Telset.id β Bocoran terbaru menunjukkan iPhone Ultra Foldable dalam video detail dari Jon Prosser, dengan kode iOS 27 beta yang mendukung klaim tersebut. Video dari Front Page Tech ini memperlihatkan desain lipat lebar mirip iPad, namun fitur split-screen multitasking dikabarkan eksklusif untuk model ini, meninggalkan iPhone lain di belakang pesaing seperti Galaxy Z Fold 7.
Prosser, pembocor di balik Front Page Tech, memiliki rekam jejak panjang soal Apple dengan lebih banyak tebakan benar daripada salah. Rander set ini disebutnya sebagai gambaran paling jelas dari apa yang akan Apple tunjukkan pada September mendatang, bersamaan dengan iPhone 18 dan iPhone Air 2. Rander tersebut menampilkan ponsel tebal saat tertutup dan hampir seukuran tablet saat terbuka, dengan bodi titanium, kamera ganda tanpa telefoto, serta ketebalan 4,5 mm saat terbuka dibandingkan iPhone Air yang 5,6 mm.
Kunci utama dari bocoran ini justru terletak pada perangkat lunak. Prosser mengklaim bahwa fitur split-screen multitasking yang sesungguhnya akan hadir, dan hanya untuk iPhone Ultra. βSatu-satunya cara untuk mengalami multitasking seperti itu di iOS adalah di ponsel ini dan hanya ponsel ini,β ujar Jon Prosser, dikutip dari Front Page Tech, 17 Juni 2026. Keputusan ini mengubah bocoran ponsel lipat biasa menjadi isu krusial bagi semua pengguna iPhone.
Jika kebijakan itu benar, iPhone 18 yang lebih murah tetap tidak bisa menjalankan dua aplikasi sekaligus, sesuatu yang sudah biasa dilakukan ponsel non-iPhone. Tidak ada catatan di samping video dan tidak ada obrolan di samping browser, kecuali pengguna membayar harga iPhone Ultra. Android sudah menyelesaikan masalah ini sejak lama. Samsung dengan Multi window-nya telah menjalankan dua hingga tiga jendela aplikasi secara bersamaan di lini Galaxy Z Fold.
Sebelumnya, Bukti iPhone Ultra Foldable makin kuat setelah muncul di kode iOS 27 beta. Sementara itu, analisis lain menyebut iPhone Ultra Sekadar Foldable biasa tanpa keunikan yang berarti.
Berikut spesifikasi yang dirumorkan dari bocoran iPhone Ultra Foldable:
- Dua pilihan warna: hitam dan putih
- Bodi setebal 4,5 mm saat terbuka, lebih tipis dari iPhone Air (5,6 mm)
- Split-screen multitasking, dikabarkan eksklusif untuk Ultra
- Bingkai titanium yang dirancang tahan tanpa casing
- Kamera ganda (wide dan ultra-wide), tanpa telefoto
- Chip A20, RAM 12 GB, modem satelit, dan harga dikabarkan di atas $2.000
Pembeli potensial jelas: pengguna berat multitasking yang menginginkan tablet di saku dan tidak terlalu peduli dengan kompromi kamera. Mereka yang mencari kamera terbaik untuk uangnya harus mencari di tempat lain. Ponsel lipat memang menawarkan fleksibilitas: tertutup saat ingin ponsel, terbuka saat ingin ruang kerja, dan peningkatan multitasking saat layar terbuka. Namun, harganya yang mahal dan kamera yang lebih lemah dari flagship slab tetap menjadi kekurangan.
Baca Juga:
Jika Apple membanderol $2.000 untuk membuka fitur multitasking yang sudah dimiliki Android selama bertahun-tahun, maka seluruh aspek iPhone Ultra harus terasa sepadan dengan setiap dolar yang dibayarkan. Antusiasme terhadap perangkat ini memang meningkat, namun keputusan akhir ada di tangan konsumen.





Komentar
Belum ada komentar.