Ilustrasi iPhone 17 Pro Max yang menjadi pendahulu iPhone 18 Pro Max

iPhone 18 Pro Max Bisa Lebih Mahal Tapi Untung Lebih Tipis

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Biaya produksi iPhone 18 Pro Max melonjak drastis, terutama karena kenaikan harga chip memori NAND dan DRAM.
  • Bill of materials (BOM) untuk varian 1TB diperkirakan lebih dari $800, naik signifikan dari $500 pada iPhone 17 Pro Max.
  • Apple diprediksi menaikkan harga dasar iPhone 18 Pro Max menjadi $1.399, naik $200 dari pendahulunya.
  • Meskipun harga jual naik, margin keuntungan per unit Apple justru diperkirakan lebih kecil.
  • Varian 512GB dan 1TB diprediksi masing-masing dibanderol $1.649 dan $1.899.
  • Kenaikan biaya kamera juga berkontribusi pada lonjakan harga, meskipun biaya layar dan komponen lain sedikit menurun.
  • Apple diperkirakan tetap bertahan karena pendapatan bersih perusahaan mencapai $112 miliar pada 2025.
  • Dampak kenaikan harga terhadap volume penjualan masih menjadi tanda tanya besar.

Telset.id – Apple mungkin harus menaikkan harga iPhone 18 Pro Max secara signifikan, namun tetap mendapatkan margin keuntungan yang lebih kecil per unit dibandingkan pendahulunya. Kenaikan biaya produksi, terutama pada komponen memori, menjadi penyebab utama situasi ini.

Berdasarkan data terbaru dari Counterpoint Research, biaya material (bill of materials/BOM) untuk iPhone 18 Pro Max diperkirakan melonjak drastis. Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max dengan varian penyimpanan 256GB memiliki BOM sekitar $410. Angka ini justru lebih rendah dari BOM iPhone 16 Pro Max yang mencapai $485 dan iPhone 15 Pro Max sebesar $453 pada konfigurasi serupa.

Namun, untuk iPhone 18 Pro Max, khususnya varian tertinggi dengan kapasitas 1TB, BOM diperkirakan menembus angka lebih dari $800. Sementara itu, iPhone 17 Pro Max dengan kapasitas penyimpanan yang sama hanya memiliki biaya produksi sekitar $500. Lonjakan ini membuat Apple tidak punya pilihan selain menaikkan harga jual.

Kenaikan biaya produksi ini terutama dipicu oleh meroketnya harga chip memori NAND dan DRAM. Pada iPhone 17 Pro Max, biaya untuk memori dan penyimpanan gabungan hanya sekitar $41 untuk varian 256GB. Namun, untuk iPhone 18 Pro Max, biaya RAM 12GB saja diperkirakan jauh lebih mahal dari angka tersebut.

A comparison between the iPhone 17 Pro Max and 18 Pro Max bill of materials

Selain memori, komponen lain seperti kamera juga mengalami kenaikan biaya, meskipun hanya β€œsedikit”. Hal ini disebabkan oleh penerapan teknologi baru pada sistem kamera iPhone 18 Pro Max. Kabar baiknya, biaya untuk layar dan beberapa komponen lainnya justru mengalami sedikit penurunan. Namun, penghematan ini tidak cukup untuk mengimbangi lonjakan harga memori.

Dengan kondisi ini, prediksi harga iPhone 18 Pro Max menjadi semakin menarik. Sejumlah analis memperkirakan harga dasar varian 256GB bisa mencapai $1.399, naik $200 dari harga iPhone 17 Pro Max. Kenaikan ini kemungkinan tidak akan sepenuhnya menutupi biaya produksi yang membengkak, sehingga Apple harus menerima margin keuntungan yang lebih kecil.

Untuk varian 512GB dan 1TB, kenaikan harga diprediksi lebih besar lagi, masing-masing menjadi $1.649 dan $1.899. Meskipun margin per unit menurun, Apple diperkirakan tetap mampu bertahan mengingat pendapatan bersih perusahaan mencapai $112 miliar pada tahun 2025 saja. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana dampak kenaikan harga ini terhadap volume penjualan iPhone 18 Pro Max.

Side-by-side photo of iPhone 18 Pro Max and 17 Pro Max dummies

Situasi ini menunjukkan bahwa Apple berada dalam posisi yang sulit. Di satu sisi, perusahaan harus merespons kenaikan biaya komponen global. Di sisi lain, menaikkan harga terlalu tinggi berisiko menurunkan minat konsumen. Keputusan akhir mengenai harga dan strategi pemasaran iPhone 18 Pro Max masih akan ditentukan dalam beberapa bulan ke depan menjelang peluncuran resmi.

Bagi konsumen yang sudah menantikan kehadiran iPhone 18 Pro Max, kenaikan harga ini tentu menjadi kabar yang kurang menyenangkan. Namun, jika melihat riwayat Apple, perusahaan mungkin akan memberikan peningkatan fitur yang signifikan untuk membenarkan harga yang lebih tinggi tersebut.

Perubahan biaya produksi ini juga berdampak pada lanskap industri secara lebih luas. Kenaikan harga komponen memori tidak hanya mempengaruhi Apple, tetapi juga vendor smartphone lainnya. Hal ini bisa memicu tren kenaikan harga di seluruh segmen pasar ponsel pintar premium.

Meskipun demikian, Apple memiliki basis penggemar yang loyal dan ekosistem yang kuat. Hal ini bisa menjadi bantalan yang membantu perusahaan mempertahankan volume penjualan meskipun harga naik. Yang pasti, iPhone 18 Pro Max akan menjadi salah satu ponsel paling mahal yang pernah dirilis Apple.

Dengan segala pertimbangan ini, para analis dan pengamat industri akan terus memantau perkembangan harga komponen dan strategi harga yang akan diambil Apple. Keputusan akhir akan sangat menentukan kesuksesan iPhone 18 Pro Max di pasar global.

Produk yang Dibahas
Apple iPhone 18 Pro Max
Apple
Apple iPhone 18 Pro Max
Cek Harga β†’
Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.