Telset.id β Apple resmi menghentikan dukungan MacBook berbasis chip Intel pada macOS 27 Golden Gate. Keputusan ini menandai akhir transisi Apple dari Intel ke Apple silicon yang berlangsung sejak 2020, dan membuat sejumlah pengguna MacBook lama harus bertahan dengan macOS 26 Tahoe tanpa opsi upgrade ke sistem operasi terbaru.
Golden Gate adalah versi macOS pertama yang hanya berjalan di perangkat Apple silicon. Artinya, seluruh Mac dengan chip Intel tidak kompatibel dengan sistem operasi ini. Bagi pengguna yang ingin memastikan perangkatnya masih didukung, langkah pengecekan bisa dilakukan lewat menu Apple di sudut kiri atas layar, lalu pilih About This Mac. Jika tertulis Chip diikuti prosesor seri M seperti M3, perangkat tersebut menggunakan Apple silicon. Sebaliknya, Mac Intel akan menampilkan Processor dengan model CPU seperti Intel Core i5.
Secara umum, MacBook keluaran 2021 atau setelahnya sudah siap menjalankan Golden Gate. Ada dua pengecualian untuk model rilis 2020, yaitu MacBook Pro dan MacBook Air versi chip M1 yang juga bisa menjalankan sistem operasi ini. Pengguna MacBook lama yang belum terbiasa melakukan pengecekan perangkat bisa mengikuti panduan seperti Apple Diagnostics MacBook untuk memastikan kondisi mesin sebelum memutuskan upgrade.
Fitur Baru Golden Gate dan Dampaknya bagi Pengguna
Golden Gate membawa sejumlah pembaruan, dengan yang paling menonjol adalah perombakan Siri berbasis AI yang ditujukan agar asisten digital ini lebih berguna untuk tugas sehari-hari. Perubahan lain mencakup Liquid Glass yang lebih bisa dikustomisasi, alat pengeditan foto berbasis AI, pengaturan tab otomatis di Safari, serta peningkatan performa secara umum.
Meski demikian, pengguna perlu memperhatikan kapasitas penyimpanan. macOS 27 memakan ruang yang jauh lebih besar dibandingkan Tahoe, sehingga pengguna yang ingin melakukan upgrade perlu menyiapkan ruang kosong lebih dulu. Langkah backup sebelum upgrade juga penting, misalnya dengan memanfaatkan Time Machine MacBook agar data tetap aman jika proses pembaruan bermasalah.
Baca Juga:
Bagi pengguna Mac Intel, keputusan ini memang tidak nyaman, tetapi bukan hal yang mengejutkan. Transisi Mac dari perangkat keras Intel telah dirancang sejak 2020. Menurut seorang mantan engineer Intel, perpindahan ini tidak hanya didorong keinginan Apple memakai teknologi in-house, tetapi juga karena kualitas assurance pada lini Skylake Intel yang dinilai semakin buruk.
Golden Gate menjadi langkah terakhir dari transisi tersebut. Jika Apple mempertahankan pola dukungan seperti sebelumnya, macOS Tahoe akan menerima update keamanan selama dua tahun lagi. Artinya, pengguna Mac Intel masih terlindungi hingga September 2028. Setelah periode itu berakhir, tidak ada pilihan lain selain melakukan upgrade perangkat.
Di sisi lain, keputusan ini juga menunjukkan bahwa dukungan perangkat keras lama Apple terbilang kuat. Komputer berusia enam tahun masih menerima update perangkat lunak terbaru, meskipun hanya untuk model dengan chip Apple silicon. Pengguna Mac Intel yang ingin memperpanjang usia perangkatnya bisa melakukan perawatan rutin, termasuk mengecek kondisi penyimpanan lewat panduan seperti Trackpad dan Magic Mouse untuk memastikan pengalaman penggunaan tetap nyaman.
Keputusan Apple menghentikan dukungan Intel di macOS 27 Golden Gate menegaskan bahwa era Apple silicon kini menjadi standar tunggal untuk MacBook. Pengguna dengan perangkat Intel masih memiliki waktu hingga September 2028 sebelum update keamanan Tahoe berakhir, sehingga periode tersebut bisa dimanfaatkan untuk merencanakan pembelian perangkat baru.







Komentar
Belum ada komentar.