Covid-19 Paksa Samsung Tunda Produksi Chipset 3nm

Produksi Chipset 3nm

Telset.id, Jakarta – Setelah sebelumnya dikabarkan tengah memproduksi chipset Exynos tebaru dengan fabrikasi 5nm, Samsung juga bersiap produksi chipset 3nm. Sayangnya, wabah Covid-19 telah membuat rencana itu tertunda.

Samsung terus mengembangkan teknologi chipset mereka, yang mana pada proses fabrikasinya kini semakin baik.

Samsung pada awalnya merencanakan untuk memulai produksi chip 3nm secara massal pada tahun 2021. Namun akhirnya produksi chip 3nm harus ditunda oleh Samsung hingga tahun 2022 mendatang.

{Baca juga: Samsung Mulai Produksi Prosesor 6nm dan 7nm EUV Tahun Ini}

Alasanya tidak lain tidak bukan, yaitu karena COVID-19. Wabah COVID-19 membuat Samsung tidak dapat menyelesaikan jadwal pemasangan peralatan yang diperlukan untuk lini produksi. Sehingga produksi chipset 3nm ini belum dapat dilakukan di tahun 2021.

Dengan chipset yang dipabrikasi dengan litografi 3nm, Samsung akan bersaing dengan TSMC Taiwan untuk memproduksi dan menjual chip 3nm. Tentunya dengan penundaan produksi chipset 3nm, akan menghambat langkah Samsung untuk menjadi produsen pertama yang membawa chip 3nm ke pasaran.

Para produsen semi conductor terus berlomba menghadirkan chipset dengan litografi terkecil. Seperti yang kita ketahui, makin kecil litografi fabrikasi sebuah chipset, efisiensi baterai dan meningkatkan performa dari chipset akan lebih baik.

Secara form factor, ukuran chipset yang makin kecil memudahkan bagi vendor untuk mendesain smartphone dengan ukuran yang lebih ramping.

Saat ini Samsung menghadirkan chipset dengan fabrikasi litografi paling kecil yaitu 5nm. Teknologi tersebut digunakan pada chipset terbaru Samsung yang akan diluncurkan di akhir tahun 2020 mendatang, yaitu Exynos 1000. Kabarnya chipset baru Samsung ini juga akan menggunakan GPU besutan AMD.

{Baca juga: Lebih Bertenaga, Apple Siapkan Bionic A14 untuk iPhone Terbaru}

Sementara untuk chipset yang sudah diimplementasi pada smartphone Samsung terbaru saat ini yaitu Exynos 990 yang masih menggunakan fabrikasi 7nm EUV. Sayangnya performa Exynos 990 sendiri masih dinilai kurang mampu bersaing dengan Snapdragon 865 dari Qualcomm.

Samsung sendiri memiliki dua lokasi untuk pabrikan chipset mereka. Yang pertama berlokasi di Hwaseong, Korea Selatan. Dan yang kedua, berlokasi di Austin, Amerika Serikat. [IR/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here