Telset.id – Fujifilm resmi membuka pre-order Instax Pal 2 dengan harga $170 atau sekitar Rp2,8 juta, menghadirkan kamera digital mungil yang bisa dicolok langsung ke smartphone lewat konektor USB-C untuk memindahkan foto. Kamera ini tersedia dalam pilihan warna all-white serta dua nada silver dan black.
Langkah ini menegaskan posisi Fujifilm di segmen kamera bergaya retro yang mengutamakan pengalaman memotret ketimbang kualitas gambar. Instax Pal 2 melanjutkan konsep pendahulunya, Instax Pal, yang dibuat sebagai kamera instan terkecil Fujifilm dengan memisahkan sensor kamera dari printer.
Bedanya, Instax Pal 2 kini lebih berdiri sendiri sebagai kamera digital utuh. Fujifilm melengkapinya dengan kontrol fisik serta koleksi color filter yang bisa diunduh, sehingga pengguna tidak sekadar menekan tombol di layar ponsel.

Desain dan Spesifikasi Instax Pal 2
Dari sisi ukuran dan desain, Instax Pal 2 lebih besar dibanding Instax Pal yang berbentuk gumpalan. Kamera ini dirancang untuk digunakan dalam orientasi horizontal, mirip Kodak Charmera. Dimensinya 1,46 x 1,65 x 3,63 inci atau 37 x 42 x 92mm.
Ukuran tersebut membuat Instax Pal 2 tidak cukup mungil untuk dikaitkan nyaman di gantungan kunci seperti Charmera. Meski begitu, filosofinya serupa: pengguna rela mengorbankan kualitas gambar demi pengalaman memotret yang terasa menyenangkan, taktil, dan spontan.
Untuk dapur pacunya, Instax Pal 2 mengandalkan sensor CMOS 1/3.06 inci. Kamera ini bisa berpindah antara mode foto 10MP dan 1MP, dengan aperture f/2.2, LED flash, serta dukungan autofocus dan auto white balance. Fujifilm menyadari bahwa smartphone kemungkinan besar tetap menghasilkan foto lebih detail, namun Instax Pal 2 menyasar audiens yang sengaja mencari kamera lawas demi nuansa throwback.
Hal itu terlihat dari berbagai kontrol yang disematkan. Instax Pal 2 memiliki optical viewfinder di bagian belakang dan digital viewfinder di bagian atas. Keduanya bisa dipakai untuk membidik gambar sekaligus menavigasi menu kamera yang sederhana. Ada pula fitur digital timer dan mode pengambilan gambar bergaya animasi flipbook.
Namun, sebagian besar waktu pengguna kemungkinan akan dihabiskan untuk menyiapkan bidikan lewat dial dan lever. Lever memungkinkan pengguna memilih frame yang cocok dengan berbagai film Instax Fujifilm, sementara dial berfungsi memutar color filter atau efek yang sudah diunduh ke kamera.
Setelah itu, pengguna bisa memotret lewat tombol shutter dan memindahkan gambar langsung ke ponsel untuk diedit lebih lanjut melalui konektor USB-C bawaan. Instax Pal 2 juga mendukung transfer nirkabel Bluetooth dan cetak langsung ke printer Instax Link bila diinginkan.
Catatan Review dan Ketersediaan
Di balik pendekatan yang terasa menyenangkan, Instax Pal 2 menyimpan satu catatan penting. Mengutip video review PetaPixel, masalah terbesar kamera ini adalah antarmuka yang lambat. Kendati demikian, hal itu disebut bisa jadi hambatan kecil bagi siapa pun yang sudah berinvestasi di ekosistem Fujifilm atau yang menginginkan kamera digital sedikit lebih terjangkau.
Dari sisi ketersediaan, Fujifilm Instax Pal 2 sudah bisa dipesan lebih awal atau pre-order dengan harga $170. Pilihan warnanya mencakup all-white serta kombinasi dua nada silver dan black.
Peluncuran ini menambah deretan produk Fujifilm yang menyasar pengalaman fotografi bergaya lama. Sebelumnya, Fujifilm juga dikenal lewat lini QuickSnap yang menghadirkan sensasi kamera sekali pakai, termasuk QuickSnap Black and White. Di sisi lain, Fujifilm juga aktif di segmen penyimpanan profesional lewat Fujifilm LTO-10 Ultrium berkapasitas 100TB.
Dengan harga $170, Instax Pal 2 menempatkan diri sebagai kamera digital yang menonjolkan kontrol fisik dan filter warna ketimbang sekadar mengejar ketajaman gambar. Bagi pengguna yang memang mencari sensasi memotret ala kamera lama, kehadiran kamera ini menjadi opsi yang bisa langsung dipesan sekarang.





Komentar
Belum ada komentar.