Telset.id ā Teknologi inframerah (IR) yang sudah berusia puluhan tahun masih menjadi standar di hampir semua remote televisi meskipun remote Bluetooth modern sudah banyak tersedia. Kenyataan ini menunjukkan bahwa teknologi lawas tersebut masih memiliki peran krusial yang belum bisa sepenuhnya digantikan.
Remote inframerah bekerja dengan mengirimkan pulsa cahaya tak kasat mata menggunakan LED. Penerima inframerah di televisi kemudian mendekode sinyal tersebut dan memproses perintahnya. Jika Anda mengarahkan kamera ponsel ke depan remote TV dan menekan tombol, Anda mungkin bisa melihat LED inframerah berkedip.

Menurut laporan dari Adnan Ahmed di Engadget pada 19 Juli 2026, sejarah remote TV dimulai dari perangkat bernama Lazy Bones yang diperkenalkan oleh Zenith Radio Corporation pada tahun 1950. Remote pertama itu bahkan belum nirkabel karena masih menggunakan kabel panjang yang terhubung ke televisi. Barulah pada tahun 1955, Flash-Matic hadir sebagai solusi nirkabel pertama yang menggunakan pancaran cahaya tampak untuk mengirim perintah ke empat fotosel di panel depan TV.
Remote inframerah menjadi standar industri pada era 1980-an dan berhasil bertahan selama lebih dari empat dekade. Banyak televisi modern saat ini justru hadir dengan remote Bluetooth yang memungkinkan berbagai fitur seperti kontrol suara dan gerakan udara, tetapi tetap menyertakan pemancar inframerah.
Baca Juga:
Alasan utama mengapa teknologi inframerah masih bertahan adalah biaya implementasinya yang sangat murah, terutama setelah bertahun-tahun produksi massal dan menjadi komponen pokok remote TV. Dengan bertahun-tahun perangkat TV, soundbar, dan peralatan hiburan lainnya yang dibangun berdasarkan standar ini, kompatibilitas menjadi salah satu kekuatan terbesar inframerah.
Meninggalkan teknologi yang sudah identik dengan televisi tidak akan masuk akal, terutama karena Bluetooth dan inframerah bisa hidup berdampingan di remote modern. Remote Bluetooth hanya bisa mengontrol TV jika sudah dipasangkan. Saat menyiapkan smart TV untuk pertama kali, Anda mungkin ingat harus memasangkan remote terlebih dahulu. Lantas bagaimana cara Anda mengontrol TV sebelum remote terhubung? Jawabannya adalah melalui inframerah.
Remote Anda juga menggunakan inframerah untuk menyalakan TV karena Bluetooth mungkin tidak selalu aktif saat TV dalam mode standby. Adnan Ahmed menguji hal ini pada TV pintar TCL miliknya yang hadir dengan remote Bluetooth. Remote tersebut menggunakan sinyal inframerah hanya untuk dua operasi: menyalakan TV dan mematikannya kembali. Setiap perintah lain, seperti navigasi antarmuka menggunakan tombol D-pad atau mengubah volume, dikirimkan melalui Bluetooth.
Ketika remote tidak dipasangkan dari pengaturan Bluetooth di TV, remote tersebut kembali beralih menggunakan inframerah untuk mengirim sinyal. Bluetooth memang memiliki satu keunggulan besar: tidak memerlukan garis pandang yang jelas untuk berkomunikasi dengan TV. Jadi jika Anda sedang nyaman berselimut, Anda tidak perlu mengulurkan tangan setiap kali ingin mengubah volume.

Teknologi inframerah memang efisien dalam hal daya baterai, tetapi keunggulan ini tidak terlalu berarti saat ini karena sebagian besar remote TV sudah menggunakan Bluetooth sebagai default. Pada akhirnya, inframerah mungkin bertahan untuk membantu pemasangan awal dan sebagai cadangan yang andal, tetapi remote TV Anda kemungkinan besar menggunakan Bluetooth hampir sepanjang waktu.
Selain itu, Bluetooth juga memungkinkan Anda menggunakan ponsel Android sebagai remote control. Ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin fleksibilitas lebih dalam mengendalikan perangkat hiburan mereka. Dengan pemahaman tentang peran inframerah yang masih krusial, tidak heran jika teknologi ini tetap dipertahankan di era remote modern saat ini.
Keberadaan inframerah yang masih bertahan hingga kini membuktikan bahwa teknologi lama belum tentu harus ditinggalkan sepenuhnya. Selama masih ada fungsi penting yang belum bisa digantikan, inframerah akan terus menjadi bagian dari pengalaman menonton televisi sehari-hari.
Bagi penggemar teknologi yang penasaran dengan inovasi lain, Anda juga bisa menyimak Harga Terbaru dari perangkat modern yang mungkin menggunakan fitur serupa.





Komentar
Belum ada komentar.