Telset.id ā Hanya dua hari menjelang gelaran Galaxy Unpacked, bocoran terbaru mengenai Samsung Galaxy Watch Ultra 2 justru muncul ke permukaan. Bocoran ini mengungkap sejumlah peningkatan signifikan pada smartwatch flagship terbaru Samsung tersebut, terutama dari segi ketahanan, layar, dan daya tahan baterai.
Informasi ini berasal dari Evan Blass, seorang pembocor gadget ternama yang mengelola Substack Leakmail. Ia merilis serangkaian rendering yang memperlihatkan desain dan spesifikasi Galaxy Watch Ultra 2. Bocoran ini melengkapi informasi awal yang sebelumnya muncul dari Android Headlines, dengan menambahkan detail baru yang belum diketahui sebelumnya.
Salah satu peningkatan paling menonjol adalah sertifikasi ketahanan. Galaxy Watch Ultra 2 dikabarkan akan memiliki rating IP69K untuk ketahanan terhadap debu dan air. Angka ini naik signifikan dibandingkan pendahulunya, Galaxy Watch Ultra tahun 2025, yang hanya mengantongi sertifikasi IP68. Rating IP69K menjamin perangkat mampu bertahan dari semburan air bertekanan tinggi dan suhu ekstrem, menjadikannya pilihan ideal untuk aktivitas luar ruangan yang berat.
Dari segi desain, bocoran menunjukkan bahwa Galaxy Watch Ultra 2 akan 12% lebih tipis dari model sebelumnya. Meskipun lebih ramping, perangkat ini justru dibekali baterai yang lebih besar. Kapasitas baterai diklaim mencapai 800 mAh, sebuah lompatan besar dari 590 mAh yang dimiliki oleh Galaxy Watch Ultra 2025. Peningkatan ini tentu akan berdampak positif pada daya tahan perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Layar juga menjadi fokus utama peningkatan. Smartwatch ini dikabarkan akan memiliki layar dengan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits, naik drastis dari 3.000 nits pada model sebelumnya. Dengan kecerahan setinggi itu, pengguna akan lebih mudah membaca tampilan jam tangan di bawah sinar matahari langsung.
Untuk urusan performa, Blass mengklaim bahwa Galaxy Watch Ultra 2 akan ditenagai oleh chipset Snapdragon Wear Elite. Klaim ini memperkuat bocoran sebelumnya yang menyebutkan chip yang sama akan digunakan pada Galaxy Watch 9. Penggunaan chipset yang lebih bertenaga ini diharapkan mampu memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus dan responsif.
Semua informasi ini tentu masih perlu dikonfirmasi oleh Samsung pada acara Galaxy Unpacked yang akan digelar Rabu depan. Pada acara tersebut, kita juga akan mengetahui harga resmi dari wearable flagship terbaru Samsung ini.
Dengan segudang peningkatan yang ditawarkan, Galaxy Watch Ultra 2 tampaknya akan menjadi pesaing kuat di pasar smartwatch premium. Mulai dari ketahanan IP69K yang lebih tangguh, desain lebih tipis, baterai 800 mAh yang besar, hingga layar super terang 5.000 nits, perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna paling aktif sekalipun.
Selain itu, kehadiran chipset Snapdragon Wear Elite juga menjanjikan peningkatan performa yang signifikan. Jika bocoran ini akurat, maka Galaxy Watch Ultra 2 akan menjadi salah satu smartwatch paling canggih di tahun 2026.
Bagi penggemar Samsung, bocoran ini tentu menjadi angin segar. Namun, seperti biasa, kita harus menunggu pengumuman resmi untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas. Sembari menunggu, simak juga informasi terbaru mengenai Galaxy Z Fold 8 Ultra yang juga bocor dengan spesifikasi gahar.
Keputusan Samsung untuk meningkatkan kapasitas baterai secara drastis menunjukkan bahwa mereka serius menjawab keluhan pengguna tentang daya tahan smartwatch. Dengan baterai 800 mAh, pengguna tidak perlu lagi khawatir kehabisan daya di tengah hari.
Sementara itu, kabar mengenai masalah garis hijau Samsung yang kini merambah ke Galaxy Fit 3 juga patut diwaspadai. Meski berbeda lini produk, isu ini menunjukkan bahwa kualitas layar tetap menjadi perhatian utama bagi perusahaan asal Korea Selatan tersebut.
Kita tunggu saja konfirmasi resmi dari Samsung pada acara Galaxy Unpacked mendatang. Apakah semua bocoran ini akan terwujud? Atau justru ada kejutan lain yang disiapkan Samsung? Hanya waktu yang akan menjawab.







Komentar
Belum ada komentar.