šŸ“‘ Daftar Isi

iPhone Ultra render menunjukkan desain tipis saat terbuka

iPhone Ultra Makin Tipis dari iPhone Air, Ini Bocoran Ketebalannya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • iPhone Ultra dikabarkan menjadi iPhone tertipis dengan ketebalan 4,5 mm saat terbuka
  • Lebih tipis dibandingkan iPhone Air yang memiliki ketebalan 5,64 mm
  • Saat tertutup, ketebalannya sekitar 9-9,5 mm, hanya sedikit lebih tebal dari iPhone 17 Pro
  • Bobot diperkirakan 230-241 gram, sejajar dengan iPhone 17 Pro Max
  • Layar internal 7,8 inci dengan desain notebook-style foldable
  • Masih kalah tipis dari Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra (4,1 mm) dan Honor Magic V6 (4,0 mm)
  • Harga diprediksi mencapai USD 2.000-2.500
  • Akan diluncurkan pada Apple Event 9 September

Telset.id – Apple dikabarkan akan meluncurkan perangkat lipat pertamanya dengan ketebalan yang memecahkan rekor. iPhone Ultra, nama yang beredar untuk ponsel lipat Apple tersebut, disebut akan menjadi iPhone tertipis yang pernah dibuat dengan ketebalan hanya 4,5 mm saat terbuka, bahkan lebih tipis dari iPhone Air.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna yang sudah lama menantikan kehadiran Apple di pasar ponsel lipat. Pasalnya, persaingan di segmen ini semakin ketat dengan kehadiran para pemain lama seperti Samsung, Motorola, dan Google yang terus berinovasi. Kehadiran iPhone Ultra dengan desain tipis ini menjadi modal penting bagi Apple untuk bersaing sejak hari pertama.

Bocoran yang beredar selama lebih dari setahun dari analis ternama Ming-Chi Kuo menyebutkan, ketebalan iPhone Ultra saat terbuka hanya 4,5 mm. Angka ini jauh lebih ramping dibandingkan iPhone Air yang memiliki ketebalan 5,64 mm, dan tentu saja mengalahkan ketebalan iPhone 17 standar yang mencapai 7,95 mm.

Yang lebih menarik, saat tertutup pun iPhone Ultra tetap tampil ramping. Rumor menyebutkan ketebalannya hanya sekitar 9 mm hingga 9,5 mm, hanya sedikit lebih tebal dari iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max yang memiliki ketebalan 8,75 mm. Ini menunjukkan bahwa Apple serius merancang perangkat lipat pertamanya dengan standar premium.

iPhone Ultra shown laying down open

Bobot yang Seimbang

Desain tipis tentu harus diimbangi dengan bobot yang ergonomis. Bocoran menyebutkan iPhone Ultra akan memiliki bobot antara 230 hingga 241 gram. Meski terbilang lebih berat dari iPhone Air yang hanya 165 gram dan iPhone 17 yang berbobot 177 gram, bobot tersebut sejajar dengan iPhone 17 Pro Max yang mencapai 233 gram.

Artinya, pengguna bisa mendapatkan layar internal selebar 7,8 inci tanpa harus merasakan bobot yang jauh lebih berat dari flagship Apple saat ini. Ini menjadi nilai tambah bagi mereka yang menginginkan perangkat dengan layar besar namun tetap nyaman digenggam.

Bukan yang Tertipis di Kelasnya

Meski mencatat rekor sebagai iPhone tertipis, iPhone Ultra masih belum menjadi ponsel lipat tertipis di pasaran. Para pesaing dari kubu Android telah lebih dulu mendorong batas dimensi fisik perangkat mereka.

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra misalnya, memiliki profil hanya 4,1 mm saat terbuka. Sementara itu, Honor Magic V6 memegang gelar sebagai ponsel lipat tertipis di dunia dengan ketebalan hanya 4,0 mm saat terbuka. Pesaing lain seperti Oppo Find N6 juga tak kalah tipis dengan 4,21 mm.

Dari sisi bobot, iPhone Ultra yang diperkirakan berbobot 230 hingga 241 gram berada di posisi tengah. Angka ini lebih berat dari Samsung Galaxy Z Fold 8 yang hanya 201 gram dan Honor Magic V6 dengan 219 gram, namun lebih ringan dari Motorola Razr Fold yang mencapai 243 gram dan Google Pixel 11 Pro Fold dengan bobot 245 gram.

Tantangan dan Peluang

Menjadi perangkat lipat generasi pertama, kemampuan Apple menyamai ketebalan dan ergonomis perangkat yang sudah mapan menunjukkan keseriusan perusahaan. iPhone Ultra tidak diperlakukan sebagai proyek percobaan, melainkan flagship yang dirancang untuk bersaing secara langsung.

samsung galaxy z fold 8 ultra review images

Namun, ketipisan hanyalah setengah dari pertempuran. Jika Apple berhasil memadukan chassis ramping dengan layar internal yang benar-benar bebas lipatan, konektivitas MagSafe, dan performa kuat dari chip A20 Pro, iPhone Ultra bisa menetapkan standar emas baru untuk ponsel lipat. Informasi lebih lanjut mengenai bocoran chip A20 Pro juga telah banyak beredar.

Ujian terbesar tetap pada banderol harganya. Bocoran yang beredar menyebutkan harga iPhone Ultra bisa mencapai USD 2.000 hingga USD 2.500. Prediksi harga iPhone Ultra yang selangit ini berpotensi menjadi penghalang bagi pembeli mainstream.

Meski demikian, jika Apple mampu mewujudkan ambisinya, harga tinggi tersebut bisa menjadikan iPhone Ultra sebagai perangkat yang sepadan dengan setiap sen yang dikeluarkan. Semua akan terjawab pada Apple Event 9 September mendatang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.