HMD Hentikan Penjualan Nokia 8 Sirocco?

Penjualan Nokia 8 Sirocco

Telset.id, Jakarta – HMD Global kabarnya telah menghentikan penjualan Nokia 8 Sirocco. Rumor ini muncul, setelah harga Nokia 8 Sirocco turun secara signifikan, dan konsumen di beberapa negara tidak dapat membeli smartphone tersebut, dengan alasan tidak tersedia lagi.

Penurunan harga Nokia 8 Sirocco terjadi di sejumlah negara. Seperti Perancis dan Inggris misalnya, Nokia 8 Sirocco turun menjadi sekitar Rp 9 juta dan Rp 8,7 juta, dari harga aslinya yang mencapai Rp 13 juta.

Bahkan di India, harga Nokia 8 Sirocco yang ditampilkan di situs resminya jauh lebih rendah ketimbang situs e-commerce lain, seperti Flipcart.

Dalam situs resmi Nokia India, Nokia 8 Sirocco dijual 37.000 rupee atau Rp 7,6 juta. Sebagai perbandingan, Nokia 8 Sirocco ditawarkan dengan harga 50.000 rupee atau Rp 10,3 juta di Flipkart.

Rumor dihentikannya produksi Nokia 8 Sirocco makin kuat, ketika pengguna menekan tombol beli di situs resmi Nokia. Konsumen tidak akan diarahkan ke halaman pembayaran, melainkan akan masuk kembali ke halaman utama situs, atau mendapatkan pesan bertuliskan “Currently not available”.

Tentu ini menimbulkan spekulasi bahwa HMD Global telah menghentikan produksi Nokia 8 Sirocco. Selain itu, spekulasi lain yang berkembang menyebut bahwa penghentian produksi Nokia 8 Sirocco dilakukan untuk memberi ruang kepada Nokia 8.1.

Menurut informasi dari Geekbench yang beredar, seperti dilansir Telset.id dari GSMArena, Selasa (23/10/2018), Nokia 8.1 akan menggunakan chipset Snapdragon 710. Spesifikasi tersebut lebih rendah dibanding dengan milik Nokia 8 Sirocco ataupun Nokia 8 yang menggunakan Snapdragon 835.

Spekulasi lain menyebut bahwa Nokia menghentikan produksi Nokia 8 Sirocco dengan tujuan untuk menjadikan Nokia 9 Pureview sebagai smartphone flagship selanjutnya. Sayang, HMD Global memberi konfirmasi terkait hal ini. (BA/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here