Diam-diam, Nokia 6.1 Dijual di Eropa

Nokia 6.1

Telset.id, Jakarta – HMD Global diam-diam meluncurkan Nokia 6.1 dengan varian RAM 4GB dan ROM 64GB di Jerman. Dijual melalui distributor ComStern, Nokia 6.1 dijual dengan harga USD 355 atau sekitar Rp 4,9 jutaan.

Nokia 6.1 juga dijual melalui Amazon Jerman, meski harganya sedikit lebih mahal yakni USD 380 atau Rp 5,3 jutaan.

Dilansir dari phoneArena, bagi warga Jerman yang sudah melakukan pemesanan via ComStern maupun Amazon, Nokia 6.1 akan tiba sesuai alamat pada 19 Juni 2018. Sayang, HMD Global belum mengonfirmasi kapan Nokia 6.1 bakal tersedia di negara lain di Eropa atau bahkan Asia, termasuk Indonesia.

Sebelumnya, Nokia 6.1 hadir di pasar Amerika Serikat (AS) setelah diluncurkan di China pada Januari 2018 lalu. Seperti diketahui, Nokia 6.1 merupakan penerus dari seri Nokia 6 yang rilis pada 2017 lalu.

Baca Juga: Nokia X6 Versi Global Segera Diluncurkan?

Nokia 6.1 mengusung layar berukuran 5,5 inch dengan aspek rasio 16 : 9 dan beresolusi Ful HD (1080 x 1920 piksel). Di sektor dapur pacunya, digunakan prosesor octa-core 2.2 GHz Snapdragon 630, RAM 3GB/4GB, ROM 32GB/64GB, baterai berkapasitas 3,000 mAh dan sistem operasi Android One berbasis 8.1 Oreo.

Dilihat dari spesifikasinya, Nokia 6.1 menyasar segmen pemakai mid-range. Itulah sebabnya, di Amerika Serikat, Nokia 6.1 dibanderol USD 269 atau Rp 3,7 jutaan. Jika dibanding Nokia 6, harganya lebih mahal USD 90 atau Rp 1,2 jutaan, karena Nokia 6 saat itu dilego USD 180 atau Rp 2,4 jutaan via Amazon.

Nokia 6.1 juga kemungkinan besar akan dapat merasakan sistem operasi Android P. Sebab pada akhir Mei lalu pada acara #ChargedUp di Moskow, Rusia, HMD Global mengonfirmasi bahwa semua smartphone Nokia akan memperoleh pembaruan ke sistem operasi Android P.

Baca Juga: Nokia Siapkan Smartphone Baru, Pesaing Xiaomi Mi 8 SE?

Dipastikan, pembaruan Android P untuk semua smartphone Nokia bakal tersedia pada musim gugur tahun ini. Artinya, pembaruan tersebut tersedia secara langsung ketika Google merilis secara resmi sistem operasi Android P ke pasaran.

Manager Global Marketing HMD, Neil Broadley menyampaikan, sebenarnya pengumuman soal pembaruan semua ponsel Nokia ke sistem operasi Android P telah dilakukan pada tahun lalu. Namun, komitmen itu kembali ditegaskan seiring kehadiran jajaran seri baru smartphone Nokia. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here