iPhone Terbaru Gunakan Chispet MediaTek?

iPhone terbaru

Telset.id, Jakarta – MediaTek disebut-sebut akan menjadi pemasok tunggal chipset model untuk iPhone di masa yang akan datang. Hal ini diungkapkan oleh seorang analis dari Nortland, Gus Richard yang menyatakan jika Apple akan memilih MediaTek sebagai partner tunggal penyedia chipset modem.

Dilansir dari MacRumors, Senin (02/07/2018), jika analisis Richard benar, maka MediaTek kemungkinan akan menggantikan posisi Intel yang sebelumnya dilaporkan akan menjadi pemasok utama chipset modem bagi perangkat iPhone ke depannya. Selain itu, MediaTek pun akan mendapatkan keuntungan besar ketika memiliki klien sebesar Apple.

Seperti diketahui, Apple biasa menggunakan chipset modem buatan Intel dan Qualcomm untuk iPhone. Tapi, ketika Apple dan Qualcomm terlibat perkara di pengadilan, Intel berkesempatan besar untuk menjadi pemasok utama chipset modem bagi perangkat iPhone.

Baca Juga: Kisruh Apple vs Qualcomm Hambat Impor iPhone

Rumor Apple akan menggunakan chipset modem buatan MediaTek untuk iPhone terbaru memang sudah terdengar sejak akhir tahun 2017 lalu. Kala itu, Apple dikabarkan ingin menghentikan ketergantungan terhadap Qualcomm akibat adanya kasus pelanggaran hak paten prosesor.

Sekedar informasi, perseteruan antara Apple dan Qualcomm terkait pelanggaran hak paten prosesor dapat berpotensi menimbulkan larangan impor beberapa seri iPhone. Qualcomm meminta kepada Komisi Perdagangan International (ITC) untuk melarang impor iPhone.

Baca Juga: Qualcomm Umumkan Snapdragon 632, 439 dan 429, Apa Kelebihannya?

Selama ini, iPhone memang menggunakan chipset besutan Intel yang notabene adalah rival Qualcomm. Dalam persidangan di Washington DC pada Jumat (15/06/2018), staf ITC mengatakan bahwa Apple melanggar hak paten Qualcomm terkait teknologi penghemat daya baterai.

Namun Apple membantahnya dan berpendapat bahwa hak paten Qualcomm tidak valid. Oleh karena itu, Apple meminta agar hakim tidak melarang impor iPhone berbasis chipset Intel, karena akan terjadi monopoli di bisnis modem di Amerika Serikat. (BA/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here