📑 Daftar Isi

Oukitel RT10 industrial tablet dengan layar 1080p dan baterai 25.000mAh

Oukitel Rilis Laptop Bertenaga Surya dan Tablet Industrial di IFA 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Oukitel memperluas portofolionya melampaui ponsel tangguh dengan memperkenalkan tablet industrial 11 inci, laptop dengan panel surya terintegrasi, serta beberapa solusi energi surya untuk rumah dan perkemahan.

Produsen yang dikenal dengan perangkat baterai jumbo ini menghadirkan lini produk baru yang menyasar kebutuhan profesional di lapangan. Dalam jajaran terbarunya, Oukitel memperkenalkan seri tablet RT10, laptop RG14-P dengan tenaga surya, dan tiga pembangkit listrik portabel.

Oukitel RT10: Tablet Industrial dengan Pemindai Barcode

Seri tablet Oukitel RT10 hadir dalam dua varian, yaitu versi industrial dan versi untuk pengguna reguler. Versi industrial dilengkapi pemindai sidik jari dan pemindai kode batang 2D, menjadikannya alat yang siap pakai untuk manajemen inventaris dan operasional gudang.

Tablet ini mengusung layar 1080p dengan refresh rate 120Hz dan speaker stereo 5W yang dirating mampu menghasilkan suara di atas 130dB. Performanya ditenagai chipset Dimensity 7400X dengan RAM 12GB dan penyimpanan internal 512GB yang masih bisa diperluas.

Daya tahan menjadi nilai jual utama Oukitel, dan RT10 tidak terkecuali dengan baterai berkapasitas 25.000mAh. Versi industrial mendukung pengisian daya melalui pogo pins dan dilengkapi port USB-A, RJ45, serta RS-232 untuk konektivitas perangkat industri.

Oukitel RT10 industrial tablet

Dari segi ketahanan, tablet ini memiliki rating IP68, IP69K, dan MIL-STD-810H. Oukitel menyatakan perangkat ini tersertifikasi untuk beroperasi di lingkungan bersuhu ekstrem, mulai dari -45°C hingga 75°C. Sektor kamera mengandalkan kamera utama 64MP dan kamera night vision 20MP untuk kebutuhan pemantauan di kondisi minim cahaya.

Oukitel RG14-P: Laptop Outdoor dengan Panel Surya 10W

Inovasi paling menonjol dari pengumuman ini adalah Oukitel RG14-P, laptop 14,1 inci yang dirancang untuk penggunaan di luar ruangan. Layarnya memiliki tingkat kecerahan 1.000 nits agar tetap terbaca di bawah sinar matahari langsung.

Keunikan utama perangkat ini terletak pada panel surya 10W yang terpasang di bagian belakang layar. Dalam kondisi optimal, Oukitel mengklaim panel tersebut mampu mengisi baterai 95Wh hingga 50% dalam waktu 6 jam.

The Oukitel RG14-P laptop has a solar panel and a hot-swappable battery

Baterainya juga bersifat hot-swappable, sehingga pengguna dapat membawa beberapa baterai cadangan untuk memperpanjang waktu pemakaian sesuka hati. Total kapasitas baterai 95Wh tersebut terbagi antara baterai internal 3.000mAh dan baterai yang dapat ditukar dengan kapasitas 5.200mAh.

Perlu diketahui, laptop ini memiliki bobot yang cukup berat, yaitu 3,7kg, dan telah dilengkapi pegangan pembawa untuk memudahkan mobilitas. Sebagai perangkat industrial, RG14-P memiliki rating IP68 dan IP69K agar tahan terhadap kondisi lingkungan yang keras.

Konektivitasnya juga lengkap untuk kebutuhan profesional, termasuk RS-232, jack Ethernet RJ45, port HDMI ganda, NFC, dan pembaca sidik jari. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core i7 generasi ke-14 dengan RAM 16GB dan SSD 512GB.

Selain itu, terdapat kamera magnetik yang dapat diputar 180 derajat dan speaker ganda 5W untuk kebutuhan konferensi video di lokasi terpencil.

The Oukitel RG14-L version drops the solar panel in favor of a large LED light

Oukitel juga menyediakan varian RG14-L yang menghilangkan panel surya dan menggantinya dengan lampu LED besar di bagian belakang layar. Varian ini lebih cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan penerangan tambahan di area gelap.

Bagi pengguna yang tertarik dengan ekosistem baterai jumbo Oukitel, perusahaan sebelumnya juga telah merilis ponsel dengan baterai besar dan smartphone berkapasitas 10.000 mAh.

Solusi Energi Surya: BP3000, P1000 Plus, dan EP2500

Melengkapi lini perangkat mobile-nya, Oukitel menghadirkan tiga solusi penyimpanan energi untuk kebutuhan rumah dan aktivitas outdoor.

Oukitel BP3000 Portable Power Station menawarkan kapasitas 2.048Wh yang dapat diperluas hingga 16.384kWh menggunakan baterai tambahan B2000L. Setiap baterai B2000L memiliki kapasitas 2.048Wh. Power station ini memiliki output daya 3.200W dan mendukung pengisian AC 1.800W serta pengisian surya 1.000W. Kombinasi keduanya mampu mengisi baterai internal hingga 80% hanya dalam waktu 45 menit.

Oukitel BP3000 Portable Power Station

Untuk kebutuhan yang lebih ringkas, Oukitel P1000 Plus Portable Power Station hadir dengan kapasitas 1.024Wh dan sel LiFePO4 yang dirating mampu bertahan lebih dari 4.000 siklus pengisian. Perangkat ini memiliki inverter gelombang sinus murni 1.800W dan bobot 12kg.

P1000 Plus juga dapat berfungsi sebagai UPS dengan waktu perpindahan di bawah 10ms saat listrik padam. Perangkat ini mendukung pengisian surya dan dilengkapi berbagai konektor DC, termasuk USB-C, USB-A, konektor DC, dan soket mobil.

Sementara itu, Oukitel EP2500 Balcony Energy Storage System dirancang untuk instalasi energi surya skala rumah. Sistem ini dimulai dengan baterai 2.048Wh dan dapat diperluas hingga 16.384kWh menggunakan baterai ekspansi WP2000. Baterainya menggunakan sel LiFePO4 dengan rating 4.000+ siklus pengisian.

EP2500 mendukung input surya hingga 4.000W melalui 4 MPPT independen, input off-grid 2.500W, dan output on-grid 800W-2.500W, tergantung pada regulasi mikro-surya di wilayah pengguna.

Dengan jajaran produk baru ini, Oukitel menunjukkan ambisinya untuk tidak hanya bersaing di pasar smartphone baterai jumbo, tetapi juga merambah segmen perangkat industrial dan solusi energi terbarukan yang sedang berkembang pesat.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.