Telset.id – Roku menjadi perusahaan teknologi terbaru yang menaikkan harga jual perangkat streaming-nya. Kenaikan ini dipicu oleh kelangkaan memori global yang tengah melanda industri, membuat konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan perangkat streaming andalan mereka.
Kenaikan harga ini terpantau di situs resmi Roku Amerika Serikat. Meskipun demikian, perangkat Roku saat ini masih dijual dengan harga lama yang kini berlabel “sale” atau obral. Belum diketahui secara pasti berapa lama masa obral ini akan berlangsung sebelum harga baru resmi diterapkan sepenuhnya.
Roku Streaming Stick naik dari USD 29,99 menjadi USD 39,99. Sementara itu, Roku Streaming Stick Plus mengalami kenaikan signifikan dari USD 39,99 menjadi USD 59,99. Lonjakan harga terbesar terjadi pada Roku Streaming Stick 4K yang melonjak 60 persen, dari USD 49,99 menjadi USD 79,99. Adapun Roku Ultra box kini dibanderol USD 149,99, naik dari harga sebelumnya USD 99,99.

Situs internasional Roku lainnya, termasuk di Inggris, belum menunjukkan tanda-tanda kenaikan harga. Namun, analis memprediksi kebijakan ini akan menyusul ke negara-negara lain dalam waktu dekat, menyusul kebijakan serupa yang diterapkan di Amerika Serikat.
Menurut laporan dari tim The Desk, seorang eksekutif Roku yang mereka ajak bicara mengonfirmasi bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh “kelangkaan memori komputer dan komponen lainnya”. Permintaan yang melonjak untuk kapasitas komputasi AI telah menyebabkan kekurangan pasokan memori yang parah dan kenaikan biaya yang signifikan.
Fenomena ini tidak hanya dialami oleh Roku. Bulan lalu, Apple juga menaikkan harga berbagai produknya, termasuk iPad dan MacBook Neo, sebagai respons terhadap krisis yang sama. Langkah serupa juga diambil oleh produsen lain seperti Valve yang menaikkan harga Steam Deck sebesar 40 persen karena kenaikan biaya memori dan penyimpanan.
Reaksi publik terhadap kenaikan harga Roku ini sebagian besar negatif. Seorang pengguna Reddit menyatakan “sulit menemukan opsi terjangkau lainnya” untuk perangkat streaming semacam ini. Beberapa komentator lain mulai merekomendasikan alternatif dari Google dan Apple.
Selain masalah harga, konsumen juga mengeluhkan meningkatnya jumlah iklan yang ditampilkan di layar Roku, serta akuisisi perusahaan oleh Fox senilai USD 22 miliar. Situasi ini menjadi tanda lain bahwa konsumen terus terkena dampak dari kelangkaan memori global.

Kenaikan harga ini menjadi pengingat bahwa krisis komponen global terus berdampak pada berbagai sektor, termasuk perangkat elektronik konsumen. Konsumen yang berencana membeli perangkat streaming mungkin perlu mempertimbangkan untuk segera membeli sebelum harga resmi baru diterapkan di pasar global.





Komentar
Belum ada komentar.