama. Selain Motorola, Samsung, dan Xiaomi, beberapa vendor lainnya sudah mengantri untuk menggunakan prosesor ini.
Bocoran Spesifikasi Snapdragon 8 Gen 1+

ChipsetĀ Snapdragon 8 Gen 1+ digadang-gadang mempunyai kemampuan yang jauh lebih kencang, suhu lebih adem, dan daya yang efisien. Performanya bahkan 10% lebih cepat dibanding Snapdragon 8 Gen 1Ā biasa.
Asal tahu saja, beberapa waktu sebelumnya Snapdragon 8 Gen 1 diterpa isu tak sedap. Dari beberapaĀ reviewĀ yang sudah beredar, disebutkan prosesor Snapdragon 8 Gen 1 menghasilkan panas yang cukup tinggi.
Baca juga: Qualcomm Jawab Isu Snapdragon 8 Gen 1 Panas
DariĀ reviewĀ yang dilakukan Ice Universe dan Golden Reviewer terhadrap ponsel Moto Edge X30 bertenaga Snapdragon 8 Gen 1, keduanya sepakat chipset unggulan Qualcomm tersebut memiliki isuĀ over-heating. Walaupun begitu, Snapdragon 8 Gen 1 tetap memiliki kinerja yang lebih tinggi.
SitusĀ PCMagĀ pun memberikan pandangan yang sama. BerdasarkanĀ reviewĀ performa pada Samsung Galaxy S22 Ultra yang ditenagai prosesor Snapdragon 8 Gen 1, masalah suhu yang panas berdampak pada skor benchmark yang lebih rendah.
Snapdragon 8 Gen 1+ sendiri nantinya akan dibuat berdasarkan arsitektur 4nm dari TSMC, bukan lagi Samsung. Proses 4nm TSMC dikenal memiliki sejumlah kelebihan ketimbang 4nm Samsung, seperti suhu yang stabil, performa lebih tinggi, serta efisiensi daya yang lebih baik. (MF)




