Telset.id – Intel dikabarkan tengah mengembangkan platform prosesor Nova Lake-S dengan kode nama Dunlow yang menawarkan hingga 28 core dan ditargetkan untuk server entry-level serta workstation. Informasi ini terungkap dari manifes pengiriman yang ditemukan di database NBD oleh akun @x86deadandback.
Platform Dunlow akan menjadi penerus platform Catlow dengan prosesor Xeon 6300P-series. Prosesor ini mendukung Xeon E-class Nova Lake-S dengan hingga 28 core, dual-channel memory subsystem, form factor LGA1954, dan daya prosesor dasar (PBP) sebesar 95W.
Sebagai perbandingan, Intel Nova Lake-S untuk desktop konsumen disebut-sebut memiliki konfigurasi hingga 52 core, terdiri dari 16 core performa tinggi Coyote Cove dan 32 core efisien Arctic Wolf, serta empat core Arctic Wolf tambahan di SoC tile. Prosesor ini ditujukan untuk para enthusiast dan dikabarkan memiliki daya hingga 474W.
Berbeda dengan varian desktop, platform Dunlow hadir dengan pendekatan yang sangat berbeda. Prosesor ini sengaja dibatasi 28 core dengan TDP hanya 95W. Semua prosesor Xeon yang dirilis sejauh ini, kecuali Xeon 6700E dan beberapa solusi berbasis Atom, hanya menggunakan high-performance core.

Jika Intel benar-benar menghadirkan 28 P-core di dalam prosesor Nova Lake untuk platform Dunlow, ini akan menjadi prosesor yang sangat istimewa. Desain all-P-core ini dirancang untuk mengalahkan semua platform desktop dalam aplikasi berat seperti rendering, komputasi ilmiah, dan virtualisasi.
Kemungkinan lainnya, prosesor 28 core ini merupakan turunan dari die Xeon kecil yang diadaptasi ke kemasan LGA1954 dan memori dual-channel untuk menekan biaya platform. Banyak aplikasi server seperti penyimpanan data atau web hosting tidak membutuhkan bandwidth memori yang sangat tinggi, sehingga dua saluran DDR5 sudah cukup memadai.
Baca Juga:
Alasan lain Intel merilis prosesor Nova Lake-S dengan 28 P-core adalah untuk mengisi celah antara desktop enthusiast-grade dengan maksimal 16 P-core dan server Xeon 6 yang mahal. Prosesor Xeon 6 mungkin mulai dari 16 core, tetapi memiliki subsistem memori octa-channel yang sangat mahal dan berlebihan untuk banyak aplikasi.

Keputusan ini semakin relevan setelah Xeon ‘Diamond Rapids’ dengan subsistem memori octa-channel dibatalkan. Kesenjangan antara desktop dan server high-end menjadi terlalu lebar pada tahun 2028, sehingga silikon Nova Lake 28 P-core menjadi opsi yang sangat viable.
Perlu dicatat bahwa desain 28 core tidak secara alami berasal dari desain desktop 16P+32E dan tidak mungkin berasal dari desain notebook 8P+16E. Intel biasanya tidak membuat produk server/workstation dengan mematikan hampir setengah dari die desktop. Menonaktifkan 20 core dalam tile 48 core tidak masuk akal secara ekonomis.
Sebuah CPU Nova Lake-S untuk Dunlow dengan compute tile berisi 28 P-core akan mirip dengan proyek Raptor Lake-32C yang dibatalkan sebelumnya. Proyek tersebut juga mengusung desain all-P-core yang ditujukan untuk workstation dan server entry-level.
Platform Dunlow dengan prosesor 28 core ini menjanjikan performa tinggi dengan konsumsi daya yang jauh lebih rendah dibandingkan prosesor enthusiast. Dengan TDP hanya 95W, prosesor ini bisa menjadi pilihan menarik untuk pusat data yang membutuhkan efisiensi energi tinggi tanpa mengorbankan performa komputasi.
Bagi para profesional yang membutuhkan daya komputasi tinggi untuk rendering, simulasi, atau analisis data, prosesor ini bisa menjadi solusi yang lebih terjangkau dibandingkan platform server kelas atas. Kehadiran 28 P-core dalam satu prosesor memberikan kemampuan multitasking dan multi-threading yang luar biasa.
Intel juga dikabarkan sedang mengembangkan arsitektur HBM baru yang bisa diintegrasikan dengan platform ini untuk meningkatkan bandwidth memori tanpa harus menggunakan konfigurasi memori yang mahal.
Meskipun informasi ini masih berdasarkan manifes pengiriman dan belum ada konfirmasi resmi dari Intel, kehadiran platform Dunlow menunjukkan strategi Intel untuk memperkuat posisinya di segmen server entry-level dan workstation. Pasar ini selama ini didominasi oleh solusi berbasis desktop yang dimodifikasi atau server kelas atas yang terlalu mahal.
Dengan hadirnya prosesor 28 core 95W, Intel memberikan opsi baru yang lebih seimbang antara performa, konsumsi daya, dan biaya. Ini bisa menjadi game changer bagi perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan server atau workstation bertenaga tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk platform server kelas enterprise.
Perkembangan ini juga menunjukkan bahwa Intel tidak hanya fokus pada pasar enthusiast dengan prosesor 52 core 474W, tetapi juga memperhatikan kebutuhan segmen profesional yang membutuhkan solusi lebih efisien. Platform Dunlow bisa menjadi jembatan antara desktop consumer dan server enterprise.





Komentar
Belum ada komentar.